
Selamat membaca,,, 😘😘😘
...****************...
“Halo kak, aku sudah melakukan tugasku dengan sangat baik, dia bahkan tidak bisa mengenali diriku dan tidak mencurigai diriku,” ucap wanita berpenampilan aneh itu yang tak lain adalah adiknya Liora, yaitu Liona.
“Bagus, apa dia sudah menuju kesini?” tanya Liora dengan berbinar di sebrang sana, ia berharap rencana untuk memiliki Sean seutuhnya bisa berjalan dengan sesuai rencananya dan berhasil.
“Tentu saja, dia bahkan langsung percaya dan mungkin saja sekarang sedang menuju kamar mu, kakak bersiaplah,” ucap Liona pada sang kakak.
“Akhirnya, aku yakin pasti rencana kita pasti berhasil, aku sudah berdandan dan memakai pakaian seksi, aku sangat yakin dia tidak akan menolak diriku jika sudah seperti ini,” ucap Liora dengan rasa percaya diri yang sangat tinggi, dan langsung memutus sambungan telponnya.
......................
Ceklekk!
Sean membuka pintu yang yang di sebut wanita tadi, yaitu kamar B07, dengan perlahan ia masuk ke dalam kamar tersebut, namun ia tidak dapat melihat apapun di sana karena keadaan kamar itu cukup gelap dan hanya menyisakan cahaya yang remang-remang, ia mencari kontak lampu, namun tak kunjung menemukannya.
Namun ia tidak mendengar ada suara yang menandakan sang istri ada di sana, saat ia ingin memutar arah, tiba- tiba ada seseorang yang memeluk tubuh kekarnya.
“Aku yakin kamu pasti akan datang menemui ku kan, aku sangat bahagia karena kamu masih mencintai ku, sama seperti dulu saat kita bersama dan menghabiskan waktu bersama, Sean aku mencintaimu,” ucap seorang wanita yang tengah memeluk tubuh kekar milik Sean.
__ADS_1
Sedangkan Sean yang mengenali suara itu langsung ingin melepaskan tangan yang melingkar di perutnya, namun wanita itu malah meloncat dan menaiki punggung Sean.
“Liora, cepat turun!” bentak Sean pada wanita yang dulu sangat ia cintai, bahkan ia sudah menyakiti istri kecilnya hanya untuk wanita ******** tersebut.
“Kenapa jika aku begini, bukankan biasanya kau suka bercumbu dengan ku,” ucap Liora sarkas, dulu memang Sean dan Liora selalu bercumbu untuk menggambarkan rasa cinta mereka, namun keadaan dulu dan sekarang sangat berbeda, Sean sudah tidak mencintai wanita gila itu, hanya ada istri kecilnya yang akan menjadi ratu di hatinya.
“Aku tidak suka mengulangi ucapan ku, jadi cepat turun!” bentak Sean lagi sambil memutar tubuhnya agar Liora terjatuh.
‘Karena kamu yang tidak bisa menerimaku, maka aku akan menggunakan rencana yang kedua,’ batin Liora tersenyum devil dan langsung menempelkan sesuatu ke hidung Sean.
“Hei, apa yang kau lakukan!” bentak Sean yang mulai merasakan kepalanya sangat pusing, merasa Sean sudah jatuh dalam perangkapnya, ia langsung turun dari punggung Sean.
“Hah, kau yang memintanya sayang, bagaimana pun caranya akan aku lakukan untuk mendapatkan kembali apa yang sudah menjadi milikku, sekalipun itu adalah istrimu,” gumam Liora tersenyum penuh kemenangan dan langsung menyeret Sean untuk di bawa ke tempat tidur, entah apa yang akan wanita licik itu lakukan, silahkan pikir sendiri,,,
......................
Di lain sisi, seorang wanita yang sudah lama menunggu sang suami pergi namun tak kunjung datang justru merasakan sesuatu yang sangat tidak enak.
“Kenapa suamiku belum juga kembali, ini sudah hampir satu jam dia pergi, lalu aku harus bagaimana,” gumam Rere yang merasa tidak enak dengan perasaannya.
Namun tiba- tiba suara dering notifikasi yang berasal dari ponselnya berbunyi, dengan cepat ia membuka ponselnya dan nama MY LOVE HUSBAND terpampang jelas dilayar ponsel tersebut, entah siapa yang menyimpan kontak suaminya dengan nama yang begitu alay.
__ADS_1
Matanya membulat saat melihat isi pesan dari suaminya, cairan bening di pelupuk mata sudah berjatuhan membasahi pipi indahnya, baru saja ia merasakan kebahagiaan kini sudah sirna dalam hitungan jam, bahkan semua yang di katakan Sean hanya palsu belaka.
“Ternyata kau hanya mempermainkan diriku, tega sekali kau padaku, kau seolah mencintai ku dengan tulus, tapi ternyata, belum hitungan hari kau sudah menghempaskan diriku kembali ke dalam jurang kepedihan,” gumam Rere yang sudah berderai air mata.
Tanpa menunggu lama lagi, kini Rere,,,
*To be continue*
Terima kasih,,,
...****************...
Ikutin terus kelanjutannya yaa gengs,,,
Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up,,,
Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya,,
Follow IG Author @aran_diah
Hatur nuhun sadayana.
__ADS_1