My Possessive Husband

My Possessive Husband
chapter 59


__ADS_3

Selamat membaca,,, 😘😘😘


...****************...


Setelah membawa Rere pergi dari pusat perbelanjaan, kini Sean tengah mengintrogasi istri kecilnya. Sedangkan, sekertaris Roy hanya diam tak berniat untuk ikut campur dalam masalah tuan mudanya, apalagi sang tuan muda yang sudah menjadi bucin itu tidak akan mendengarkan ucapannya, kecuali istrinya.


“Apa yang kau lakukan bersama bocah ingusan itu?” tanya Sean menatap tajam Rere, membuat nyali Rere menciut sekaligus heran, mengapa suaminya bisa ada di sana.


‘Hah, bocah ingusan, apa yang di maksud suamiku adalah Bryan, aku rasa aku tidak pernah melihat Bryan punya ingus, hei, tunggu dulu, apa dia sedang cemburu, haiss, bahkan pada sahabatku saja dia cemburu, sampai memanggil Bryan bocah ingusan, lalu bagaimana dengan diriku yang lebih muda dari Bryan, apa dia juga menganggap ku bayi ingusan, lagipula dia yang terlalu tua untukku,’ gerutu Rere dalam hati, meskipun ia takut, namun tetap saja ia merasa sangat kesal pada suaminya.


“Tidak ada, lagipula, apa yang kau lakukan di sana, apa kau mengikuti kami tadi?” tanya Rere penuh selidik.


Uhukk


Entah apa yang terjadi pada sekertaris Roy, sampai pria itu tersedak udara, membuat Sean melirik sinis pada kaca depan.


Glekk


Sekertaris Roy menelan salivanya kasar.


“Itu tidak mungkin sayang, aku kesana hanya ingin membelikan dirimu hadiah, tapi sebelum itu, aku malah menemukan mu bersama bocah itu,” jawab Sean berkilah, bagaimana pun ia tidak akan pernah melepaskan istrinya.

__ADS_1


“Benarkah?” tanya Rere meyakinkan.


“Apa kau sudah mulai berani padaku sekarang hah?” tanya Sean menatap Rere dengan sinis.


“Em, tidak, bagaimana mungkin aku berani,” sergah Rere dengan cepat, ia tidak mau suaminya salah paham padanya.


“Kalau begitu, tunggu hukuman untukmu,” ucap Sean menatap tajam ke arah Rere, hingga wanita meringsut ke pojokan mobil.


Tak butuh waktu lama, kini mereka sudah sampai di mansion milik Sean, sekertaris Roy langsung turun untuk membukakan pintu sang tuan muda, tak lupa juga Sean menarik Rere agar keluar dari sana, sungguh tidak ada kata romantis, hanya terpancar jelas kecemburuan di wajah Sean. Sedangkan, sekertaris Roy langsung pergi ke kantor dan menyelesaikan pekerjaannya yang pasti sudah sangat menumpuk akibat dari pagi belum di sentuh sama sekali.


Sean terus menarik Rere sampai ke dalam kamar mereka, pak Sam yang melihat mereka pun hanya bisa menggelengkan kepalanya yang tidak pusing karena tingkah Sean yang begitu berlebihan pada istrinya.


“Sayang, apa yang kau lakukan?” tanya Rere panik saat melihat Sean yang mengunci pintu kamar mereka.


Greppp


Sean memeluk Rere dengan sangat erat, hingga Rere sesak, tubuh mungilnya tidak sanggup untuk mendorong tubuh Sean yang sangat besar baginya.


“Lepaskan aku, aku tidak bergerak,” ucap Rere yang memberontak dalam pelukan Sean, sedangkan Sean hanya menukmati sentuhan Rere yang sangat kasar.


“Sayang, kenapa kau memukulku, apa kau tidak suka sentuh olehku, sentuhan mu sangan kasar, apa begini caramu memperlakukan suamimu, hm?” tanya Sean sambil terus menciumi leher Rere dan memberikan tanda kepemilikkan di sana, bahkan bukan hanya satu, di sana bertebaran dengan sangat jelas dan banyak.

__ADS_1


“Bukan, bukan begitu maksudku, tap-,” Sean langsung mel***umat bibir Rere dengan sangat lahap, sambil menuntun wanita itu ke atas tempat tidur, Rere yang mulai terbuai dengan ciuman suaminya sudah tidak bisa berkutik lagi.


“Aku menginginkan dirimu,” bisik Sean dengan nada sensual di telinga Rere, yang hanya di jawab sebuah anggukan oleh Rere.


*To be continue*


Terima kasih,,,


...****************...


Jangan pelit-pelit dong! Biar mimin semangat buat update.


Tetap jaga kesehatan ya, salam hangat dari Mimin yang budiman dan suka menabung,,,


Beri dukungan untuk Mimin ya, biar Mimin gak males buat up di lapak ini.


Ikutin terus kelanjutannnya yaa gengs,,,


Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up,,,


Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya,,

__ADS_1


Follow IG Author @aran_diah


Hatur nuhun sadayana,,,


__ADS_2