
Selamat membaca,,, 😘😘😘
...****************...
“Ternyata kau hanya mempermainkan diriku, tega sekali kau padaku, kau seolah mencintai ku dengan tulus, tapi ternyata, belum hitungan hari kau sudah menghempaskan diriku kembali ke dalam jurang kepedihan,” gumam Rere yang sudah berderai air mata.
Tanpa menunggu lama lagi, kini Rere turun untuk pulang, namun saat ia baru saja ingin melangkahkan kakinya, suara dering ponsel miliknya berbunyi, dengan cepat ia mengambil ponsel yang ada di dalam tasnya, di sana tertera nama SEKERTARIS DATAR yang terpampang jelas di layar ponsel tersebut, dengan segera ia menggeser ikon warna hijau untuk menerima panggilan tersebut.
“Halo nona,” ucap pria di yang tak lain adalah sekertaris Roy di sebrang sana.
“Halo, sekertaris Roy,” ucap Rere singkat.
“Nona muda, apa anda baik- baik saja, sebaiknya anda tetap di sana, saya akan segera menyusul, apapun yang terjadi, anda harus percaya pada tuan muda,” ucap sekertaris Roy yang merasa khawatir, jika nona mudanya akan meninggalkan suaminya, dengan kecepatan tinggi ia melajukan mobilnya.
“Aku tidak bisa membayangkan jika nona muda harus pergi, apa yang akan di lakukan oleh tuan muda, yang jelas, akan lebih gila dari sebelumnya, aku harus lebih cepat,” gumam sekertaris Roy dengan perasaan khawatir, bagaimana pun ia akan tetap memastikan agar tuan mudanya bahagia.
Flashback on,,,
Sean yang sudah tidak bisa mengendalikan dirinya yang sempoyongan akhirnya jatuh tak sadarkan diri.
“Hah, kau yang memintanya sayang, bagaimana pun caranya akan aku lakukan untuk mendapatkan kembali apa yang sudah menjadi milikku, sekalipun itu adalah istrimu,” gumam Liora tersenyum penuh kemenangan dan langsung menyeret Sean untuk di bawa ke tempat tidur, entah apa yang akan wanita licik itu lakukan.
__ADS_1
“Sean, kenapa kau begitu mun**afik, aku tahu kau tidak akan bisa menolak diriku, apa kau bodoh karena wanita sia**lan itu, mari kita lihat, apa yang akan dia lakukan saat tahu suami yang baru saja menyatakan cintanya, dalam beberapa menit saja sudah mengkhianatinya, aku sudah tidak sabar untuk menonton pertunjukkan yang sangat menarik itu,” gumam Liora tersenyum devil, sesudah merebahkan tubuh Sean dengan sangat sulit dan melelahkan.
Cekrekk, cekrekk cekreekk
Liora mengambil gambar dengan ponsel milik Sean, yang lebih menguntungkan baginya adalah, ponsel itu tidak menggunakan kunci pengaman, Sean yang terbaring dengan kancing kemeja atasnya sudah terbuka, sedangkan dirinya ikut merebahkan diri di dada bidang pria tampan itu, dengan cepat ia mengirim gambar itu pada istri dari pria yang sangat ia cintai, di sana ada nama yang tertera MY LOVE WIFE, yang semakin membuat Liora geram.
“Cih! Nama apa ini, sangat menjijikkan, seharusnya nama itu hanya di sematkan untuk diriku, kita lihat saja nanti, aku akan segera menyaksikan pertunjukkan drama yang mengharukan,”gumam Liora yang langsung mengirimkan gambar lak**nat itu.
Namun, saat ia ingin melepaskan kancing kemeja Sean yang lainnya, tiba- tiba tangan kekar milik pria itu meraih dan mencengkram tangan mungil milik Liora.
“Apa kau sudah puas dengan permainanmu?” tanya Sean menatap Liora dengan sangat tajam, ia bangkit dan duduk, tak juga melepaskan cengkraman tangannya.
“Apa kau pikir itu bisa membuatku lemah, kau sudah salah target, aku pikir jika aku membiarkan dirimu, kau akan sadar, tapi aku salah, ternyata kau bahkan bekerja sama dengan adikmu yang menyamar sebagai pelayan hotel, bodoh! Sungguh bodoh, dan kali ini aku tidak akan melepaskan dirimu,” ucap Sean menyeringai, dan menatap sinis, bahkan ia sudah seperti seorang psikopat yang akan membunuh lawannya.
“Sean, kamu tidak akan melakukan apapun padaku kan, aku begini karena sangat mencintai mu,” ucap Liora dengan percaya diri dan masih mencari pembelaan.
Aakhhh
Ringis Liora saat Sean mencekik leher jenjangnya, bahkan Sean mencekiknya dengan sangat kuat, membuat wajah Liora memerah akibat tidak bisa bernapas.
Uhukk, uhukk
__ADS_1
“Se- Sean, to- long, le- pas- kan, aa-kkuu,” ucap Liora terbata karena ia Sean mencekik dirinya seolah tidak pernah jatuh cinta pada wanita itu, membuat Sean semakin menyeringai.
“Apa aku tidak salah dengar, kau bahkan sudah berani menyakiti wanita yang sangat aku cintai, dia istriku, belahan jiwaku, tidak semudah itu aku akan melepaskan mu,” ucap Sean menekan setiap katanya dan menatap Liora dengan tajam.
“To- long,” ucap Liora yang tidak bisa melanjutkan ucapannya karena sangat sulit baginya, tak lama kemudian ia memejamkan matanya, membuat Sean melepaskan cengkraman tangannya dari leher jenjang wanita itu.
*To be continue*
Terima kasih,,,
...****************...
Ikutin terus kelanjutannya yaa gengs,,,
Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up,,,
Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya,,
Follow IG Author @aran_diah
Hatur nuhun sadayana.
__ADS_1