My Possessive Husband

My Possessive Husband
chapter 61


__ADS_3

selamat membaca,,, 😘😘😘


...****************...


“Dok, bagaimana keadaan istri saya, apa yang terjadi padanya?” cecar Sean yang sudah mulai panik.


Hhhaaahh


Sang Dokter menghela napasnya panjang sebelum akhirnya menjawab pertanyaan dari Sean, sedangkan sekertaris Roy hanya diam dan menunggu hasil yang ingin dokter itu sampaikan.


“Istri anda dan janin yang ada dalam perutnya sekarang sudah baik-baik saja, hampir saja istri anda mengalami keguguran, saya sarankan agar tuan tidak bermain kasar, apalagi di usia kandungannya yang masih sangat muda, itu sangat berbahaya dan sangat rentan mengalami keguguran,” ucap sang dokter menjelaskan panjang lebar, membuat kaget dan meneteskan air matanya lagi.


“Ma- maksud dokter, istri saya sedang hamil, dok?” tanya Sean meyakinkan dan di jawab sebuah anggukan oleh sang dokter, membuat Sean menangis haru, sedangkan sekertaris Roy menghela napasnya lega.


“Benar tuan, istri anda mengandung sudah dalam usia lima minggu,” ucap sang dokter.


“Apa saya sudah bisa melihat istri saya?’ tanya Sean yang sudah tidak sabar untuk melihat keadaan sang istri dan juga calon buah hati mereka.


“Sudah, mungkin sebentar lagi istri anda akan segera sadar, jangan membuat istri anda kelelahan lagi, biarkan istirahat, kalau begitu saya permisi tuan,” ucap sang dokter yang di jawab sebuah anggukan oleh Sean dan langsung pergi dari sana.


“Roy, kau jaga di sini,” titah Sean lalu masuk ke dalam.

__ADS_1


‘Syukurlah kalau nona muda sudah mengandung anak tuan muda, semoga nona muda bisa menerima dan percaya sepenuhnya pada tuan muda, agar aku juga tidak selalu menjadi penguntit,’ batin sekertaris Roy yang senang mendengar kabar kehamilan Rere.


Cekleekk


Sean masuk ke dalam ruangan tersebut, di sana istrinya masih terbaring lemah dan belum sadarkan diri, ia melangkahkan kakinya menuju pembaringan sang istri, ia mengelus kepala istrinya dan menciumi wajahnya


.


“Sayang, maafkan aku, aku sungguh tidak bisa mengendalikan diriku saat melihat mu bersama pria lain, aku hanya tidak ingin merasakan kehilangan untuk kesekian kalinya, aku mohon sadarlah,” pinta Sean sambil terus menciumi tangan istrinya.


“Terima kasih sayang, kau sudah mau mengandung anakku, aku sangat bahagia, akhirnya aku berhasil membuatmu hamil, kau tidak akan pergi dariku kan jika kau mengandung anakku, aku berjanji akan membuat kalian bahagia hidup bersamaku,” sambung Sean yang sudah terisak, sambil mengelus perut Rere yang masih rata, sesekali menciumi perut itu, ia sungguh bahagia, akhirnya pusaka yang sering di gantung itu membuahkan hasil.


“Sayang, kau sudah sadar, apa masih sakit, maafkan aku,” ucap Sean sambil mencium kening sang istri, sedangkan Rere langsung memalingkan wajahnya, rasanya ia sangat marah pada suaminya, membuat Sean merasa sangat bersalah.


“Pergi!” bentak Rere yang sudah sangat muak melihat wajah suaminya. Sean langsung memeluk erat istri kecilnya, berharap kemarahannya akan segera reda.


“Sayang, aku mohon jangan usir aku, aku tidak sanggup untuk hidup jika kalian meninggalkan aku,” ucap Sean sambil terisak sambil mengelus kepala istrinya, membuat Rere menoleh seketika.


“Kalian?” tanya Rere yang heran, kenapa suaminya bisa menyebut kalian, apa ada yang lain selain dirinya, jika memang benar begitu, ia tidak akan pernah memaafkan suaminya lagi.


“Iya, kalian sangat berharga bagiku,” jawab Sean singkat, membuat kesalahpahaman tidak bisa di hindari lagi.

__ADS_1


“Pergi sekarang juga, jika kau tidak bisa memilih salah satu di antara kami, maka aku yang akan pergi dari hidupmu,” ucap Rere yang begitu cemburu saat suaminya ternyata ada yang lain selain dirinya, Sean pun panik sekaligus bingung, mana mungkin ia harus memilih antara istri dan anaknya.


“Sayang, bagaimana mungkin aku harus memilih antara kau dan anak kita,” ucap Sean yang merasa bingung, membuat Rere langsung menoleh ke arah suaminya.


“Apa maksudmu?” tanya Rere hanya untuk meyakinkan.


*To be continue*


Terima kasih,,,


...****************...


Ikutin terus kelanjutannya yaa gengs,,,


Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up,,,


Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya,,


Follow IG Author @aran_diah


Hatur nuhun sadayana.

__ADS_1


__ADS_2