My Possessive Husband

My Possessive Husband
chapter 65


__ADS_3

Selamat membaca,,, 😘😘😘


...****************...


Tak butuh waktu lama, Sean pun memejamkan matanya menyelami alam mimpi, ia juga merasa ini sangat melelahkan, namun, demi sang istri dan buah hatinya, ia rela melakukan apapun.


Pagi hari ini, seorang wanita yang begitu bersemangat, dengan senyuman yang cerah, bahkan mengalahkan cerahnya mentari, dengan riang gembira ia kesana kemari untuk bersiap, bahkan pak Sam sudah beberapa kali memperingati agar tidak berlarian seperti anak kecil.


“Sayang, ayo bangun,” Rere menggoyangkan tubuh Sean agar terbangun, namun sepertinya Sean tidak merasa terganggu sama sekali.


“Sayang!” teriak Rere di telinga Sean, membuat Sean terlonjak kaget saat mendengar teriakan istrinya.


“Enghh, sayang kenapa kau teriak di pagi hari, hmm?” tanya Sean dengan suara serak khas bangun tidur.


“Apa kau sudah lupa, hari ini kita akan pergi untuk membeli mangga muda setelah itu kau juga berjanji akan menemaniku untuk pergi ke tempat yang ingin aku kunjungi,” jawab Rere dengan bersemangat.


“Tapi ini masih terlalu pagi sayang,” ucap Sean bangkit duduk dan mengelus wajah istrinya yang sudah segar dan sangat cantik di mata Sean.


“Ya sudah kalau begitu kau pergi bekerja saja, tidak usah membuat janji denganku, aku dan anakku akan pergi sendiri,” ketus Rere yang entah kenapa mudah berubah suasana hatinya dan hendak beranjak dari tempat tidur, sebelum akhirnya di tarik oleh suaminya hingga membentur dada bidang Sean.

__ADS_1


“Aku tidak mengatakan tidak, sayang, kenapa pagi ini kau sangat sensitif, hmm, dan jangan katakan apapun lagi, apalagi berkata jika itu hanya anakmu, dia juga anakku, anak kita sayang,” ucap Sean sambil mengelus punggung istri ketusnya itu.


“Tapi aku ingin sekarang,” ucap Rere yang berubah menjadi manja, membuat Sean semakin gemas pada Rere.


“Hmm, baiklah, ternyata istri dan anakku ingin pergi jalan-jalan pagi ini, sayang, Daddy mandi dulu ya, jaga Mommy mu untuk Daddy, jangan buat Mommy mu marah pada Daddy lagi ya, cupp, cupp, cupp,” ucap Sean yang terus menciumi perut istrinya yang masih rata itu.


......................


Setelah drama pagi hari yang membuat Sean terus menggerutu dalam hati, akhirnya Sean sudah selesai dengan ritual mandinya yang super cepat bagaikan kilat, tak ingin membuat istri ketusnya itu semakin marah dan bersungut-sungut, ia segera mengenakan pakaian casual nya seperti biasa dan akhirnya ia sudah siap untuk pergi dengan istrinya yang berubah menjadi sangat ketus.


“Hei, kenapa kadar ketampanan ku terlihat beda, ya, ya, ya, jika di luaran sana, ibu hamil akan terlihat tidak terawat, tapi kenapa di kisah ini jadi aku yang tidak terawat, pasti gara-gara authornya butuh dukungan dari pembaca, hai readers setia, dukung author aku dong dengan like, komen, atau vote, biar aku tidak sengsara begini,” gerutu Sean yang udah Mimin bisikin kata-kata mautnya wkwk.


“Sayang, kita mau kemana lagi?” tanya Sean sambil tersenyum getir.


“Aku ingin makan,” jawab Rere penuh semangat, tidak seperti wanita hamil lainnya yang mengalami morning sickness, pada kehamilan trisemester pertama. Justru hari ini wanita muda itu sangat bersemangat.


“Baiklah, ayo,” ajak Sean yang langsung diikuti oleh Rere.


Tak butuh waktu lama, kini Sean dan Rere sudah sampai di restauran terdekat dari lokasi mereka tadi, Sean pun segera memesankan makanan yang cukup banyak untuk istrinya.

__ADS_1


“Sayang, coba lihat kesana, sepertinya aku mengenal mereka,” ucap Rere sambil menunjuk ke arah orang yang sudah mencuri perhatiannya, berbeda dengan Sean, saat melihat salah satu orang yang sangat menjengkelkan baginya.


“Bukan apa-apa sayang, mereka hanya pengganggu, sebaiknya kita tetap diam saja di sini untuk makan,” ucap Sean yang tidak ingin di ganggu oleh orang tersebut.


“Sayang, bukankah mereka,,,


*To be continue*


Terima kasih,,,


...****************...


Ikutin terus kelanjutannya yaa gengs,,,


Tekan favorite agar dapat notifikasi jika sudah up,,,


Jangan lupa sedekah dengan like, vote, hadiah dan komen tentang ceritanya,,


Follow IG Author @aran_diah

__ADS_1


Hatur nuhun sadayana.


__ADS_2