My Secret With CEO

My Secret With CEO
147


__ADS_3

"Hubby ... Ayo mandi bersama."


Lila mengatakan itu dengan senyum menggoda nya. Dia bahkan sempat mengedipkan mata nya sebelum masuk ke kamar mandi.


Melvin yang melihat itu pun terpaku lalu kemudian dia mengerang saat sudah tersadar.


"Dia sudah jadi iblis pengggoda saja. Astaga istriku kau sudah membuat dunia bawahku tidak aman. Ini adalah saat-saat tegang nya." ucap Melvin frustasi menyadari ada nya pergerakan pada pusaka nya.


"Hey adik kecil yang tidak kecil bersabar lah. Rumahmu itu sedang lelah saat ini. Jangan jadi penghuni yang tidak tahu diri. Kau sudah membuat nya lelah semalam bahkan sampai lupa dengan janjimu sendiri. Kita harus bersabar untuk saat ini." ujar Melvin bicara pada pusaka nya sendiri.


Melvin memutuskan untuk segera bangun dan merapikan ranjang mereka. Menerima ajakan Lila untuk mandi bersama tentu saja sangat menggoda diri nya tapi tentu tak akan dia lakukan untuk hari ini. Dia masih sadar sesadar-sadar nya bahwa istri nya itu harus melakukan test pagi ini. Jangan sampai membuat Lila lelah lagi karena ulah nya.

__ADS_1


Mungkin lain kali atau mungkin saja lusa dan hari-hari berikut nya dia tidak akan menolak lagi ajakan mandi bersama. Mungkin saja dia sendiri yang akan berinisiatif untuk mengajak Lila mandi bersama jika istri nya itu tidak mengajak nya lagi.


Selepas merapikan tempat tidur mereka, Melvin menuju balkon kamar dengan melakukan pemanasan di sana sambil menikmati udara dingin negara S itu.


Negara yang akan dia kenang karena menjadi saksi penyatuan cinta nya dengan sang istri. Mungkin saja dia akan datang ke sini berlibur dengan keluarga kecil nya sekali dalam setahun.


Akan dia agendakan nanti.


Sementara Lila sendiri di kamar mandi, dia segera merendam tubuh nya di bathup yang ada di sana. Dia merilekskan tulang-tulang nya yang seakan patah.


"Sangat banyak tanda nya. Dia sangat ganas. Ah tidak bukan hanya dia, aku juga melakukan hal yang sama pada nya." ucap Lila tersenyum mengingat banyak nya tanda juga di tubuh suami nya. Tentu saja itu hasil perbuatan nya.

__ADS_1


"Seperti nya kami bisa di nobatkan pasangan yang panas. Aku akan mempersiapkan diriku mulai saat ini. Aku akan jadi istri yang panas juga untuk nya. Tanda merah ini adalah bukti cinta kami." lanjut Lila tersenyum.


Lila segera menyelesaikan ritual mandi nya setelah merasa bahwa tubuh nya sudah nyaman kembali.


Lila keluar dari kamar mandi dengan memakai batrobe nya dan seketika dia tersenyum melihat suami nya itu sedang berolahraga ringan di balkon.


Melvin sendiri segera menyudahi olahraga nya saat melihat Lila keluar dari kamar mandi. Dia segera masuk dan menuju kulkas mini di kamar itu. Dia mengambil air mineral dan menyeruput nya.


"Kau sangat sexy istriku. Jika saja tidak mengingat kau akan melakukan test pagi ini. Aku pasti sudah menerima ajakan mandi bersama itu. Aku akan mengganggu hingga aku pun tidak perlu berolahraga sendiri begini." Ucap Melvin.


Lila yang mendengar itu pun tersenyum, "Salah sendiri memikirkan test itu padahal aku sudah melakukan test sendiri. Itu ulahmu sendiri by yang ingin mengulang test. Jadi jangan salahkan aku." balas Lila.

__ADS_1


"Dear ... Lain waktu aku pasti tidak akan menolak ajakan itu lagi." ucap Melvin.


"Tidak kesempatan lain. Kau sudah melewatkan nya by."


__ADS_2