My Secret With CEO

My Secret With CEO
148


__ADS_3

Kini Lila sedang menjalani serangkaian test. Melvin dan Luke menemani Lila di sana. Kedua pria kesayangan Lila itu setia menunggu hingga membuat Lila tersenyum bahagia menjalani test yang dia lakukan.


Setelah hampir satu jam melakukan test secara menyeluruh akhirnya test itu pun selesai.


"Butuh berapa jam agar hasil nya keluar dokter?" tanya Melvin.


"Kami akan mengusahakan nya agar selesai siang ini tuan. Paling lambat jam dua siang ini." jawab dokter James.


Melvin pun mengangguk, "Dokter lakukan dengan baik. Jangan terburu-buru. Aku tidak ingin ada kesalahan karena waktu nya yang mepet. Bukan kah test sebelum nya membutuhkan waktu hampir dua hari." ucap Lila.


"Lakukan saja seperti itu dokter. Kalian bisa mengirimkan hasil test itu nanti begitu selesai. Tapi kami akan ke negara N hari ini. Itu tidak bisa di tunda. Bukan kah saya memang sudah sembuh?" ucap Lila lagi.

__ADS_1


Dokter James pun menatap Lila dan Melvin bergantian. Seolah bertanya keputusan yang mana yang harus dia laksanakan.


"Lakukan saja seperti apa yang di katakan istri saya dokter. Kami akan menunggu hasil nya dari negara N. Tapi tolong segera berikan pengobatan terakhir atau mungkin obat yang harus dia konsumsi." ucap Melvin.


Dia mencoba meyakinkan diri nya sendiri bahwa keputusan Lila itu yang terbaik untuk semua nya. Walaupun di sisi lain dia masih saja khawatir dengan kondisi istri nya itu.


Dokter James segera memberikan vitamin untuk Lila. Tidak lupa dia segera memberikan obat yang harus di konsumsi Lila selama dua bulan ke depan. Setelah menyelesaikan tugas nya itu baru lah dokter James keluar meninggalkan Lila, Melvin dan Luke di ruangan perawatan pribadi Lila.


"Aku baik-baik saja by. Percaya lah padaku bahwa hasil test itu akan baik-baik saja sama seperti hasil test pertama kali yang ku lakukan. Percaya lah bahwa hasil test yang sudah ku lakukan sebelum nya tanpa campur tanganku yang meminta mereka untuk menuliskan keadaanku baik-baik saja. Itu hasil test yang sebenar nya. Aku memang melakukan nya secara diam-diam tapi sungguh hasil nya real." Ucap Lila.


"Aku tidak mungkin merekasa hasil kesehatanku sendiri di saat aku menginginkan hal yang baik untuk kesehatan. Jadi mari lah kita pulang dan kita tunggu di sana hasil test nya. Aku sudah merindukan anak-anak. Kita sudah lama meninggalkan mereka." lanjut Lila.

__ADS_1


Melvin yang mendengar itu pun segera memeluk Lila ke pelukan nya. Dia sadar apa yang dia lakukan ini dengan meminta test kembali kepada istri nya menimbulkan rasa tidak percaya diri di benak istri nya. Dia yakin tanpa sengaja sudah membuat luka di hati istri nya.


"Maaf! Kau pasti merasa bahwa aku meragukanmu. Tapi percaya lah aku ha--"


"Aku tahu." potong Lila.


Melvin pun tersenyum lalu melepas pelukan nya dan membiarkan Luke bicara dengan Lila.


"Kakak peluk aku." pinta Lila.


Luke pun segera mendekati adik nya itu lalu memeluk nya seperti permintaan Lila. Dia bisa merasakan bahwa apa yang di katakan adik nya itu adalah kebenaran nya.

__ADS_1


Dia juga bisa merasakan bahwa adik nya itu sedang ada dalam fase bahagia. Dia sendiri tentu saja ikut senang jika adik nya itu bahagia.


__ADS_2