My Secret With CEO

My Secret With CEO
161


__ADS_3

Sementara di kamar si kembar, kini Alex sedang membuka mata nya setelah lama mencoba untuk tidur dengan memenjamkan mata nya tapi tidak juga kunjung terlelap.


Alex segera bangun dari tidur nya dan melihat seluruh isi kamar nya. Dia segera menyalahkan lampu utama karena lampu yang masih menyala tinggal lah lampu tidur.


Setelah dia menyalakan lampu dia segera mengecek CCTV yang menghubungkan kamar nya dan kamar Alexa yang memang sengaja dia minta di pasang kepada kakek nya. Entah apa tujuan nya buang pasti Alexa sendiri juga tahu hal itu. Kedua nya saling mengetahui satu sama lain melalui kamera CCTV yang terpanjang.


Mungkin pengaruh kedua nya yang selama lima tahun terakhir ini tidur di kamar yang sama dan hanya di pisahkan oleh ranjang saja tapi kini mereka harus tidur di kamar masing-masing. Alex dan Alexa sendiri juga paham mereka sudah mulai besar dan pasti nya memiliki privasi masing-masing. Jadi untuk menyatukan kedua nya hanya dengan menggunakan kamera CCTV yang pasti nya hanya merekam sudut yang bisa di jangkau saja.


Alex melihat adik nya itu sudah terlelap, "Aku akan diskusikan besok saja dengan nya. Iya, besok saja. Kasihan dia sudah tidur. Kenapa juga hanya dia yang bisa mengingat kode itu di banding aku. Menyebalkan. Kenapa juga aku baru paham kode itu setelah mommy pulang. Aku yakin cepat atau lambat mommy akan tahu apa yang terjadi. Ah tidak mungkin saja dia sudah tahu. Ck, menyebalkan! Aku gagal lagi membuktikan aku bisa mengatasi masalah sendiri." gumam Alex lalu kembali berbaring karena tidak mungkin dia membangunkan Alexa sementara adik nya itu sudah tidur.

__ADS_1


Walaupun untuk itu dia harus berusaha menahan rasa penasaran nya. Menekan keinginan nya yang menggebu-gebu ingin segera memecahkan masalah sebelum Lila sendiri yang melakukan nya.


Cukup lama berpikir dan mungkin pengaruh sudah lelah berpikir akhirnya Alex pun terlelap dengan lampu utama menyala terang.


Besok nya, baru pukul setengah enam pagi, Alex sudah terbangun dari tidur nya. Dia segera bangun dan melihat kamera memastikan adik nya sudah bangun atau belum.


Dia segera membangunkan adik nya itu dengan menyentuh kaki Alexa, "Dek, ayo bangun. Kakak mau tanya sesuatu padamu." ucap Alex tanpa basa basi. Padahal Alexa belum terbangun.


Alex pun kembali menggelitik kaki adik nya itu dan akhirnya setelah beberapa saat, Alexa pun terbangun dan kaget melihat kakak nya itu berada di kamar nya.

__ADS_1


"Kak ... Ini masih sangat pagi. Aku masih mengantuk kak. Ada apa kau ke kamarku sepagi ini?" tanya Alexa dengan suara khas bangun tidur nya.


"Kamu bangun dulu dan segera sadarkan dirimu sepenuh nya. Karena kakak akan bertanya sesuatu hal yang penting yang pasti nya akan menguras otakmu itu. Jadi cepat bangun lah!" ujar Alex.


"Tapi aku mengantuk. Tidak bisa kah nanti saja. Aku tidak bisa berpikir sepagi ini apalagi jika dalam keadaan mengantuk." timpal Alexa.


Alex menggeleng, "Tidak boleh. Tidak bisa di tunda. Kau harus bangun." ucap Alex menolak.


"Ck, emang ada masalah apa sih?"

__ADS_1


__ADS_2