My Secret With CEO

My Secret With CEO
151


__ADS_3

Sementara di negara N, kini Deo baru saja bangun dari tidur nya setelah semalam begadang dengan dokumen yang akan segera di laporkan kepada Melvjn hari ini.


Deo segera mematikan jam alarm nya dan kemudian dia meraih ponsel nya melihat jam di ponsel nya.


Seketika Deo segera bangun dari ranjang nya dengan penuh kekuatan karena mendapatkan pesan sari sang bos.


[Deo ... Aku, istriku, dan Luke sedang dalam perjalanan pulang. Kami sudah di bandara dan akan segera lepas landas sebentar lagi. Kau perkirakan saja pukul berapa kami akan tiba di sana. Kau harus mempersiapkan mobil yang akan menjumput kami di bandara. Jangan membuat kami menunggu. Ohiya ini kejutan. Jangan sampai ada yang tahu kepulangan kami lebih awal selain kau. Satu lagi tugasmu hari ini kau segera periksa kegiatan perusahaan istriku. Laporkan padaku begitu aku tiba. Biarkan saja dulu laporan yang ku minta kemarin sore. Aku akan memeriksa nya sendiri di kantor nanti. Aku tahu kau saat ini sedang tidur dan pastibakan membaca pesan ini begitu bangun tidur dan aku pasti sudah membuatmu kaget maka aku minta maaf untuk itu. Anggap saja pesan dariku ini adalah kejutan untukmu yang nanti nya bisa membuatmu tambah semangat dalam bekerja. Segera kirim mobil ke bandara dan ingat jangan sampai ada keluarga yang tahu.]


Itu adalah pesan terakhir yang Melvin kirimkan. Pesan lain nya hanya meminta laporan perusahaan saja.

__ADS_1


"Ck .. Tuan kau menyebalkan. Kenapa tidak mengatakan nya sebelum aku menyelesaikan nya. Jika sudah begini rugi lah waktu tidurku yang sudah ku pertaruhkan. Dan apa yang dia katakan anggap saja kejutan. Yah ini memang kejutan yang sangat membagongkan." Ucap Deo segera beranjak dari tempat tidur nya dan segera menuju kamar mandi karena 4 jam lain pesawat pribadi tuan muda nya itu akan tiba di negara N.


Dia harus cepat agar semua nya berjalan lancar karena dia masih harus memeriksa laporan perusahaan nyonya muda nya.


Singkat cerita, kini Deo sudah berada di ruang kerja nya dan sementara menyelesaikan apa yang Melvin minta.


Masih ada waktu satu setengah jam lagi untuk kedatangan tuan dan nyonya muda nya itu. Tapi dua sudah meminta dua mobil dan beberapa bodyguard menuju bandara untuk menunggu kedatangan Melvin dan Lila.


Tepat masih satu jam lagi waktu kedatangan Melvin, Deo sudah menyelesaikan pekerjaan nya. Deo pun segera berdiri dan meraih jas dan kunci mobil menyusul ke bandara. Tidak lupa dia membawa dokumen yang harus dia laporkan kepada Melvin.

__ADS_1


Hanya sekitar 20 menitan saja, Deo sudah tiba di bandara. Sembari menunggu Melvin dan Lila. Deo sedikit mempelajari dokumen yang akan dia laporkan.


The power is kepepet. Begitu lah yang terjadi pada Deo saat ini. Jadwal nya seketika berantakan dan jadi sangat padat karena Melvin.


Di tengah keseriusan nya memahami dokumen yang dia pegang. Tiba-tiba saja dia mendengar suara anak kecil memanggil ibu nya.


"Ibu!"


Suara itu mengalihkan fokus nya hingga dia pun memandangi bocah perempuan berusia tiga tahun sedang berhadapan dengan seorang wanita.

__ADS_1


"Bukankah dia gadis waktu itu?"


__ADS_2