My Secret With CEO

My Secret With CEO
149


__ADS_3

Setelah Lila menghabiskan infus nya, mereka sedang berkemas untuk kembali ke negara N.


Melvin yang sedang mengemas pakaian tersenyum melihat sang istri yabg sedang berada di balkon memandangi pemandangan di sana. Dia menebak istri nya itu pasti sedang mengingat pemandangan di sana untuk terakhir sebelum mereka pulang.


Melvin segera menyelesaikan kegiatan nya lalu berjalan mendekati Lila dan segera memeluk istri nya itu dari belakang.


"Sedang apa?" tanya Melvin.


Lila pun tersenyum dan membiarkan saja tangan Melvin itu melingkar di perut nya.


"Aku hanya sedang melihat pemandangan di sini dan mengingat nya untukku. Pemandangan yang indah dan menghirup udara segar di sini." ucap Lila.


"Kita bisa sedikit lebih lama di sini. Aku akan meminta pihak banda--"


Lila menggeleng, "Tidak perlu. Aku memang menyukai negara ini terlebih kota ini. Hanya saja aku lebih menyukai negara kita karena di sana ada banyak orang yang ku sayang. Aku ingin pulang. Aku rindu anak-anak. Bicara lewat telpon tidak cukup untukku." Potong Lila.

__ADS_1


Melvin yang mendengar itu pun mengangguk.


"Kita akan berlibur ke sini nanti jika memang kau ingin ke sini." Ucap Melvin.


Lila pun tersenyum mendengar ucapan suami nya itu.


"Apa sudah selesai?" Tanya Lila mengalihkan topik karena dia tidak Ingin pembahasan mereka berubah menjadi topik yang berat.


Seperti nya Lila mulai lelah menjalani hidup nya dengan keras selama ini. Dia jadi ingin bersantai dan bermanja pada suami nya itu.


Melvin mengangguk, "Kita tinggal berangkat ke bandara. Lalu pamit juga dengan mereka pelayan di sini." jawab Melvin.


Lila segera berjalan ke arah kamar mandi, "Dear, apa kau tidak lupa sesuatu?" tanya Melvin hingga Lila pun menghentikan langkah nya.


Lila pun menoleh dan terlihat bingung menatap suami nya, "Aku melupakan apa?" Tanya Lila.

__ADS_1


Melvin pun terkekeh melihat ekspresi yang di tunjukkan istri nya itu. Ekspresi yang sangat berbeda dengan yang selama ini Lila tunjukkan sebagai seorang wanita dewasa dan cerdas dengan sikap keras nya. Kini istri nya itu terlihat seperti putri mereka saja. Sangat polos dan terlihat bodoh hingga terlihat lucu di mata Melvin.


"Apa ada yang salah dengan pakaianku?" Tanya Lila melihat pakaian nya dan tubuh nya yang lain.


Melvin semakin tertawa melihat istri nya itu, "Dear, kau tahu kau sekarang terlihat seperti apa? Kau seperti seorang gadis polos tanpa tahu apa-apa. Persis seperti putri kita. Sosok cerdas, dingin dan keras kepala yang selama ini kau tunjukkan hilang begitu saja." ucap Melvin.


Lila pun mendesis mendengar ucapan suami nya itu, "Ck .. Aku pikir kenapa by. Aku lupa sesuatu? Aku pikir pakaian dan penampilanku bermasalah. Ternyata kau hanya ingin mengerjaiku saja. Stop! Aku mau mandi. Kita harus segera pulang." ucap Lila hendak masuk ke kamar mandi.


"Kau lupa mengajakku mandi bersama sayang." ucap Melvin dengan suara lebih keras.


Lila yang mendengar ucapan suami nya itu pun tertawa lalu menoleh menatap suami nya, "Ck ... Jadi itu. Aku pikir apa?" ucap Lila masih tertawa.


"Jadi apa bisa aku ikut?" Tanya Melvin.


Lila menggeleng, "Maaf suamiku tawaran itu sudah expired. Hanya berlaku pagi tadi. Salah sendiri melewatkan nya." Jawab Lila lalu segera masuk ke kamar mandi dan mengunci nya dari dalam.

__ADS_1


Melvin yang melihat itu pun tersenyum saja.


"Aku semakin mencintai nya saja. I love You My Wife!"


__ADS_2