My Secret With CEO

My Secret With CEO
154


__ADS_3

"Mom, kau sudah pulang? Alex rindu--"


Lila kembali menyunggingkan senyum nya mendengar ucapan putra nya itu.


"Mom juga merindukanmu, boy. Mommy merindukan kalian berdua dan juga rumah ini." Balas Lila.


Alex melepaskan pelukan nya begitu Lila selesai bicara, "Mom ... Apa kau sudah baik-baik saja?" tanya Alex memindai tubuh Lila itu dengan seksama.


Lila tersenyum lalu dia berdiri, "Lihat, apa ada masalah? Mommy sudah baik-baik saja, boy. Mommy sudah sembuh." jawab Lila.


Alex pun memutari Lila untuk memastikan bahwa mommy nya itu sudah benar baik-baik saja. Apa yang di lakukan Alex pun menerbitkan senyum di bibir orang yang ada di sana.


Melvin sendiri bangga dengan putra nya itu. Dia sangat bersyukur sang putra begitu menyayangi Lila.


"Bagaimana apa kau sudah percaya bahwa mommy baik-baik saja?" tanya Lila setelah putra nya itu selesai dengan aktivitas nya.


Alex pun mengangguk, "Alex percaya pada mommy." ucap nya.

__ADS_1


Lila dan Melvin pun tersenyum. Setelah nya Melvin segera memeluk putra nya itu sekilas karena memang Alex itu tidak menyukai pelukan. Dia mengatakan bahwa tidak baik saling memeluk antara laki-laki. Aneh memang tapi itu lah kenyataan nya. Alex itu tsundere.


Sementara Lila kini tersenyum menatap mertua nya, "Mih!" panggil Lila.


Mami Elea yang sudah meneteskan air mata di pipi nya segera mengusap nya dan berjalan cepat mendekati Lila.


Dia segera membawa Lila ke pelukan nya dengan cepat, "Mami tidak menyangka kau sudah pulang dalam keadaan seperti ini, nak. Tuhan sudah mengabulkan doa mami yang memintamu tetap jadi menantu di keluarga ini selama nya. Mungkin juga mommy dan daddymu takut membawamu bersama mereka." ucap mami Elea memeluk menantu nya itu dengan penuh kasih layak nya ibu dan putri nya.


"Mommy dan daddy? Maksud nya apa?" tanya Lila.


"Itu nak. Mamimu ini pergi mengunjungi makan kedua orang tuamu. Di sana dia mengancam kedua orang tuamu agar jangan membawamu pergi bersama mereka." sambung papi Emran.


Lila yang mendengar itu terharu. Tidak menyangka akan mendapatkan kasih sayang seperti itu dari mami Elea.


"Terima kasih, Mih." ucap Lila.


Mami Elea melepas pelukan nya dari Lila. Setelah nya dia segera memberikan kecupan di kening menantu nya itu.

__ADS_1


"Selamat datang kembali ke mansion ini, nak. Mami senang kau sudah pulang. Ayo duduk. Kalian pasti lelah karena sudah melakukan penerbangan yang panjang." Ajak mami Elea menuju sofa yang ada di sana.


Setelah nya mami Elea memeluk sang putra sekilas dan dia segera meminta pelayan menyajikan minuman untuk putra dan menantu nya. Minuman yang bisa menghilangkan jet lag walupun seperti nya menantu dan putra nya itu tidak mengalami nya.


Papi Emran pun memeluk Lila sekilas karena tahu putra nya itu tipe pria pecemburu sama seperti diri nya sendiri yang cemburu apalagi Melvin memeluk mami Elea.


"Kenapa tidak memberitahu kami kalian akan pulang hari ini, nak? Kami kan bisa menjemput kalian di bandara." ucap mami Elea begitu kembali dari dapur.


"Iya nak. Kami tahu nya kalian baru akan pulang lusa." sambung papi Emran yang juga tidak menyangka akan melihat kepulangan Melvin dan Lila dua hari lebih cepat dari rencana sebelum nya.


"Ini kejutan pih, mih." jawab Melvin.


"Kejutan? Apa kejutan untuk kami, dad?" tanya Alexa.


Melvin dan Lila mengangguk, "Ahh kami suka kejutan ini. Terima kasih mommy, daddy!" balas Alexa.


Mereka semua yang ada di ruangan itu pun tersenyum mendengar ucapan Alexa. Setelah nya mami Elea meminta Melvin dan Lila istirahat tapi meminta mereka minum terlebih dahulu.

__ADS_1


__ADS_2