
Rembulan malam sudah kembali menyapa, saat ini yu ahli bahkan sudah siap, kedatanganya kali ini jelas memiliki sebuah persiapan, bagai manapun ia harus menyamar, saat ini ia bukanlah nona muda Yu yang sangat angkuh, saat ini ia hanya seorang pria pendatang di kerajaan ini, dan sumber info yang pertama kali harus ia kunjungi adalah rumah bordir, selain di jalanan rumah hiburan itu juga merangkap tempat mencari sebuah kebenaran dalam hal apapun, di saat ini, siapa yang tidak bermain dengan bunga bunga itu?, Tua atau muda, bangsawan kelas atas menengah sampai kebawah pun juga menikmati keindahan itu, bahkan petani pun dapat merasakan bagai mana keindahan surga dunia
"Non"
"Kau lupa?, Sedari awal kau selalu memanggilku nona, apakah kau tak melihat penampilan ku?, Saat ini aku adalah seorang tuan muda, jangan membuat ku Ketahun karena kecerobohan mu" Ucap yu ahli pelan, saat ini yu ahli sedang melakukan pengamatan, sedangkan Xio Bai selalu memanggilnya dengan sebutan nona, apakah ia tak dapat melihat pakaian seperti apa yang saat ini ia gunakan
"Ah, maafkan aku, aku hanya tak terbiasa, baiklah tuan, apakah kau sudah siap?, Bunga bunga sudah menunggu mu di sana" Ucap Xio Bai tersenyum lebar
"Tentu saja, para kecantikan itu tak akan bisa lepas dengan mudah" Ucap yu ahli terkekeh pelan dan setelahnya segera bergerak meninggalkan kediaman, setelah berjalan beberapa saat yu ahli langsung di sambut dengan keramaian kota di malam hari, begitu banyak orang yang berlalu lalang, dan begitu banyak makanan dan mainan yang menyenangkan, namun?, Kedatanganya kali ini bukan untuk itu, ia sudah cukup bermain selama beberapa waktu ini, dan kali ini ia harus serius agar sesegera mungkin menemukan apa yang ia cari
"Nona, apa yang kita lakukan di tempat ini?" Bisik Xio Bai pelan, sedari tadi ia mengikuti langkah sang nona, dan bahkan sang nona menghentikan langkahnya di hadapan sebuah rumah yang terlihat begitu ramai pengunjung, beberapa gadis cantik bahkan berdiri di luar untuk menarik pria pria agar masuk ke tempat mereka
"Xio Bai" Ucap yu ahli menegur, mahluk ini, bahkan sangat ceroboh, bukankah sudah di katakan jika saat ini ia menjadi seorang tuan muda, dan bagai mana mungkin mampu menerima panggilan nona
"Heheh, tuan, aku hanya lupa" Ucap Xio Bai tersenyum konyol, ia lagi lagi lupa, sudah terlalu biasa mengatakan nona ini dan nona itu, namun tiba tiba nonanya berubah menjadi seorang tuan muda, hal ini jelas mengganggu lidah dan pelapalanaya
"Kau ini" Ucap Yu ahli dengan helaan nafas pelan
"Jadi apa yang akan kita lakukan di tempat ini?" Xio Bai bahkan masih begitu penasaran, apa yang akan mereka lakukan di tempat seperti ini?, Selama beberapa waktu hidup di kerajaan Xi Ang ia jelas mengetahui tempat apa ini, di masa lalu Bao Zi yang nakal bahkan pernah membawanya ke tempat ini,
"Mencari sebuah berita" Bisik yu Ahli dan setelahnya melangkah dengan ringan menuju rumah bordir
"Ah tuan, masuk lah, begitu banyak keindahan dan kenikmatan dunia yang menanti di dalam sana" Ucap seorang gadis yang langsung menarik yu ahli masuk,
__ADS_1
"Aku ingin memesan satu ruangan tertutup, dan beberapa gadis cantik" Ucap yu ahli dengan nada pelan, dan tentu saja di balas dengan senyuman genit si gadis
"Ah tuan, saya akan menyiapkan gadis terbaik kami, Yun bawa tuan muda ini ke atas" Ucapnya pada Seorang pelayan, yang tentu saja di patuhi Tampa memerlukan syarat
"Silahkan tuan" Ucapnya lagi, yu ahli mengguk pelan dan melangkah menuju lantai dua, bagai manapun ruangan di lantai satu terlalu terbuka dan ramai, ia ingin memanjangkan beberapa hal pada para gadis, jika di tempat umum maka ia akan di curigai, siapa yang tau dengan arti sebuah keislaman
"Tuan"
"Ah gadis gadis cantik" Ucap yu ahli dengan nada pelan, para gadis langsung mendekat dan melakukan apa yang seharunya di lakukan
"Tuan, sepertinya anda baru saja berada di tempat ini"
"Anda sangat jeli nona"
"Ah, apakah kau pernah mendengar rumor mengenai perdana Mentri Yu?" Ucap yu ahli pelan
"Tuan, begitu banyak orang di tempat ini, beberapa hal yang tak boleh di katakan dan sudah menjadi sebuah peraturan" bisik si gadis dengan nada panik, bagai mana tidak sejak hari itu bahkan rumor menyebar dengan luas, namun?, Saat itu?, Saat itu ia tak sengaja melihat kekacauan itu, ia memang cukup di berikan kebebasan di rumah bordir, karena ia adalah salah satu gadis yang paling di sukai oleh pemilik rumah bordir ini,
"Ah?" Ucap yu ahli sembari menaikan alisnya, Xio Bai langsung mengguk faham dan membawa para gadis ke ruangan lain, sang nona memiliki hal yang harus di lakukan, dan saat ini ia tak bisa menganggu
"Jadi nona?"
"Apa yang ingin anda ketahui tuan" Ucapnya lagi
__ADS_1
"Mengenai rumor penghianatan itu"
"Semua jelas hanya sebatas rumor" Ucap si gadis pelan
"Apa yang kau ketahui"
"Ah...AA" Ucapnya dengan ragu, malam itu ia melihat, namun memilih untuk diam, ia cukup beruntung karena tak ada yang menyadari keberadaanya
"Tenang lah, aku akan memastikan keselamatan mu, dan" Yu ahli meletakan sebongkah emas di hadapan sang gadis
"Berjanjilah jika tuan akan melindungi ku" Ucapnya lagi
"Baik"
"Malam itu, saya sedang berada di luar, untuk membeli beberapa kebutuhan, saat melewati kediaman Yu semua begitu ramai, karena tak memiliki jalan saya memilih untuk bersembunyi, karena jika memaksa saya hanya akan mengalami kerugian, malam itu, pertarungan, kebakaran dan pembunuhan terjadi tepat di depan mata saya, beberapa orang dengan begitu lihai berlari di atas atap, dan setelahnya beberapa orang lainya mulai menyerang dari bawah, hingga pada akhirnya, rumah besar itu di bakar dan di tinggalkan begitu saja" Ucap si gadis dengan nada pelan, ia ketakutan, benar, ia bahkan sangat ketakutan saat melihat insiden itu bahkan semua terjadi tepat di depan matanya
"Lalu apakah kau memiliki petunjuk tentang penyerangan itu?"
"Saya, saya melihat jejak sepatu, yang biasa di gunakan oleh para prajurit istana"
"Kau yakin dengan itu?"
"Benar, telapak sepatu dengan pola bintang hanya di miliki oleh pasukan khusus istana kerajaan, dan saya menemukan ini" Ucap si gadis menyerahkan potongan kain ke yu ahli, yu ahli menatapnya dengan lekat, kain ini memang kain berkualitas tinggi, dan sepertinya pembunuhan ini bukan hal yang sederhana
__ADS_1
"Benar benar mereka?" Ucap yu ahli menghela nafas pelan, ia sudah sempat menduga hal ini, ayahnya di fitnah, dan raja tak tau diri itu melakukan semua hal hanya untuk ketenangan dirinya, padahal sedari awal bahkan semua orang tau jika keluarga Yu tak pernah mengincar tahta, pembicaraan berlanjut sampai malam cukup larut,