
"Xiang er ayah sangat mencemaskan mu" Ucap seorang pria paruh baya langsung memeluk ku dengan begitu erat, yah dia adalah ayah ku, perdana menteri Yu, hal yang bahkan tak bisa ku lewatkan adalah wajah tuanya yang begitu cemas, seperti aku bermain cukup lama, dan mungkin saja sedikit berlebihan, lihat lah kekacauan yang terjadi aku hanya pergi namun bahkan harus di cari oleh begitu banyak pengawal, bukankah aku sudah mengatakan pada jendral fu jika aku hanya pergi bermain, hanya pergi dan akan kembali jika sudah selesai
"Xiang Er baik baik saja, ayah tak perlu khawatir, Xiang Er sudah mengatakannya pada jendral Fu, dan kau jendral aku sudah mengatakannya dengan begitu jelas, dan kau malah membiarkan kekacauan ini terjadi" Ucapku menatapnya dengan penuh kesal,
"Xiang Er pergi begitu saja, siapa yang tidak panik?, Xiang Er bahkan tak kembali saat hari beranjak sore" Ucap Ayah ku, sedangkan jendral Fu memilih untuk bungkam, untuk kali ini aku sangat ingin memukul jendral Fu, mengapa ia malah mempersulit ku, bukankah sebelumnya kami teman, seharunya ia tau betapa pentingnya bermain, jika hal ini di biarkan mentri Yu ini akan menghukum ku, aku paling tak bisa berdiam diri di paviliun terus menerus, ini membosankan
__ADS_1
"Bibi, Qing Er sangat khawatir, maaf Qing Er telah membuat bibi repot, dan berada dalam kesulitan" Ucap seorang bocah kecil langsung menghambur pelukan ku, dan ia terisak?, hey apakah ini bercanda, aku hanya pergi bermain sebentar
"Bibi tidak apa apa dan tidak merasa di Repotkan sama sekali, sudah lah, hapus air mata dan mari masuk" Ucap ku pelan, drama di depan gerbang seperti ini sangat memalukan, semua memeluk ku dengan bergantian seakanĀ aku mau pergi jauh saja, aku hanya pergi bermain bukan ke dunia lain, tak perlu berlebihan seperti ini kan?
"Setelah ini kau tak di izinkan untuk bermain" Ucap ayah yang membuat ku memelototkan mata, aku kembali di hukum?, yang benar saja?, telinga ku tak bermasalah kan?, sungguh tak etis jika aku menjalani hukuman di Kerajaan tetangga seperti ini
__ADS_1
"Ayah, ku mohon, aku akan mengajukan kedua pemuda ini sebagai pengawal pribadi ku, aku aman sekarang, ku mohon ayah, Xiang Er masih ingin bermain di luar" Ucapku masih memelas, dan yah dia pria yang yak lain Xio Bai dan Bou Zi hanya diam di belakang ku, semua sudah lu atur dengan sangat baik,
"Berjanji untuk tidak terluka?" Ucapnya menatap ku lekat, aku mengangguk cepat, sudah ku duga, ayah tak akan mungkin tega pada ku, bagai manapun aku adalah putri kesayangannya, bagai mana mungkin ia tega melihat ku menjadi bahan gunjingan karena harus menjalani hukuman di kerajaan tetangga
"Xiang er janji" Ucapku tersenyum lebar sembari memeluknya dengan erat, Mentri Yu memang ayah terbaik di dunia
__ADS_1
"Hm baik lah, Ming ji bawa kembali nona mu kembali ke vapiliun" Ucap Ayah, Ming ji hanya menggunakan kepalanya dana mematuhi perintah dari ayah