Nona Muda Yu

Nona Muda Yu
Agen Cuka


__ADS_3

Acara makan baru saja selesai, Yu Ahli masih begitu setia berada di sisi kaisar, ia tertahan di tempat ini, ia ingin pergi namun hatinya mengatakan untuk tinggal, dan kali ini anggaplah Yu Ahli konyol memilih untuk tinggal dan menemani manusia menyebalkan ini


"Permaisuri, apakah Zen bisa tinggal untuk beberapa waktu kedepan, bagai manapun saat ini tubuh Zen masih begitu lemah, bahkan kau sendiri dapat melihatnya, apakah kau tega kembali mengusir Zen kembali ke istana dalam keadaan seperti ini?"


Yu ahli menghela nafas pelan sembari menatap kaisar Wu dengan tatapan menyebalkan, mengapa mahluk ini begitu suka melihatnya kesal, apakah ia terlihat seperti manusia yang tak memiliki hati?, tak memiliki perasaan dan nurani?, bagai mana mungkin kaisar konyol itu berfikir jika ia akan mengusir mereka kembali ke kekaisaran, bagai mana pun Yu Ahli jelas tau bahwa tak mudah hidup dalam istana, terlebih dalam keadaan seperti ini


"Anda bisa melakukan apapun yang ingin anda lakukan, selesaikan acara meminum obat agar saya bisa kembali ke kediaman saya" Ucap Yu Ahli lagi, mahluk ini bisakah tak berfikir berlebihan?, bisakah tak memikirkan hal buruk rentangnya?, ah sepertinya akan sedikit sulit


"Permaisuri"


"Yang mulia, berapa umur anda, mengapa masih sangat suka merengek dan terus saja merengek, apakah anda tidak lelah berpura pura bodoh di hadapan saya?, apakah anda tidak lelah menurunkan harga diri anda sendiri"

__ADS_1


"Tentu saja, selama ini Zen terlalu terhormat, dan itu membuat Zen tidak nyaman, dan kali ini Zen menemukan alasan dan tempat untuk bertindak konyol, Zen tentu saja tak bisa mengabaikannya begitu saja"


"Dasar mahluk kurang kerjaan"


"Zen sudah menghabiskan begitu banyak waktu untuk melakukan pencapaian, dan kali ini Zen tau apa yang sesungguhnya Zen inginkan"


"Ah sudah lah yang mulia, berbicara dengan Anda hanya akan membuat kepala saya pusing, segeralah beristirahat"


"Aku memiliki beberapa hal yang ingin di katakan pada jendral Fu" Ucap Yu Ahli dengan nada datar, ia harus menemui jendral Fu dan membicarakan perihal kediaman ini, namun siapa yang menyangka jika kaisar mengatakan beberapa kalimat yang membuat Yu Ahli kembali kesal


"Zen akan ikut, Zen tak akan membiarkan permaisuri Zen di ambil oleh jendral bodoh itu" Ucap kaisar dengan nada penuh tekat, ia tak salah dengan bukan?, Yu Ahli ingin menemui jendral Fu?, saingan cintanya?, benar benar menyebalkan, ia tak akan membiarkan ini terjadi dengan mudah, ia tak akan membiarkan jendral Fu menggoda permaisurinya

__ADS_1


"Hey lihat lah, siapa yang sangat suka minum cuka" Ucap Yu Ahli dengan nada mengejek, (cuka\=cemburu) sejak awal kaisar begitu overtingking padanya, ia terlalu waspada pada jendral Fu, Xio Li bahkan ia masih harus berdebat dengan putra mahkota, benar benar memalukan jika di ingat


"Zen" Jawab kaisar Wu dengan nada lirih, bahkan itu sangat menjijikan di telinga yu ahli, namun apa yang bisa ia lakukan, bahkan kaisar Wu sudah mengaku tampa melihat diri sendiri


"Ternyata dia menyadarinya" Ucap Yu Ahli dengan nada malas dan dengan gerakan pelan berbalik untuk meninggalkan kamar ini, apa gunanya berdebat dengan seseorang yang memiliki gangguan mental


"Zen"


"Patuhlah, setelah selesai aku akan kembali" Ucap Yu Ahli dengan nada malas, ia memang tak berniat meninggalkan kaisar malam ini, terlebih saat menyaksikan betapa tersiksanya kaisar saat penyakit itu menyerangnya, ia hanya ingin membicarakan beberapa hal pada jendral Fu dan Mahluk ini malah ingin mengikutinya


"Kau berjanji?"

__ADS_1


"Xi Lin akan memeriksa mu, saya mohon diri yang mulia" Ucap yu ahli kembali ke mode anggunya dan setelahnya segera bergerak meninggalkan kamar


__ADS_2