Nona Muda Yu

Nona Muda Yu
Kecemasan kaisar wu


__ADS_3

Author fov


Kaisar Wu menggenggam tangan Yu Ahli dengan erat, ia bahkan terlihat sangat cemas dengan keadaan sang permaisuri yang jatuh tak sadarkan diri, wajahnya bahkan berubah menjadi begitu pucat, di lain tempat seorang tabib berjalan tergesa menuju kamar milik Yi Yanli, setelah beberapa saat akhirnya ia sampai, setelah memberikan salam ia bergerak cepat mendekati ranjang untuk segera memeriksa gadis yang masih terbaring lemah di ranjang


"Yang mulia" Ucap sang tabib sopan, ia tak memiliki keberanian untuk mengabaikan keberadaan seorang kaisar muda sang penguasa


"Biarkan saya memeriksa anda nona.." Ucap sang tabib dengan penuh hormat namun bahkan ia langsung mendapat teguran keras dari sang kaisar


"Permaisuri" Tekan kaisar Wu tampa terbantahkan, gadis di hadapannya ini adalah permaisuri kekaisaran ini, bukan seorang nona muda lagi, dari itu semua orang harus memanggilnya sesuai dengan gelar yang ia berikan, Sedangkan Yu Ahli?, bahkan hanya bisa menghela nafas lemah, mahluk ini selalu saja berkoar koar sana sini, mengatakan jika ia adalah permaisuri


"Ah, ampuni atas ketidak tahuan hamba yang mulia, hamba pantas menerima hukuman" Ucap Sang tabib, wajahnya seketika memucat, dan dengan sedikit was was meraih pergelangan tangan Yu Ahli, ia harus meraih tangan itu untuk memeriksa keadaanya, berusaha keras untuk mengabaikan tatapan mematikan dari si kaisar

__ADS_1


"Bagai mana keadaanya?" Ucap kaisar Wu cepat, saat ini ia bahkan dapat mendengar pembicaraan orang orang di sekeliling, Yu ahli bahkan sudah sadar beberapa waktu lalu namun tubuhnya terlalu lemah untuk bergerak dan bahkan hanya untuk sekedar membuka mata pun ia tak mampu


"Yang mulia permaisuri, baik baik saja" Ucap si tabib pelan dan semuanya bahkan dapat di dengar dengan jelas oleh Yu Ahli yang masih terbaring lemah itu


"Bagai mana bisa baik baik saja, apa kau buta?, lihatlah wajah permaisuri yang pucat itu?, apakah kau sangat ingin kehilangan nyawamu?" Ucap kaisar Wu tak senag, apakah tabib ini buta?, seorang yang jatuh pingsan, wajah yang begitu pucat bagai mana bisa di sebut baik baik saja


"Hamba tak berani yang mulia, keadaan yang mulia permaisuri benar benar baik, hal ini memang sering terjadi pada wanita yang sedang datang bulan" Ucap si tabib pelan, ia bahkan berusaha keras untuk menahan dirinya agar tak menggigil, aura yang di keluarkan kaisar Wu benar Benar tak mengenakan


"Maafkan aku permaisuri" Ucap sang kaisar dengan penuh penyesalan, ia bergerak perlahan dan mengambil tempat untuk duduk di samping Yu Ahli tangan besar itu bahkan perlahan bergerak meraih tangan Yu Ahli dan menggengamnya erat, ia menarik tangannya dan menciumnya dengan begitu lembut, di lihat darimanapun kaisar Wu jelas sedang khawatir dan kelembutan itu bahkan berhasil membuat Yu Ahli merasa tersentuh, bagaimanapun ia hanyalah seorang gadis muda yang normal, mendapat perhatian dan di cintai seperti ini jelas membuat hatinya perlahan tergerak, namun terlalu dini untuk menyebutnya cinta, karena sejak datang di masa ini ia sudah bertekad untuk mengeraskan hatinya dan tak ingin terlibat dengan segalahal yang berbau percintaan, namun, perlahan kaisar Wu bahkan mampu mengikis benteng yang ia bangun selama ini, yu ahli bahkan hanya bisa berharap jika rasa ini tak akan menyakitinya, ia sudah terlalu lelah jika harus di sakiti, ia terlalu bosan dengan rasa kehilangan


"Yang mulia, hal ini memang sering terjadi pada gadis yang sedang datang bulan" Ucap Xi lin pelan, ia sudah memeriksa Yu Ahli sejak tadi dan yah hasilnya tentu saja tetap sama, keadaan Yu Ahli Benar baik baik saja, tak ada yang salah dari hal ini

__ADS_1


"Penyakit apakah itu?, apakah sangat mengerikan?" Ucap kaisar Wu dengan wajah begitu cemas, penyakit langka apa itu?, mengapa sampai pada tubuh permaisurinya


"Yang mulia, datang bulan adalah hal yang selalu melekat pada setiap wanita, ini bukan sebuah penyakit, namun ini adalah masa di mana dinding rahim di leburkan, memaksa darah kotor keluar dan membersihkan rahimnya, hingga membuat rasa sakit yang amat sangat, wanita yang sedang datang bulan biasanya sangat rentan dan sangat mudah tersulut emosi, dan suasana hati yang suka berubah ubah" Ucap Xi lin pelan,


"Apakah ada penyakit seperti itu?, tapi wajahnya benar benar pucat, ini jelas sangat menyiksa"


"Hamba akan membuatkan beberapa resep untuk mengurangi rasa sakit yang di rasakan yang mulia permaisuri" Ucap Xi lin dan segera meninggalkan sang kaisar bersama gadis yang sedang terlelap itu


"Apakah sangat menyakitkan?" ucap sang kaisar membaringkan tubuhnya di ranjang dan menarik yi yanli dalam pelukannya, mengecup keningnya dengan lembut


"Zen di sini, kau tak perlu takut, kau bisa memarahi Zen jika itu dapat mengurangi rasa sakit mu, Zen akan menerima segala amarah mu, tapi jangan seperti ini, apakah kau tau?, kau membuat Zen sangat cemas " Ucap kaisar Wu mengecup kening Yu Ahli dengan lembut dan setelahnya ia merebahkan tubuhnya perlahan dan tak butuh waktu lama ia bahkan sudah ikut terlelap dalam tidurnya, sejak awal tubuhnya memang sedikit lelah karena segala urusan Kekaisaran yang sangat merepotkan itu, ia hanya ingin beristirahat, namun yang ia dapatkan adalah penyakit yang ada di tubuh sang permaisuri

__ADS_1


__ADS_2