Nona Muda Yu

Nona Muda Yu
Bagai Mana Jika Permaisuri Ku Di Tindas


__ADS_3

Author fov


Di sebuah ruangan yang mewah seorang terbaring lemah di ranjang, tak jauh dari sana berdiri dua orang pria yang selalu menjaganya siang dan malam,


"Anda terlalu memaksakan diri yang mulia" Ucap Xi Lin menatap tuanya dengan sendu, tuanya sudah jatuh sakit sejak tiga hari yang lalu, setelah menghabiskan malam yang panjang bersama sang permaisuri kesayanganya


"Kau tak akan pernah bisa mengerti saudara ku, apakah kau tau saat seseorang jatuh cinta semua akan terasa indah, apakah kau tau saat seseorang jatuh cinta hal yang pahit bisa menjadi begitu manis?, bahkan ada yang rela meminum racun hanya untuk di perhatikan oleh si pujaan" Ucap Chan Li menghela nafas pelan, kebahagiaanya semalam harus ia bayar mahal mahal hari ini, ia tentu bahagia karena dapat melihat wajah cantik gadisnya semalaman, namun ia harus terus terjaga untuk memantau kondisi tuanya, selalu ada harga yang harus di bayar, yah gadis yang telah mencuri hati seorang Chan Li adalah Ming ji, gadis konyol dan sangat menggemaskan, dan sangat cerewet Chan Li tentu tak mempermasalahkan hal ini, sama seperti tuanya Chan Li sudah benar benar jatuh pada pelayan itu dan akan melakukan apapun untuk gadisnya, kecuali mengkhianati tuanya,


"Apakah harus seperti itu?" Ucap Xi Lin penasaran, selama ini ketiganya tak pernah tertarik dengan yang namanya wanita, bahkan beberapa rumor sudah menyebar jika sang kaisar menyimpang, dan lebih parahnya adalah Xi Lin dan Chan Li sendiri yang di jadikan pasangan sang kaisar, bukankah ini sedikit keterlaluan, meski ketiganya dingin tak tersentuh, mereka masih lurus, tak menyimpang sama sekali, buktinya dua di antara mereka sudah terjebak dalam cinta yang begitu buta ini, rela melakukan apapun untuk sang cinta?, yang benar saja?.


"Tentu saja, bahkan kau akan rela mengorbankan nyawa mu hanya untuk melihat senyumnya, dunia akan terasa hampa saat kau tak melihatnya, kau akan mati cemas saat ia terluka, yah begitulah cinta" Ucap Chan Li menatap nanar kaisar yang masih terbaring lemah di depan sana,


"Sangat mengerikan, terimakasih dewa, hati ku tetap berada di tempatnya, tidak di curi oleh siapapun, semoga hatiku tak akan pergi kemana mana, aku akan menjaganya dengan sangat ketat, hal bernama cinta itu benar benar mengerikan, aku sudah bertekad untuk menjaga hati ku agar tak di curi oleh siapapun, tidak akan pernah" Ucap Xi Lin bergidik ngeri, ia lebih baik tak jatuh cinta jika harus mengalami hal Menyeramkan seperti ini, ia tentu tak akan sanggup,


"Kita lihat saja siapa yang akan menjilati ludahnya" Ucap Chan Li dengan nada acuh


"Argh" Lenguh si pria yang terbaring kata, kelopak matanya perlahan terbuka, Chan Li dan Xi Lin segera mendekati si tuan, Xi Lin yang notabennya sebagai tabib langsung memeriksa keadaan sang tuan dengan teliti

__ADS_1


"Yang mulia, tubuh anda sangat lemah, saya mohon jangan melakukan hal gila ini lagi, ini sangat berbahaya" Ucap Xi Lin setelah memeriksa sang tuan, penyakit yang di derita sang tuan memang sedikit rumit, membutuhkan herbal yang bahkan hanya ada dalam sejarah, mereka sudah mencari, bahkan sampai ke seluruh bagian cina, namun hasilnya nihil, pada dasarnya tanaman itu hanya sebuah mitos belaka, tak ada tanaman yang sehebat itu, bahkan mampu menghidupkan orang mati,


"Yang mulia, penyakit anda sudah tak bisa di abaikan lagi, anda harus memperhatikan kesehatan anda" Ucap Xi Lin pelan, tuanya sudah sakit sejak enam tahun yang lalu, saat Wu Liang masih menjabat sebagai putra mahkota, terjadi peperangan besar di perbatasan barat, sebagai calon kaisar ia memilih untuk turun tangan, setelah bertahun tahun berperang mereka mendapatkan kemenangan, namun sayang di sayangkan, seseorang telah memasukan racun ke tubuhnya, racun yang sangat sulit di obati, dan sangat menyiksa, setiap racun itu kambuh Wu Liang harus berada di kediaman untuk memastikan jika ia tak melukai orang sekitar, racun Shi Chin adalah racun kutukan yang akan membuat korban mati perlahan, saat kambuh sang korban akan merasakan kesakitan yang mendalam bahkan sampai kehilangan kendali pada tubuhnya sendiri.


"Racun Shi chin akan kambuh saat awal bulan purnama, dan seharunya beberapa hari lagi bukan?" Ucap Wu Liang beranjak duduk, bukankah selama ini racun shi chin akan kambuh satu kali sebulan?, dan kali ia datang dengan begitu mendadak hingga mereka belum sempat menyiapkan diri


"Tubuh yang mulia semakin lemah akhir akhir ini, di tambah dengan mengonsumsi alkohol yang berlebihan, beruntung permaisuri segera mengusir kita, jika tidak kerajaan Xiou wan akan kacau" Ucap Xi Lin menghela nafas pelan, ia memberikan sup hijau pada si tuan yang sadang duduk di ranjangnya, wajahnya terlihat begitu pucat, setelah bersama sang permaisuri hari itu sang tuan langsung tak sadarkan diri dan itu tentu saja bertahan sampai dua hari lamanya


"Berapa lama aku tertidur" Ucap Wu Liang pelan,


"Baik lah siapkan air hangat aku ingin mandi, aku akan segera menemui permaisuri ku" Ucapnya Tampa ingin mendengar bantahan


"Yang mulia tubuh anda masih sangat lemah, akan lebih baik jika anda terus beristirahat" Ucap Chan Li pelan, khawatir?, tentu saja keduanya khawatir, Wu Liang adalah penyelamat keduanya, tentu kedua bersaudara itu tak mau melihat Wu Liang dalam masalah apapun


"Aku harus menemui permaisuri ku, kemana ia akan meletakan wajahnya, sebelumnya kami berbagi ranjang, dan itu sudah di ketahui oleh semua orang, aku tak ingin permaisuri ku terkena rumor buruk, aku tak ingin permaisuri ku tertindas" Ucap Wu Liang cemas, ia takut jika gadisnya mengira jika Wu Liang hanya memanfaatkannya, oh tidak ia benar benar cinta, tak ada satupun yang bisa membuatnya tertarik kecuali gadis cantik mutiara dari keluarga Yu itu, ia tak akan mungkin mampu menerima kebencian dari gadis bermarga Yu itu


Keduanya saling melemparkan pandangan, keduanya memikirkan hal yang sama, "siapa orang yang begitu bodoh mengantar kematiannya?, siapa yang tak tau jika putri ke empat keluarga Yu lebih menyeramkan dari malaikat kematian" Keduanya menggunakan kepala secara bersamaan, menatap sang tuan dengan tatapan yang menyedihkan

__ADS_1


"Apakah jatuh cinta membuat yang mulia bodoh?" Xi Lin tentu saja tak mengatakan secara langsung, mereka menggunakan telepati agar lebih aman, ia bisa mati di cincang dan di beri makan ikan jika mengatakannya secara terang terangan, apa lagi sang kaisar begitu sensitif jika menyangkut nona muda dari rumah Yu itu


"Aku tak tau" Ucap Chan Li menaikan bahunya, setelahnya keduanya menghela nafas berat, melanjutkan acara menggosip dalam keheningan


"Xi Lin segera siapkan pakaian ku'' Ucap Wu Liang yang membuat keduanya menghentikan acara bergosip ria melalui telepatinya


"Yang mulia, biarkan hamba yang menjaga permaisuri, akan lebih baik jika anda memperhatikan kesehatan anda, ini tak baik untuk diri anda" Ucap Chan li pelan,


"Bagai mana aku bisa mempercayaimu, jika dia selalu lolos dari pantauan mu, dia selalu bisa kabur dari pengawasan mu" Ucap Wu Liang berusaha untuk bangkit, namun tubuhnya terlalu lemah, sialan selama 6 tahun ini racun itu sudah berhasil menggerogoti tubuhnya


"Yang mulia, tubuh anda masih sangat lemah, jika anda memaksakan diri hanya akan membuat keadaan anda memburuk" Ucap Xi Lin pelan,


"Baiklah, Chan li, aku akan menghukum mu jika terjadi kesalahan, sekecil apapun, jika permaisuri ku terluka aku akan mengirimkan mu ke pengasingan" Ucap Wu Liang menatap Chan li tajam


"Mematuhi yang mulia, hamba akan melakukan tampa kesalahan, harap yang mulia menjaga kesehatan anda" Ucap Chan Li, setelah membungkuk sebagai salam Chan Li segera meninggalkan ruangan sang kaisar untuk melanjutkan tugasnya.


Pekerjaan yang awalnya sangat menyiksa ini menjadi begitu menyenangkan, bagai mana tidak?, ia bisa menyelam sambil minum air, ia menjaga Yu Ahli dan dapat melihat gadisnya setiap saat, berkah apa lagi yang kau inginkan?, bisa melihat sang cinta setiap saat sudah sangat membahagiakan bagi Chan li

__ADS_1


__ADS_2