
Author POV
"Apa?, gebrak" Seorang pria memukul mejanya dengan cukup keras, bahkan kedua pria di hadapannya hanya bisa berdiri dalam diam, mereka jelas tak ingin menyiram minyak di atas api, tapi?, hal ini jelas tak bisa di hindarkan, ia di tugaskan untuk mengawasi seorang gadis liar, dan tentu saja ia harus memberi laporan, apapun yang terjadi setelah ini bahkan mereka tak bisa menolak,
"Itu lah yang hamba lihat yang mulia" Ucap Chan li dengan nada penuh hormat, sesungguhnya ia sedikit takut, dengan kemarahan sang tuan, namun?, ia hanya melaporkan apa yang ia lihat, ia tak akan mengurang ataupun melebih lebih kan, ia hanya mengatakan apa yang ia ketahui, namun kejujuran benar benar harus di bayar mahal
"Bagai mana bisa gadis ku berkomunikasi dan apa itu, akrab?, intim?, saling menyentuh? " Ucapnya dengan murka, ia jelas tak suka dengan laporan ini, gadisnya?, gadis yang sudah ia klim sebagai miliknya malah memiliki hubungan dekat dengan pria lain,
"Yang mulia, redakan amarah anda, tubuh anda belum sepenuhnya pulih, kemarahan hanya akan memperburuk kesehatan anda" Ucap seorang pria yang juga berada di dalam ruangan itu
"Xi lin, siapkan pakaian ku, aku akan menjemput permaisuri ku" Ucapnya dengan tergesa
"Yang mulia, jangan gegabah dan terpancing emosi tubuh anda masih sangat lemah, racun kembali berulah, akan sangat berbahaya jika anda memaksakan diri, terlebih jika ada yang tau jika anda sedang tak baik baik saja" Ucap Xi lin pelan, ia sudah di pusingkan oleh kelakuan aneh si tuan, si tuan yang selama ini ia kenal berhati dingin dan tak tersentuh telah berubah, berubah dengan begitu drastis bahkan Xi Lin tak percaya dengan penglihatannya, yang sering melihat sang kaisar termenung frustasi saat mendapatkan laporan dari saudaranya yang di tugaskan untuk mengawasi seorang gadis yang saat ini telah di klim sebagai permaisuri
__ADS_1
"Lalu?, apa yang kau lakukan, kau selalu kehilangan jejaknya, ia selalu liar dan melakukan apapun semaunya," Ucapnya dengan kesal, gadisnya sangat suka menghilang, bahkan dalam sekejap, seorang chan li, pengawal kepercayaannya yang sangat hebat selalu berhasil di kecoh oleh si gadis, seolah sang gadis adalah bayangan yang akan hilang hanya karena sebuah cahaya
"Yang mulia, saat saya membantu menghadapi musuh, permaisuri mengajak lawanya untuk minum teh, setelah beberapa saat berbincang dengan si lawan, permaisuri kembali menemui jendralnya, meminta izin untuk bermain" Ucap Chan Li pelan, ia hanya melaporkan apa yang ia lihat, dan kenyataanya memang Yu Ahli seling berkontak fisik, dan bersama jendralnya, mereka terlihat begitu akrab, bahkan lebih pantas di sebut sepasang kekasih
"Keluar" Ucap si pria datar, Xi lin dan Chan Li beranjak meninggalkan si tuan untuk menenangkan diri, laporan dari Chan Li bahkan memang selalu tak enak di dengar, hanya akan memperburuk suasana hati sang kaisar saja
"Tak menyangka jika yang mulia akan benar benar seperti ini, ia jatuh dengan begitu mudah, padahal ia selalu bersinar di Medan perang, namun di kalahkan oleh seorang gadis" Ucap Xi lin menghela nafas pelan, suasana hati sang kaisar yang berubah ubah ini jelas mempersulitnya dalam pengobatan, terlebih racun ini benar benar sensitif
"Aku tak menyangka jika ini sangat jauh dari rumor, selama ini rumor buruk selalu menyebar, yang mulia bukan seorang pria yang mudah tergoda dengan seorang gadis, entah apa yang di lakukan oleh gadis ini sampai yang mulia menjadi seperti ini"
"Yah, dia memang ia tidak sekejam yang di rumorkan, tapi tetap saja akan bertindak kejam jika di butuhkan, selain itu ia benar benar sangat merepotkan, dan hebat, tak menyangka jika yang mulia jatuh pada gadis unik itu, jatuh sejauh jatuhnya" Ucap Chan Li berjalan mendekati Xi Lin yang sedang menikmati teh
"Unik?" Ucap Xi Lin menaikan alisnya, gadis seperti apa nona muda keluarga Yu ini, bahkan membuat saudaranya menjadi begitu Ling lung
__ADS_1
"Benar, kau tau ini bukan kali pertamanya ia berbincang di tengah kerusuhan, ia berbicara dengan siapapun yang ia inginkan, tak perduli teman atau musuh, bahkan ia juga menyempatkan waktu untuk mengajak musuh untuk minum teh dan beristirahat, bukankah itu lucu?, dan menggelikan" Ucap Chan Li pelan
"permaisuri tentu tak sesederhana itu" Ucap Xi Lin lagi, umumnya gadis selalu takut dengan hal yang berbau keributan darah dan kekerasan lainya, namun nona muda ke empat keluarga Yu itu benar benar tak sesederhana yang terlihat
"Kau tak sepenuhnya salah, selain memiliki jendral Fu, permaisuri juga memiliki seorang pria, jika tak salah ia bernama Xio Bai, bahkan aku tak tau kapan permaisuri merekrutnya, ia terlalu pandai mengecoh hingga aku kehilangan beberapa hal penting, karena permaisuri sebenarnya cukup hebat, hanya saja ia terlalu malas, ia mempermainkan lawanya membuatnya berlari jauh bahkan ada yang di buat pusing karena berputar putar, saat si penjahat marah, ia bukan takut, malah akan tertawa terbahak bahak, seakan menonton pertunjukan yang lucu dan lelucon yang menggelikan, setelah selesai bermain, pria bernama Xio Bai itu datang dan membereskan mereka tampa sisa" Ucap Chan Li, ia sudah sangat lama menyimpan ini, ia tak tak harus bercerita ke siapa,
"Kau terlalu tau banyak mengenai permaisuri, jangan sampai yang mulia membunuh mu karena kau masuk dalam kisah cinta mereka" Ucap Xi Lin mengingatkan saudaranya, ia tak ingin terjebak persaingan hati mereka tak ingin mengkhianati sang tuan hanya karena cinta yang begitu buta
"Tentu saja tidak, lagi pula aku sudah tertarik dengan seorang gadis, ia sangat cantik, dan konyol" Ucap Chan Li terkekeh pelan, ia hanya menjalani tugas, tak berniat untuk melakukan hal yang tak di perlukan, ia jelas tak ingin membuat sang tuan semakin marah
"Kau mendahului aku?" Ucap Xi Lin cemberut, saat ini hanya ia yang tak memiliki gadis pujaan, tuan mereka yang dingin telah melabuhkan hatinya pada gadis yang di kelilingi rumor rumor butuk, saudaranya pun sama, lalu bagai mana dengan dirinya?, masa ia jomblo saat semua udah punya tambatan hati,
"Tentu saja," Ucap Chan Li meninggalkan meja, membiarkan Xi Lin melanjutkan aktivitasnya, setelah lama dengan si pria misterius akan lebih baik kembali ke kerajaan Xiou Wan
__ADS_1