
Hari sudah beranjak sore, saat ini kami sedang berada di sebuah penginapan, jarak dari kerajaan Xi'ang dan Yuan cukup jauh, bahkan hampir menghabiskan waktu satu Minggu perjalanan
"Nona, air mandi anda sudah siap" Ucap Ming Ji yang saat ini sudah berdiri di samping ku
"Jam berapa sekarang" Ucap ku sembari menuangkan teh ke gelas, dan menyesapnya dengan perlahan, perjalanan kali ini lumayan jauh, aku harus menyiapkan banyak tenaga agar bisa sampai di kerajaan Yuan dengan keadaan yang baik baik saja
"Sudah hampir malam nona" Ucap Ming Ji lagi, ia mulai meletakan Napan berisi camilan kue bulan
"Baiklah, siapkan makanan dan minta para pengawal lain untuk beristirahat, jangan biarkan mereka menjaga di depan pintu kamar, aku tak ingin di ganggu" Ucap ku pelan
"Baik nona" Ucap Ming Ji lagi
__ADS_1
"Pergilah, aku bisa mandi sendiri" Ucap ku, aku terlalu muak dan bosan, aku harus melepaskan diri dari tempat ini, aku akan ke pasar untuk melepas segala kekesalan dan kegelisahan ini, sudah begitu lama aku di Landa perasaan cemas tak berasal ini, aku ingin melepaskannya, aku ingin kembali menjadi sosok Yu Ahli, yang cantik, cerdas dan juga ceria, aku tak ingin membiarkan perasaan ini menganggu lagi, sudah cukup ketidak nyaman ini, aku bosan
"Ah baik, nona, saya akan kembali dengan makan yang begitu lezat" Ucap Ming Ji sembari menujukan senyuman lebar, aku menjawabnya dengan gumam dan menggukan kepala ku pelan,
"Benar benar meresahkan, Xio bai" Ucap ku pelan, Xio Li sudah tak muncul sejak beberapa hari yang lalu, aku bahkan sedikit penasaran apa sebenarnya yang ia lakukan
"Saya datang nona" Sosok pria dengan perawakan tampan sudah berada di hadapan ku, ia bahkan menunjukan senyuman Tampa rasa bersalah setelah menghilang selama ini
"Dari mana saja kau?, menghilang bagai tertiup angin" Ucap ku dengan nada mengejek, mahluk ini sangat suka menghilang, membuat ku bertanya tanya, sebenarnya apa yang sedang ia rencanakan, mengapa terlihat begitu mencurigakan
"Pembual"
__ADS_1
"Nona bisa saja tak percaya, tapi yang saya katakan adalah kebenaran, saya melakukan hal yang sangat penting"
"Katakan"
"Jika di katakan maka tak ada momen berharga itu, baik lah, jika nona memanggil ku karena rindu mohon maaf, aku harus menyelesaikan pekerjaan ku yang tertunda"
"Siluman jelek sok sibuk" Ucap ku dengan nada mengejek, mahluk ini sudah menghilang, bahkan saat kembali terlihat begitu tergesa gesa ingin pergi, aku bosan, aku ingin bermain, aku ingin melakukan kejahilan, melakukan hal hal menyenangkan dan aku memerlukannya untuk membantu ku kabur, tapi?, sepertinya aku sudah tak berniat membawanya
"Nona, saya bukan siluman, saya adalah jelmaan dewa hutan, apakah nona melupakan hal itu?" Ucap Xio bai tak terima, ia bukanlah siluman, ia adalah dewa hutan yang di kutuk, hingga pada akhirnya di pertemukan dengan seorang gadis yang begitu cerewet dan menyebalkan, namun meskipun begitu, Xio bai tetap lah berhutang Budi dengan nya, dan bahkan ia sudah bertekad untuk mengabdikan seluruh hidupnya pada sang nona ke empat keluarga Yu ini,
"Pergilah, bukan menghibur kau malah membuat ku semakin kesal" Ucap ku dengan nada malas, aku hanya ingin pergi dan melakukan apapun yang bisa mengembalikan mood ku, dan nyatanya?, kedatanganya malah merusak mood, benar benar mahluk menyebalkan
__ADS_1
"Jika tak ada yang lain, saya mohon pamit nona" Ucap Xio bai yang perlahan menghilang di bawa angin
"Siluman bodoh, menyebalkan"