Nona Muda Yu

Nona Muda Yu
Keluhan Kaisar Wu


__ADS_3

Ruangan kaisar Wu Liang semakin suram akhir akhir ini, waktu berjalan dengan begitu cepat hingga ia bahkan tak memiliki waktu untuk sekedar menjenguk permaisurinya, setidaknya ia sudah mengklim nona muda bangsawan dari Kerajaan Xi'ang adalah kepunyaannya, miliknya, karena pada dasarnya pekerjaan seorang kaisar tidak lah mudah, banyak hal yang harus di pertimbangkan, banyak masalah yang harus di selesaikan dan di hadapi, kehidupan seorang kaisar benar benar merepotkan, sejak awal kaisar Wu bukalah seorang pemimpin yang baik, pemimpin yang memperdulikan rakyatnya, ia hanya tau bagai mana cara berperang, bagai mana cara menahlukkan sebuah kerajaan, ia hanya bisa menghancurkan karena itulah yang ia lakukan selama ini, manusia tetaplah pada kodratnya yang sangat serakah, manusia tak akan mampu melawan dan mengendalikan arah takdir, dan di sinilah ia berada, duduk dengan gagah di balik meja kerja dan menenggelamkan diri dengan segala dokumen dokumen itu, beberapa waktu ini ia terlihat begitu serius, dengan segala tumpukan dokumen itu, andai Xi Lin tak menanahannya ia tak akan sudi berdiam diri di tempat ini


"Yang mulia, beberapa Kerajaan sedang menyusun rencana untuk melepaskan diri dari kuasa Kekaisaran" Ucap Xi Lin pelan, ia masih berdiri di hadapan sang tuan, masih dengan penampilan sama, tampan dan menawan, kaisar Wu jelas tak suka jika bawahnya terlihat jelek, hanya merusak pemandangannya saja


"Kerajaan kecil itu, bisakah mereka tak membuat masalah, bisakah mereka membuat ku beristirahat?, aku lelah jika harus selalu tenggelam dalam tumpukan dokumen ini, benar benar memuakkan" Ucapnya menghela nafas kesal, siapa yang menyangka jika tiran kejam ini bisa mengeluh selama ini bahkan Xi Lin tak pernah mendengarkan ya, namun?, pertemuannya dengan seseorang benar benar merubah hidup mahluk kaku ini, ia bahkan sudah mengeluh selama berbulan bulan, sejak insiden menemukan gadis yang di beri gelar permaisuri secara sepihak itu, hal yang bahkan tak pernah melintas di pikiran siapapun, seorang tiran yang jatuh cinta memang benar benar meresahkan, seorang mahluk kejam jatuh cinta, ini benar benar Gila

__ADS_1


"Ada bisa beristirahat sebentar yang mulia" Ucap Xi Lin pelan, sang kaisar sudah bekerja dengan sangat keras akhir akhir ini, bahkan sangat jarang beristirahat, ia tak bisa menyalahkan permintaan sang calon permaisuri yang meminta kesejahteraan pada sang kaisar dan dengan Tampa protes kaisar mematuhi apapun yang di inginkan oleh gadis bermarga Yu itu, Xi lin cukup lega dengan perubahan ini, meskipun menyebalkan setidaknya kaisar menjadi sosok yang lebih toleran, tak berambisi besar untuk memiliki dunia, tak lagi menjadi sosok yang kejam Tampa ampun, ia hanya fokus dengan apa yang ia inginkan, membuat mutiara keluarga Yu jatuh cinta padanya membuat mutiara keluarga Yu, terdengar sederhana namun yakin lah mendapat kan cinta seseorang bukan lah perkara mudah, kau harus berjuang untuk itu, menghabiskan begitu banyak uang, waktu dan tenaga, terlebih si gadis Yu yang terlihat tak tertarik padanya, namun kaisar


Wu dan kekerasan kepalanya tak akan pernah menerima penolakan, ia yakin cepat atau lambat ia akan mendapatkan gadis Yu itu,


"Bagai mana aku bisa istirahat jika pikiran ku tidak di sini" Keluh sang kaisar pelan, ia lelah namun matanya tak bisa terpejam, ia selalu memikirkan keadaan sang permaisuri di Kerajaan Xi'ang, menurut kabar yang ia dapat, sang permaisuri membawa seseorang ke kediaman mentri, meskipun hanya seorang bocah kecil, namun rasa khawatir itu masih tetap ada, bagai mana jika bocah itu?, bagai mana jika bocah itu mampu membuat hati sang permaisuri itu terkesan, ah ini benar benar menyebalkan, bahkan ia belum bisa melenyapkan jendral sialan yang selalu menempeli permaisurinya dan sudah datang pengacau baru, benar benar menyebalkan, satu saingan belum terselesaikan malah di tambah dengan saingan lainya, sejak awal ia tak pernah suka dengan jendral Fu, namun, ia bahkan tak memiliki kesempatan untuk melenyapkan sang jendral muda, hal itu di karenakan si pemuda selalu menempeli permaisurinya, gadis Yu itu benar benar membuatnya kehilangan dirinya sendiri, kepribadian acuh itu bahkan di tendang dengan Tampa perasaan,

__ADS_1


"Pekerjaan anda sudah hampir selesai, hanya beberapa hal yang pastinya bisa say atasi, dan lagi racun itu belum akan kambuh dalam waktu dekat, dan saya pikir anda pun pastinya sudah sangat ingin melihat wajah sang permaisuri" ucap Xi lin pelan, ia perlahan membereskan dokumen yang berada di meja, tinggal beberapa hal lagi, ia tak masalah jika di tinggal sebentar


"Lakukan semua Tampa ada kesalahan sedikitpun, habisi saja mereka yang berniat memberontak, seluruh kerajaan itu adalah milik ku, mereka hanya budak yang ku gunakan untuk menjaga wilayah ku, namun sepertinya mereka lupa diri, bereskan saja mereka" Ucapnya dengan nada dingin,


"mematuhi yang mulia" Ucap Xi Lin dengan patuh

__ADS_1


sedangkan kaisar Wu bahkan terlihat begitu bersemangat yang meninggalkan ruang kerjanya, tentu saja ia harus segera menuju kerjaan kecil itu, meskipun Kerajaan itu berniat untuk melepaskan diri, Wu Liang tak bisa menghancurkannya begitu saja, bagai mana pun permaisurinya berada di antara para penduduk Kerajaan kecil Xi'ang itu, dan ia tak ingin hal buruk mengusik gadis yang ia puja


"Kau terlalu bersemangat yang mulia, semoga kebahagiaan selalu berada di sisi anda, anda sudah cukup menderita selama ini" Ucap Xi lin menghela nafas pelan sembari menatap punggung sang kaisar yang sudah bergerak perlahan meninggalkan ruangannya, Xi Lin adalah orang yang berada di sisi kaisar Wu sejak muda, dan ia jelas tau betapa mengerikan dan menyedihkan masa lalu sang kaisar, ia bahkan tak habis pikir dengan apa yang terjadi saat ini, entah apa yang di berikan nona muda Yu itu pada Wu Liang hingga Wu liang bahkan begitu bertekuk lutut dibawah kuasanya, ia bahkan tak pernah menyangka jika sang junjungan yang begitu kejam acuh serta mahluk Yanga begitu kaku dan dingin seketika berubah seperti anak kecil, merengek setiap waktu, mengeluh kapan pengobatan ini akan berakhir, Xi Lin tak ingin membuat istana semakin suram, karena ini jelas hanya akan menambah pekerjaan dan hanya akan mempersulitnya, dan saat ini ia bahkan memilih untuk biarkan kaisar melepaskan rindunya pada sang nona muda keluarga Yu itu


__ADS_2