
Rembulan malam sudah menyapa, dan sampai saat ini pun Yu Ahli masih duduk diam di sisi sang kaisar, Xi Lin pun belum menujukan dirinya, memang obat yang di buat Xi Lin membutuhkan waktu cukup lama, harus di rebus selama empat jam dan di racik bersama dengan tumbuhan lainya
"Ahg" lenguh kaisar Wu yang perlahan membuka matanya, ia mengerjap beberapa kali saat menemukan siapakah yang sedang duduk tak jauh darinya, sepertinya ia masih begitu hanyut dalam dunia mimpi, bahkan Xi Lin pun menjadi begitu mirip dengan permaisurinya
"Kepala anda akan semakin pusing jika terlalu lama mengerjap seperti itu" Ucap Yu Ahli dengan nada malas, mahluk ini bahkan membuatnya begitu cemas dalam beberapa waktu ini, namun saat terjaga malah langsung membuat Yu Ahli merasa bad mood
"Permaisuri, ini benar kau?, dan kejadian tadi?"
"Jika bukan saya lalu yang mulia berharap siapa?" Ucap Yu Ahli dengan malas
"Apakah kau melihat semuanya"
"Iya"
__ADS_1
"Apakah Zen melukai mu?"
"Iya" jawab Yu Ahli pelan, kaisar Wu bahkan hampir membuatnya kehilangan nyawa karena begitu bersemangat menceknya, dan lihatlah, sampai saat ini pun merah di lehernya belum menghilang
"Kau sudah tau semuanya?"
"Anda hampir membuat saya tida yang mulia, bagai mana mungkin saya tidak tau" Ucap Yu Ahli pelan
"Maaf" Ucap kaisar Wu dengan kepala yang tertunduk dalam, dan hal ini membuat Yu Ahli memutar matanya dengan malas, mengapa dengan mahluk ini?, mengapa berubah menjadi seperti kucing yang penurut?, bukankah selama ini ia adalah singa yang kuat dan berkuasa, dan apa yang terjadi kali ini
"Sudah lah, jangan tujukan wajah bodoh itu, sekarang minum air putih, obat mu bahkan tak kunjung selesai, aku sudah menunggu sedari tadi namun Xi Lin bahkan tak kembali, panjang umurnya, yang di bicarakan malah dengan tak merasa bersalah datang"
"maafkan saya yang membuat anda kesulitan permaisuri, hanya saja pembuatan sup ini memang cukup menguras waktu" Ucap Xi Lin pelan
__ADS_1
"Sudah lah, tak perlu di pikirkan, semua sudah selesai juga, kemarikan sup itu, yang mulia sudah siap untuk meminumnya" Ucap yu ahli pelan, dan Xi Lin baru berani bergerak dan meletakan sup ke nakas tak jauh dari keduanya
"duduk lah yang mulia, kau masih sangat sehat hanya untuk menelan sup ini"
"Zen.. Zen"
"Tak perlu katakan apapun, habiskan obat mu dan kembali sembuh, jangan sampai kambuh di sembarang tempat, karena hanya akan menyulitkan mu, di masa depan katakan pada ku jika kau merasa tak nyaman" Ucap Yu Ahli sembari mengambil sup di nakas dan meniupnya perlahan
"Ahg, seperti ya Zen terlalu banyak bergerak sebelumnya, tangan Zen terasa begitu kaku"
"Ide bulus mu bahkan sangat mudah di tebak" Ucap Yu Ahli dengan nada mengejek
"Zen mengatakan yang sebenarnya"
__ADS_1
"sudah lah, jangan terlalu lama membela diri, buka mulut mu dan habiskan obat ini, segeralah sembuh agar tak merepotkan orang lain" Ucap yu ahli sembari meniup sup obat di tangganya, dan setelahnya sendok mulai bergerak mendekati mulut sang kaisar, dan setelahnya tentu saja sang kaisar meminum obatnya dengan begitu patuh