Nona Muda Yu

Nona Muda Yu
Kekanak kanakan


__ADS_3

"Nona?" Ucap jendral Fu menyapaku


"Lanjutkan saja latihan kalian, aku tak akan menganggu" Ucapku dengan nada ringan,


"Jie?, jendral Fu sangat kejam melatih ku, lihat lah?, bahkan aku tak di beri waktu untuk istirahat, lihatlah tubuh ku yang begitu kotor" rengekannya, hey jika tak kejam mana mungkin ia mendapat gelar itu, pada dasarnya dunia itu memang keras dan kejam bukan?, jika tak ingin lelah maka akan lebih baik berbaring dan bersantai di istana, jika berada di bawah naungan ku maka aku jelas memiliki kewajiban untuk melatihnya dan memastikan Jika ia akan menjadi seorang raja yang baik kelak


"Proses memang tak mudah yang mulia" Ucap Ku ringan


"Kau adalah penyemangat ku jie, jika tidak karena mu mana mungkin aku mau merepotkan diri dengan segala hal ini, akan lebih menyenangkan jika aku menghabiskan hari dengan teman teman musisi ku di jalanan" Ucapnya dengan begitu ringan, aku hanya menghela nafas pelan, bahkan aku tak menyangka jika sang putra mahkota sangat kekanak kanakan, bagai mana pun ia adalah seorang keluarga kerajaan, bersikap sembrono seperti ini sedikit kurang pantas, namun apa lah daya ku, sejak awal bertemu bocah ini sudah sangat keras kepala, dan mau tak mau aku harus mengalah, jika keras sama keras maka hanya berakhir dengan perdebatan tak berujung, jika ia ingin memanggilku kakak maka biarkan saja, toh dia memang lebih muda dari ku, aku hanya perlu membatasi diri ku sendiri, agar tak membuat keluargaku dalam masalah, sebenarnya aku tak terlalu suka masuk dalam masalah ini, namun?, kemanusiaan ku mengatakan jika aku harus membantunya, ia tak lebih dari seorang putra mahkota yang tak di inginkan


"Nona, ini barang yang anda inginkan" Ucap Ming ji pelan


"Baiklah, letakan di gazebo sana, aku akan melihat seberapa kuatnya putra mahkota kita" Ucapku dengan nada pelan


"Jangan remehkan aku jie, aku bahkan sangat pandai memanjat tembok, aku pasti bisa mengatasi ini, aku tak akan membuat mu kecewa, selain ibu masih ada kau yang harus ku buat bangga" Ucapnya dengan penuh percaya diri, aku hanya menunjukan senyum kecil dan menggukan kepala ku saja


"Kuda bukanlah tembok yang diam tak berkutik yang mulia, anda harus bekerja keras, saya akan mengunjungi anda minggu depan, selama itu harap yang mulia tak mempertanyakan keberadaan saya, belajarlah dengan lebih giat, agar dua bulan kedepan anda bisa kembali" Ucap ku lagi, bocah ini benar benar bermulut manis, jika sudah besar ia akan menjadi Playboy kelas kakap


"Kamu akan pergi ke mana jie?" Ucapnya dengan penuh tanya


"Ketempat yang tak bisa di jangkau manusia" Jawab ku dengan nada ringan

__ADS_1


"Apa yang kau lakukan disana?, aku akan ikut, untuk melindungi mu" Ucapnya penuh tekat


"Kau harus menjadi kuat dulu yang mulia, jika anda pergi seperti ini hanya akan merepotkan saya, berlatihlah dengan giat agar dapat mencapai hal yang anda inginkan"


"Baiklah jie, aku berjanji akan berlatih dengan giat, dan menjadi kuat, aku akan menjadi kuat untuk mu, untuk melindungi mu, setelah menjadi raja aku akan membawa mu ke istana dan menjadikan mu putri agung terhormat"


"Sebelum itu anda harus menjadi kuat dan memastikan jika tahta itu benar benar jatuh ke tangan anda" Ucap ku


"Tentu saja akan jatuh pada ku, aku adalah seorang putra mahkota"


"Jangan terlalu percaya diri yang mulia, banyak kelicikan di dunia ini dan kau harus berhati hati dan lebih jeli agar tak terjerumus dalam jurang penyesalan" Ucap ku lagi


"Selama kau ada bersama ku aku akan memastikan siapapun tak bisa menyakiti mu" Ucapnya dengan penuh tekat dan lagi lagi hanya ku balas dengan mengguk pelan dan segera meninggalkan tempat pelatihan, membiarkan jendral Ye dan Fu melatih Xi ling dengan benar, aku harus mendengar laporan dari bawahan ku, keadaan istana sedang tak baik baik saja, beberapa waktu lalu raja jatuh sakit hal ini jelas akan sedikit menggoyahkan pemerintahan


"Kudeta dari pihak pangeran ke empat" Ucap Bou Zi pelan


"Pangeran itu, aku juga sudah menduga, ia memang sangat licik, lihatlah ia masih bisa menujukan senyumnya saat berkhianat pada ayahnya sendiri" Ucap ku terkekeh pelan sembari memasukan kue bulan ke mulut ku, mengunyahnya dengan perlahan dan menikmati rasa manis dan gurih yang begitu ku sukai sejak berada di dunia antah berantah ini


"Bukan itu poinnya nona"


"Lalu?" Ucap ku menaikan alisku

__ADS_1


"terjadi kudeta dari berbagai pihak, hal itu tentu akan sangat merugikan pejabat yang tak berpihak seperti mentri Yu" Ucapnya pelan


"Bagai mana bisa" Ucap ku memiringkan kepala ku pelan, menanti penjelasan yang akan ia sampaikan


"Menurut sejarah, keluarga Yu Talah melayani kerajaan selama turun, dan selama ratusan tahun pula keluarga Yu selalu mengabdikan seluruh hidupnya pada raja yang berkuasa, terlebih siapapun itu, yang menjadi masalah saat ini beberapa pihak berusaha untuk menarik sang mentri dalam hal ini, tentu akan berakhir tidak baik, bagai mana pun mereka hanya memikirkan keuntungan yang mereka dapat Tampa menimbang resiko terburuk yang akan terjadi"


"Biarkan saja, aku yakin ayah akan mengambil keputusan yang tepat, aku yakin ayah tau yang terbaik untuk keluarga Yu kami, tapi?, tapi pihak mana saja ayang ikut berkontribusi dalam kudeta ini?, tentu saja tidak hanya ada satu kelompok" Ucapku pelan


"Hanya beberapa pejabat termasuk keluarga Xu"


"Bagai mana bisa?, bukankah keluarga Xu hanya bangsawan biasa yang sangat di hormati yang mulia?" Ucap ku memiringkan kepala ku pelan, berkhianat memang tak pernah pandang bulu


"Siapa yang tidak tergiur dengan tahta nona dan yah beberapa pejabat juga melakukan transaksi ilegal, ikut mendukung penggulingan tahta"


"Jika seperti itu maka kita tak bisa ikut campur hal ini, jangan merepotkan dirimu dengan para manusia serakah itu"


"Baik nona"


"Kau bisa kembali, setelah mata hari terbit ku harap kau bisa menyeret xio li ke hadapan ku, ada beberapa hal yang ingin ku tanyakan"


"Mematuhi"

__ADS_1


"Kau boleh pergi" bou zi hanya mengguk dan segera meninggalkan ku, aku menghela nafas pelan, saat aku sedang tak berminat untuk keluar, maka aku akan memilih untuk menghabiskan hari di halaman ku, yah aku sudah cukup lelah jika harus selalu bermain kejar kejaran dengan para pengawal ayah, untuk sementara waktu aku akan menjadi anak yang baik


__ADS_2