Nona Muda Yu

Nona Muda Yu
Keluar Istana


__ADS_3

Yu ahli berjalan ringan menuju gerbang utama, keadaan kaisar sudah teratasi, dan saat ini ia hanya perlu membiarkan Xi Lin merawat sang kaisar dengan baik, membiarkan kaisar memulihkan diri terlebih dahulu dan setelahnya tentu saja mengunjunginya sambil mengucapkan kata selamat


"jie, akhirnya aku bisa melihat mu kembali, ku fikir aku tak akan pernah bertemu dengan mu lagi" Ucap seorang gadis dengan penuh semangat, yah dia adalah Yan wa, atau biasa di sebut dengan gelar putri kedua belas, ia sudah tak bertemu yu ahli semenjak hari di mana mereka di serang saat bermain di pasar, setelah dari kerajaan Xio wan ia langsung di kurung di istana dengan alasan mendidik moralitas dan etika seorang putri bangsawan


"Kau?, Lama tak bertemu, bagai mana kabar mu nona Yan?" Ucap Huang Yin pelan, langkahnya menuju kereta di hentikan oleh rombongan prajurit istana kekaisaran


"Sangat buruk, setelah terakhir kali kehidupan menekan ku Tampa ampun" Ucap Yan wa menghela nafas pelan, seolah ia adalah orang yang paling kesulitan


"Ah jie, aku ikut berduka dengan musibah menimpa keluarga mu"


"Aku sudah baik baik saja, tak perlu cemas"


"Kau hari ini datang?"


"Untuk memberikan sebuah kejutan, sudah begitu lama aku terkurung dan menjalani hidup yang penuh tekanan"


"Kau tidak di masukan kedalam penjara, mengapa harus mendrama" Ucap yu ahli dengan nada malas, mereka sudah tak bertemu dalam waktu yang cukup lama, bahkan mereka tak saling mengirim surat setelah hari itu, dan kali ini?, Mereka berkesempatan untuk berjumpa dan menanyai kabar masing masing


"Kau tak akan pernah mengerti jie, akan lebih baik jika terkurung di penjara dari pada harus terkurung di kediaman dan setiap harinya selalu mendapat tekanan dari para guru yang di perintahkan mendidik ku" Ucap Yan wa dengan nada pelan pelan, ia bahkan sangat tersiksa karena ini, kehidupannya yang bebas seketika menghilang, ia bahkan sudah seperti seekor burung yang patah sayap, bagai mana tidak, setiap harinya ia harus membaca ribuan etika itu, ia harus belajar bagai mana cara berjalan, duduk dan bahkan makan pun harus di perhatian,


"Baiklah, baiklah, kau baru saja sampai akan lebih baik jika kau beristirahat, perjalanan yang kau tempuh sudah cukup jauh" Ucap Yu Ahli pelan, ia berencana akan keluar untuk membeli sesuatu, ia sudah meminta izin pada sang kakak, dan tentu saja ia mendapatkan izin itu dengan susah payah

__ADS_1


"Tentu saja, tapi aku harus menyapa paman dan bibi terlebih dahulu, ah iya jie, kau mau kemana?, Mengapa di temani begitu banyak pengawal" Ucap Yan wa pelan, saat ini ia berada di kerajaan Xio wan sangat tak sopan jika ia tak datang untuk menyapa paman dan bibinya


"Aku ingin ke luar istana untuk melakukan sesuatu, tapi kau jelas tau bagai mana tempramen kakak ku" Ucap yu ahli pelan, Yan wa mengguk pelan


"Ah, bagai mana jika aku ikut dengan mu?"


"Kau baru saja tiba, masih begitu lelah, dan lagi aku hanya membeli beberapa hal, kau kembali dan beristirahat lah" Ucap Yu Ahli pelan, ia ingin keluar sebentar, membeli beberapa hal yang tak bisa ia titipkan pada pelayan


"Ah baik lah, jika seperti itu, semoga perjalanan mu menyenangkan" Ucap Yan wa pelan dan hanya di balas dengan anggukan ringan oleh yu ahli dan setelahnya tentu saja melangkah untuk segera menuju tempat yang ingin di datang


"Nona, tubuh anda masih sangat lebah, jangan memaksakan diri untuk keluar"


"Ah baiklah nona"


"Kau sudah mengirimkan surat bukan pada Bao Zi?"


"Sudah nona, hanya saja tuan Xian li bahkan  tak pernah menujukan wajahnya selama beberapa bulan terakhir, apa yang terjadi?" Ucap Ming Ji pelan, ia sudah tak melihat pria menyebalkan itu selama beberapa bulan terakhir, tanda tanya jelas muncul di benaknya


"Ah dia?, Dia sedang berlatih pemurnian diri"


"Mengapa?"

__ADS_1


"Menurut ceritanya, di masa lalu ia adalah dewa yang di buang dari surgawi, karena memiliki tempramen yang begitu buruk, dan bahkan hal yang paling fatal ia pernah menggunakan iblis dari neraka untuk membantunya, karena itulah ia di kutuk, setelah berhasil kembali ke wujud semula ia tak bisa sekuat dulu, dan bahkan ia memiliki bekas hitam di tubuhnya, bekas ini di karenakan ia yang pernah membuat kesepakatan bersama para iblis, dan saat ia harus banyak bermeditasi untuk memurnikan diri, agar tak terkontaminasi, dan dapat berfikir dengan jernih"


"Sangat merepotkan, ku fikir hidup Seorang dewa sangat menyenangkan, memiliki kekuatan dan bisa melakukan apapun, namun siapa yang menyangka jika dewa pun memerlukan bantuan iblis dalam sebuah pencapaian" Ucap Ming Ji pelan, ia selalu berfikir jika menjadi mahluk abadi itu  menyenangkan, namun siapa yang menyangka ternyata dewa pun memiliki bebannya sendiri


"Dari itu ia memilih untuk bersembunyi, ia tak ingin melukai orang lain"


"Nona?, Dia pernah melukai anda?"


"Tentu saja tidak, ia bersembunyi untuk mengantisipasi hal itu terjadi, karena jika dia melukai ku sedikit saja, maka ia akan menghilang seperti tetesan darah yang jatuh"


"Bisa seperti itu?"


"Di masa lalu kami membuat kontrak dengan darah, dan karena itulah, ia akan menghilang dan musnah dari alam semesta" Ucap Yu Ahli pelan, karena alasan ini lah Xian li harus berhati hati, bagai manapun kehidupannya hanya karena setetes darah, dan jika darah itu jatuh maka ia akan menghilang dan jiwanya akan hancur dan musnah


"Benar benar merepotkan, seorang dewa, yang selalu di puja oleh manusia bahkan bisa melakukan kesalahan yang begitu fatal" Ucap Ming Ji menghela nafas pelan, ia tak mengerti hal seperti ini, yang ia ketahui bahwa Xian li bukan manusia bisaa, setelah di selidiki dan di amati barulah ia menyadari jika Xian li bukanlah mahluk sembarangan


"Ah sudah lah, biarkan dia memurnikan diri" Ucap yu ahli pelan, meraih gelas dan menuangkan teh kedalamnya,


"Benar nona, kita harus bersenang senang hari ini, setelah itu tentu saja kita akan kembali masuk ke istana dan kembali di jerat oleh segala hal menyebalkan itu" Ucap Ming Ji dengan nada penuh semangat, mereka sudah begitu lama berdiam diri di istana


"Tentu saja" Ucap yu ahli tersenyum lebar, dan setelahnya membiarkan kereta membawa mereka menuju pasar

__ADS_1


__ADS_2