
Persiapan launching sudah memasuki tahap akhir. Semua staff dibagian bandara khusus untuk perusahaan Rei telah mengamankan bandara untuk tempat acara yang akan mereka gelar. Di areal bandara sudah disterilkan dan drone pengaman siap mengawasi dari atas udara. Pesawat jet rancangan desain terbaru sudah siap di hanggar pesawat. Keluarga besar Rei menyambut peluncuran produk baru pesawat jet pribadi tersebut sangat antusias.
Rei dan Malika sudah memantapkan hati mereka untuk acara besar yang akan berlangsung besok. Tuan Alex dan Jack memastikan semuanya siap supaya tidak ada yang terlewatkan oleh mereka yang notabene sebagai penanggungjawab acara launching tersebut.
Acara ini akan dihadiri bukan hanya pengusaha maupun kline yang akan membeli pesawat tersebut, melainkan tokoh-tokoh penting yang menjadi tamu istimewa di acara tersebut.
Hanya menghitung jam acara tersebut membuat Rei makin gelisah, karena baru kali ini ia meluncurkan produk terbarunya setelah tiga tahun menikah dengan istrinya, apa lagi besok anniversary mereka yang ke 3 tahun, hadiah pernikahan untuk istrinya adalah pesawat jet hasil rancangannya.
Selama masa karirnya di dunia penerbangan, perancang pesawat jet ini adalah pesawat jet yang ke 5 yang akan diluncurkannya. Bukan cuma pesawat jet pribadi yang menjadi satu-satunya acara tersebut tapi acara itu akan diikuti peluncuran ponsel pintar produk terbaru milik Malika yang ada kaitannya dengan pesawat jet pribadi milik Reinaldi.
Sama halnya dengan Reinaldi, Malika juga ikut gelisah karena reputasi kedua perusahaan milik mereka akan dipertaruhkan esok.
Di tempat tidur keduanya hanya membolak-balikan tubuh mereka karena saking gugupnya, hingga balikan terakhir wajah mereka bersentuhan, keduanya terkekeh karena tingkah mereka seperti anak SMA yang sedang menghadapi UN besok, begitu ketakutan walaupun persiapan sudah mendekati sempurna.
Tatapan manik mereka bertemu, satu-satunya kegelisahan mereka akan segera hilang jika keduanya harus menjalani ritual bercinta, dengan bercinta setiap pasangan akan merasakan ketenangan.
"Apakah kamu masih gelisah sayang." tanya Malika pada suaminya yang kelihatan lebih tertekan dari pada dirinya.
"Lumayan sayang, karena perubahan hormonku seakan berbalik menyerang saraf-syarafku makin menegangkan." ucap Rei sambil menghembuskan nafasnya kasar.
"Maukah aku menenangkanmu sayang?"
"Apakah ini tawaranmu untukku? bukankah baru besok anniversary kita?"
"Yah, besok ya besok, apa salahnya melakukannya sekarang?" apakah ada tanda larangnya?"
Keduanya tertawa lepas di saat penghuni istana tersebut sudah terlelap tidur untuk menyambut hari bersejarah besok.
Rei kembali mendekati istrinya, melepaskan tekanan segala urusan dunia yang menghimpit urat syaraf mereka yang kian menegang, tubuh itu kembali menagih, karena ritual hubungan batin lebih dibutuhkan daripada sekedar istirahat tidur. Sesi percintaan mulai menggema diantara pekatnya malam. Hanya inilah yang bisa mengistirahatkan tubuh mereka dari siksaan kegelisahan hati yang masih terpaut dalam benak mereka. Olahraga diatas pembaringan berakhir dengan lelapnya tidur mereka, mengantarkan keduanya sampai hari esok menyambut fajar.
Penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah mereka yang sering bercinta dua kali seminggu lebih terkontrol ketika berbicara di depan umum. Bercinta juga mengurangi resiko setress dan menjadi obat tidur bagi mereka yang sulit untuk memejamkan mata karena tekanan pada keadaan tertentu. Jika setiap kali dilanda setress, bercinta adalah solusinya. Setelah bercinta maka setiap pasangan akan lebih siap dalam menghadapi tekanan pekerjaan dengan penuh keyakinan.
🌷🌷🌷
Anggota keluarga sedang menempatkan tubuh mereka diantara deretan mobil mewah siap mengantarkan mereka di tempat acara dengan pengawalan ketat oleh pengawal dan juga kepolisian setempat.
Khusus untuk keluarga inti Rei yang berada di mobil paling depan karena ia harus terlebih dahulu di sambut oleh para tamu undangan yang saat ini sudah memadati bandara.
Iring-iringan mobil keluarga Rei memasuki bandara bersamaan dengan iringan mobil tokoh-tokoh penting lainnya. Sebelum turun dari mobil, Malika menahan suaminya untuk membaca doa sebelum kakinya menyentuh bumi. Doa khusu dipanjatkan keduanya kemudian Malika mengecup bibir suaminya untuk memberikan kekuatan pada Rei.
__ADS_1
"Kamu siap sayang?" tanya Malika menatap wajah suaminya setelah ia mengecup bibir Rei dengan kelembutannya.
"Sudah, ayo kita turun!" jawab Rei singkat kepada Malika.
Pintu mobil dibuka, pasangan suami istri ini melambaikan tangan mereka ke para tamu undangan dan para wartawan yang sudah siap dengan kamera mereka untuk pengambilan gambar terbaik di acara yang sangat fenomenal ini. Acara dimulai dengan sambutan yang disampaikan oleh Alex kemudian Rei yang tampil di atas podium untuk meresmikan peluncuran pesawat jet terbaru hasil rancangannya. Pesawat besar bermesin turbo jet ini sudah meninggalkan hanggarnya dan bertengger di atas apron hold siap diresmikan oleh Reinaldi.
Ada yang menarik dari acara peluncuran produk pesawat jet terbaru milik perusahaan Rei. Sebelum pengguntingan pita dan penyerahan bunga oleh panitia acara, ada spanduk panjang yang di pegang oleh dua orang model cantik diantara dua sisi spanduk itu yang bertuliskan,
"Terimakasih untukmu yang telah mendampingi hidupku selama empat tahun ini, happy anniversary cintaku, Reinaldi untuk Malika"
Malika sangat terharu dengan ucapan yang tertera di spanduk itu.
Para tamu undangan ikut terharu membaca untaian kata dari seorang pengusaha hebat untuk istrinya. Rei menggandeng tangan istrinya, berdua menuju pita yang sudah siap digunting oleh Rei sebagai peresmian peluncuran pesawat jet terbaru.
Pita digunting, buket bunga diserahkan, dua biji coklat disuapkan oleh keduanya sebagai simbol kisah cinta mereka yang selalu terasa manis seperti coklat. Mungkin pasangan dikalangan masyarakat barat akan mengecup bibir pasangannya ketika sedang dalam keadaan bahagia, tapi tidak dengan pasangan ini, Malika lebih memilih mencium punggung tangan dan telapak tangan suaminya dengan penuh takzim. Momen haru itu terekam oleh para wartawan yang meliputi berita hari ini. Tepuk tangan meriah dari para hadirin yang ikut bahagia dengan ulang tahun pernikahan mereka yang dirayakan bersamaan dengan peluncuran produk pesawat dan juga ponsel pintar yang terbaru dari dua perusahaan suami istri ini. Pasangan jenius ini akan menjadi topik berita utama di setiap media elektronik maupun cetak. Sebagian besar berita akan dilangsir secara langsung oleh sebagian besar televisi swasta. Acara dilanjutkan dengan penerbangan pertama pesawat jet dengan nama
"REKA" merupakan singkatan nama mereka berdua.
Penumpang pesawat jet yang akan mencoba pertama kali duduk di atas pesawat itu adalah beberapa orang yang sudah dipilih secara acak oleh tuan Alex. Dengan kapasitas 20 orang penumpang termasuk pilot dan pramugari pesawat sudah siap tinggal landas. Rei dan Malika tidak ikut dalam rombongan itu, mereka hanya melihat pesawat itu terbang dan ingin mengetahui kelayakan pesawat itu yang sudah tertanam chips yang ada didalam mesin pesawat jet tersebut. Malika dan Rei mulai menyalakan ponsel pintar buatan Malika untuk mengetahui apakah cara kerja ponselnya dengan chips pesawat sesuai dengan presentasinya waktu itu.
Setelah sepuluh menit pesawat tinggal landas, pemilik ponsel pintar mulai membuka aplikasi terkait yang menunjukkan pergerakan pesawat pada titik koordinat yang melintasi daerah dimana pesawat itu sedang mengangkasa. Ternyata ponsel pintar itu berfungsi dengan baik chips yang ada di mesin pesawat itu memberikan respon pada ponsel pintar tersebut. Mereka tidak perlu lagi menunggu laporan dari ATC karena ATC hanya akan melaporkan bila terjadi sesuatu pada lalu lintas penerbangan ke warga sipil melalu berita televisi.
"Sayang kamu sudah lihat di aplikasi titik penerbangan pesawat jet milikmu yang terdapat di ponsel pintar ini sudah aktif?"
"Aku sudah melihatnya Malika, aku sangat percaya dalam waktu dekat perusahaan kita akan mendapatkan order besar dari perusahaan lain dan juga klien yang akan menggunakan produk kita dalam waktu yang bersamaan."
Tidak terasa pesawat jet itu sudah kembali lending di bandara setempat, tepuk tangan para hadirin menyambut pesawat jet tersebut. Senyum puas dari wajah penumpang yang turun dari pesawat jet baru tersebut. Satu persatu dari mereka menjadi incaran wartawan yang ingin menanyakan kesan pertama mereka yang merasakan kemewahan dengan fasilitas yang serba canggih yang terdapat di dalam pesawat jet keluaran terbaru tersebut.
Alex dan Jack meminta Malika dan Rei untuk melakukan konferensi pers yang sudah disiapkan oleh keduanya. Dengan langkah anggun dan gagah Malika dan Rei menuju tempat konferensi pers yang sudah menunggu mereka. Pembukaan awal wawancara itu dilakukan oleh Rei kemudian diikuti oleh Malika yang akan menjelaskan produk mereka masing-masing.
Wartawan: "Selamat atas kesuksesan Anda tuan Reinaldi atas peluncuran produk baru anda kali ini. Apa yang sangat istimewa dari pesawat jet keluaran terbaru yang saat ini diluncurkan oleh perusahaan anda tuan Rei?"
Reinaldi: "Tentu saja pesawat jet rancangan terbaru milik saya kali ini sangat istimewa karena pesawat jet itu bukan saja desain interiornya yang menjadi faktor penting dalam menunjang kebutuhan para pemakainya namun ada bagian lain yang menjadi daya tarik tersendiri dimana pesawat jet pribadi ini telah dilengkapi dengan chip yang merupakan alat pelacak yang dapat dipantau langsung oleh pemiliknya entah itu perorangan maupun perusahaan yang sudah membeli pesawat jet kami.
Wartawan: "Bagaimana cara kerja chip itu tuan dan siapa yang menciptakan chips itu untuk melengkapi rancangan desain anda kali ini?"
Reinaldi: "Chips akan mengirimkan sinyalnya dengan menunjukkan letak titik koordinatnya setelah mencapai ketinggian beberapa ratus kaki dari permukaan laut maupun darat setelah sepuluh menit penerbangan dihitung mulai dari tinggal landas. Tentu saja alat pelacak itu bekerja dan mengirim sinyalnya melalui ponsel pintar ciptaan istri saya Malika karena dialah orang pertama yang menciptakan chips itu untuk melengkapi rancangan desain pesawat jet milik perusahaan saya kali ini.
Wartawan: "Berarti dua produk ini saling berkaitan fungsinya tuan?"
__ADS_1
Reinaldi: "Iya anda benar!" tanpa adanya ponsel pintar ciptaan istri saya ini, maka chips yang sengaja dipasang di pesawat itu tidak akan terlacak oleh ponsel atau alat lainnya. Karena ponsel pintar dan chips itu adalah satu kesatuan komponen yang dirakit dan dihubungkan alat pelacak ini dari chips melalui ponsel pintar ciptaan Malika.
Wartawan: "Bagaimana anda bisa menemukan ide itu tuan, untuk menciptakan chips pesawat sebagai alat pelacak yang bisa mengirim sinyalnya ke ponsel milik istri anda, apakah ada hal menarik dari awal chips ini digunakan untuk melengkapi rancangan desain pesawat jet terbaru kali ini tuan?"
Reinaldi tidak mau menjawab pertanyaan wartawan yang satu ini karena ini ada kaitannya dengan putra mereka Ezra yang telah ditemukan dengan alat pelacak yang dirancang oleh Malika dengan memasang alat itu pada kancing baju pada putranya, alat itu akan berfungsi apabila suhu tubuh pemakainya bersentuhan langsung dengan alat pelacak tersebut. Dengan alat pelacak itu mereka bisa mengetahui keberadaan putra mereka yang pernah diculik oleh mantan mertua istrinya beberapa tahun yang lalu. Jika dijawab akan timbul pertanyaan baru dari para wartawan yang diantara mereka adalah wartawan infotainment. Jika kasus penculikan itu terekspos oleh media bukan tidak mungkin perusahaan mereka juga akan hancur dan reputasi keluarga mereka akan hancur seketika.
Reinaldi: "Saya rasa cukup sekian dari saya untuk lebih lanjutnya kalian bisa menanyakan perihal peluncuran produk terbaru kami melalui tuan Alex atau Jack asistennya. Sekian dari kami, terimakasih atas perhatian kalian yang sudah memuat berita terbaik untuk produk baru kami berdua. Selamat siang semuanya.
Reinaldi dan Malika berdiri sebentar memberikan kesempatan para wartawan mengambil foto mereka. Keduanya saling menatap dan merangkul, ingin menunjukkan kemesraan mereka pada para pemburu berita tersebut.
"Happy anniversary tuan Rei dan nyonya Malika semoga tetap terjaga kebahagiaannya." ucap salah satu wartawan tersebut.
Keduanya meninggalkan kompresi pers dan kembali bertemu dengan para tamu undangan lainnya yang sudah menanti mereka. Wartawan masih mengejar pasangan ini, mereka meminta Reinaldi untuk foto bersama dengan anak-anaknya karena bertepatan dengan momen anniversary keduanya. Malika mengambil putri kembarnya dari mamanya dan Ezra yang sedang duduk bersama opanya tuan Romi diminta daddynya untuk melakukan foto bersama. Baby kembar Rania dan Tania yang saat ini sudah berusia sepuluh bulan digendong oleh daddy dan mommynya sedangkan Ezra berdiri diantara orangtuanya. Mereka mulai mengatur gaya untuk memuaskan permintaan para wartawan mengambil foto keluarga kecil ini. Cantik dan Tampan diturunkan dari orang tua yang memiliki paras yang sama itulah gambaran kecil keluarga ini, kejeniusan putra-putrinya jangan ditanya, jika ketahuan wartawan aset hidup mereka ini bakalan jadi incaran berita. Untuk menghindari pertanyaan selanjutnya, putra putrinya langsung diamankan oleh panitia penyelenggara acara launching produk terbaru milik mereka ke tempat yang lebih aman.
🌷🌷🌷🌷
Kembali ke istana, keluarga besar Reinaldi sudah menyiapkan acara lanjutan yaitu pesta ulang tahun pernikahan untuk Reinaldi dan Malika sekaligus perayaan atas keberhasilan launching produk terbaru mereka hari ini. Acara tersebut dirayakan hanya keluarga besar saja tidak mengundang yang lainnya karena Reinaldi ingin merasakan kebahagiaannya tidak terganggu oleh orang lain, mengingat pernikahan mereka yang telat harusnya terhitung dua tahun setelah kelahiran baby Ezra tapi ini dihitung menjadi 4 tahun disesuaikan dengan masa kehamilan Malika yang tidak diketahui oleh Reinaldi. Untuk berjaga-jaga agar putranya suatu saat nanti tidak akan bertanya mengapa ulangtahun pernikahan mereka tidak sama dengan usianya atau lebih dari usianya.
"Sayang, mau istirahat dulu atau langsung merayakan ulang tahun pernikahan kita?" tanya Rei pada istrinya setelah mereka berdua ada dikamar.
"Sekalian saja sayang, kalau istirahat dulu malah membuatku jadi malas." ucap Malika yang sedang mengganti busananya.
Keduanya kembali segar dan ketika pintu kamar dibuka, taburan kelopak mawar dan kue ulangtahun pernikahan yang tertancap dengan empat batang lilin menyambut keduanya. Nyonya Ambar dan tuan Romi yang memberikan ucapan pertama mereka kepada Rei dan Malika kemudian orangtuanya Malika. Kelucuan terjadi ketika anak-anak mereka berebutan ingin meniup lilin yang terdapat di kue itu. Rei dan Malika gemas dengan anak-anaknya yang lebih duluan meniup lilin-lilin itu. Kemeriahan itu dilanjut dengan makan bersama keluarga besar, senda gurau kembali terjalin akrab di acara ulang tahun Rei dan Malika. Malika yang tampil cantik dengan dress lengan pendek berwarna merah dan juga Rei tetap menggunakan teksedonya.
🌷🌷🌷🌷
Malam merentangkan waktunya untuk insan-insan yang ingin melepaskan lelahnya dari cengkraman aktivitas mereka. Bagi pasangan yang baru merayakan anniversary mereka kini sedang menikmati dansa dikamar mereka, instrumen musik mengalun syahdu mengiringi dansa keduanya. Malika tampak hanyut dalam pelukan suaminya, ketenangan dan kenyamanan seakan tersimpan dalam pelukan Rei, setiap kali hatinya gundah pelukan suaminya adalah obat mujarab untuknya. Rei sangat senang dengan sifat manja istrinya yang selalu merengek untuk minta dipeluk kalau sudah berduaan. Bagi Rei, istrinya seperti gadis kecil yang selalu butuh perhatiannya. Inilah yang disukai oleh setiap lelaki jika sudah berumah tangga, ia menjadikan dirinya bukan hanya kepala keluarga yang hanya memberikan nafkah lahir batin tapi memberikan perlindungan sederhana yang dibutuhkan istrinya kala sedang berduaan yaitu pelukan hangat.
Musik berhenti, dansa pun usai, keduanya melanjutkan acara sakral mereka diatas pembaringan sebagai penutup rangkaian acara hari ini. Pelukan dan ciuman serta erangan dan lenguhan terdengar indah untuk keduanya sebagai pembakar semangat untuk meraih puncak kenikmatan bersama.
"Selamat datang hari esok jadikan kebahagiaan kami berdua sebagai kekuatan cinta yang sedang kami bina, singkirkan kerikil kecil saat kebahagiaan ini terancam oleh tawaran para penggoda diluar sana.
Terimakasih cinta, terimakasih sudah mencintaiku sepenuh hatimu, terimakasih Tuhan karena Engkau mentakdirkan kami bersatu dalam mahligai perkawinan. Semoga kesetiaan selalu terjaga di hati kami..aamiin."
🌷🌷🌷🌷
Di tempat lain Alex dan Jack sedang mencari Serly yang hilang begitu saja setelah acara launching berakhir. Alex begitu takut kehilangan lagi gadisnya tampak panik, ia mengerahkan semua personil keamanan yang ada areal bandara untuk mencari sosok Serly yang awalnya pamit ke toilet setelah tidak kembali ke tempat Alex yang sedang menunggunya untuk ke restoran. Berkali-kali ponsel Serly dihubungi Alex, Jack yang sudah mendatangi apartemen Serly dan juga tempat agensi model brand ambasador mereka itu tidak ditemukan disana. Laporan terus masuk diponsel Alex yang melaporkan bahwa keberadaan Serly telah raib entah ke mana perginya gadis itu. Jack menghubungi tuan Saga sebagai pemilik agensi model tersebut, namun jawaban dari orang itu tidak sesuai yang diinginkan oleh Jack.
"Kemana kamu pergi sayang?" tanya Alex lirih.
__ADS_1
"Jika sesuatu terjadi padamu lagi, aku tidak akan memaafkan diriku lagi, ya Tuhan jangan lagi mengujiku dengan rasa kehilangan kekasihku, karena aku sudah sebatang kara begitupun dirinya." doa Alex memohon atas keselamatan Serly.