Obat Jiwa CEO

Obat Jiwa CEO
"TIGA TAHUN KEMUDIAN"


__ADS_3

Setelah dinyatakan bahwa tubuh Raffi tidak bisa ditemukan oleh tim SAR dan orang-orang suruhan Rei, akhirnya keluarganya menganggap ia sudah meninggal dunia. Sarah yang tidak lagi bergairah menetap di Jakarta, memilih pulang kembali ke negara asalnya Wina Austria bersama anak kembarnya yang sudah berusia tiga tahun lebih.


Aida dan dokter Willy akhirnya menikah dan mereka dikaruniai bayi perempuan yang sangat lucu yang berusia dua tahun, Aida ikut suaminya menetap di Amerika. Rena sudah memiliki dua putra yang keduanya sama-sama berjenis kelamin laki-laki. Malika juga kembali melahirkan anak kembar laki-laki dan perempuan yang sekarang ini berusia kurang lebih dua tahun. Rei memiliki asisten baru yang menggantikan Raffi di perusahaan maskapai penerbangan internasional miliknya di Jakarta.


Kedua perusahaan Rei makin sukses baik yang ada di Indonesia maupun yang ada di Jerman. Begitu juga dengan perusahaan Malika yang sudah menyebar penjualan kosmetik dan suplemen pengharum tubuh wanita sampai menembus pasar internasional.


Alex dan Lili, juga memiliki satu anak perempuan cantik dan Lili saat ini sedang menantikan kelahiran bayi mereka. Lili mendirikan sekolah modeling. Alex dan Lili sudah tidak merasa sebatang kara lagi, karena mereka kini sudah memiliki keluarga kecilnya. Lili pernah pulang kembali ke kampung halamannya di pulau Karimun Jawa. Rumah bekas peninggalan orang tuanya yang sekarang sudah di sulap menjadi resort cantik, area di sekitar rumahnya di beli oleh Lili untuk memperluas resortnya. Resort itu menjadi tempat singgah para turis lokal maupun turis asing. Adanya resort itu, perekonomian di pulau tersebut makin menjanjikan prospek kehidupan yang layak untuk warga di wilayah tersebut.


Ezra masuk sekolah internasional yang berada di Jakarta, karena kejeniusannya ia sekarang sudah duduk di Kelas 9 tingkat SMP mengikuti akselarasi dalam usia sebelas tahun. Sedangkan Rania dan Tania berada di sekolah dasar swasta, sekolah Islam dan sudah berada di kelas 6. keduanya tumbuh menjadi gadis kecil yang sangat cantik, warisan kecantikan keduanya yang diturunkan oleh mommy mereka, Malika.


🌷🌷🌷


Cuplikan adegan Rei dan Malika.


Rei mengajak keluarganya berlibur ke gunung Bromo Malang. Dengan menggunakan pesawat jet pribadi, keluarga itu bertolak ke kota yang terkenal dengan kota apel Malang.


Setibanya mereka di sana, keluarga itu menginap disebuah hotel mewah yang terdapat di kota tersebut. Hanya untuk mendapatkan panorama alam yang memanjakan mata mereka yaitu menyaksikan matahari terbit di atas puncak gunung Bromo, keluarga itu sudah bersiap-siap berangkat ke gunung Bromo sebelum fajar menyingsing. Di temanin udara dingin menusuk tulang mereka akhirnya berangkat.


Pakaian tebal dilapisi jaket yang juga harus tebal menjadi pakaian wajib yang harus dikenakan oleh para pengunjung untuk naik ke bukit tanjakan satu jika ingin menyaksikan matahari terbit atau lebih dikenal dengan sebutan golden sunrise. Bukan hanya satu saja pesona alam yang terdapat di daerah gunung Bromo, di sana juga kita bisa melihat pembentukan kawah di lembah gunung bekas letusan gunung Merapi tersebut.


Hamparan pasir yang dijuluki pasir berbisik yang dikelilingi bukit-bukit yang tertanam kokoh di sekitarnya belum lagi pemandangan alam yang indah di kawasan pegunungan Bromo menjadi sebuah keistimewaan.


Untuk mencapai ke puncak tersebut, kita harus menumpang mobil jip yang sudah berbaris siap untuk mengantar para pengunjung. Setibanya mereka di atas puncak bukit Bromo, tepat di saat matahari terbit mengeluarkan sinar lembut menghiasi alam dengan nuansa warna emas yang menyejukkan mata. Maha besar Engkau ya Allah yang menciptakan fenomena alam yang telah ribuan tahun setia menemani bumi.


Karena terasa lelah ketika hampir sampai di atas puncak bromo Malika meminta gendong kepada suaminya. Rei dengan setia menggendong istrinya di atas punggungnya. Dengan begitu Malika mulai merasa nyaman dan hangat. Sambil berjalan keduanya bercerita tentang perjalanan cinta mereka selama sebelas tahun menikah.


"Sayang tidak terasa sudah sepuluh tahun kita hidup bersama," ucap Malika kepada suaminya.


"Iya sayang, kita dikaruniai kelima orang anak yang sangat cantik, tampan dan juga jenius. Berkah dari Allah yang tidak disangka-sangka, bertemu denganmu adalah hal yang terindah yang sampai saat ini aku masih terus memikirkannya. Perjalanan cinta kita yang unik walaupun dimulai dengan satu kesalahan dan banyak sekali rintangan namun berakhir dengan kisah manis dengan kehadiran buah cinta kita." ungkap Rei panjang lebar kepada istrinya Malika.

__ADS_1


"Rei, apakah kamu tetap mencintaiku jika suatu saat nanti aku tidak lagi secantik sekarang ini?" pasti aku akan menua, kulitku berangsur keriput, pandanganku mulai kabur dengan bantuan kaca mata aku mulai membaca tulisan yang awalnya buram menjadi tulisan yang lebih besar, bukankah itu menakutkan?" tanya Malika sambil mengeratkan pelukannya pada leher suaminya sedang berjalan mendaki ke atas puncak gunung Bromo Malang.


"Dengar sayang, kalau cinta dimulai dengan melihat keadaan fisik, usia cinta itu hanya sampai pada batas fisik semata, jika itu menjadi ukurannya. Namun jika cinta dimulai dari hatimu, semua kekurangan yang ada pada pasangan menjadi kelebihan untuk lebih kuat tumbuh cinta itu dihati kita." ujar Rei meyakinkan Malika dengan suara nafas yang sudah mulai terdengar tersengal satu persatu.


Ia kemudian menurunkan ratunya itu karena mereka berdua saja yang baru tiba dipuncak Bromo sedangkan putra putri mereka dan juga kedua orangtua mereka sudah berada diatas puncak ditemani sebagian pelayan mansion yang ikut dalam rombongan tersebut. Mereka pun mengabadikan momen berharga itu dalam ponsel mereka masing-masing. Baby Raffa dan Nafa meminta gendong kepada mommy dan daddynya. Kedua bayi kembar itu yang memiliki wajah perpaduan antara Malika dan Rei kelihatan sangat menggemaskan.


🌷🌷🌷


Cuplikan adegan Aida dan dokter Willy.


Dokter Willy yang baru pulang pulang ke apartemennya di sambut oleh istrinya Aida dan putri cantik mereka Najwa,


"Daddy!" panggil Najwa dalam gendongan ibunya ketika melihat daddynya yang baru pulang.


Dokter Willy menyambut putri cantiknya yang sudah tidak sabar ingin digendong oleh daddynya.


"Najwa belum bobo sayang?" tanya dokter Willy kepada putrinya Najwa.


"Jadi Najwa saja yang kangen sama aku," tanya dokter Willy yang mulai menggoda istrinya.


Dokter Willy menaruh putrinya bermain bersama bonekanya, ia kini sudah memeluk istrinya dari belakang dan meletakkan wajahnya dipundak Aida. Kedua tangannya sudah merayap ke dalam segitiga bermuda Aida. Des**an Aida terdengar menggoda saat suaminya mulai memainkan sesuatu dibawah sana. Akhirnya keduanya sudah bertempur mencari ujung kenikmatan masing-masing.


🌷🌷🌷


Cuplikan adegan Alex dan Lili


Di pusat perbelanjaan Alex dan Lili berada saat ini. Lili yang masih sibuk mencari baju-baju bayinya, tengah asyik memilih namun tiba-tiba serangan kontraksi mendadak pada perutnya membuatnya berteriak hingga mengagetkan Alex yang sedang membalas pesan pada kliennya.


"Auhhgg!" pekik Lili sambil memegang perutnya dengan wajah yang menahan sakit yang amat sangat.

__ADS_1


"Ada apa sayang, apakah kamu mau melahirkan?" tanya Alex panik melihat kondisi istrinya yang saat ini sudah meneteskan darah di sela paha dan betisnya.


Alex langsung menghubungi Jack untuk membawa helikopternya menuju di atas gedung di pusat perbelanjaan tersebut. Alex menggendong Lili langsung masuk ke dalam lift yang mengarah langsung ke atas gedung pasar raya tersebut. Tidak lama berselang Jack sudah datang dengan helikopter untuk membawa istrinya ke rumah sakit. Di perjalanan ketuban Lili langsung pecah, kontraksi kembali datang menyerang perut dan pinggangnya, teriak histerisnya makin membuat suaminya menegang.


"Alex, ini sakit sekali sayang," rengek Lili kepada suaminya.


"Jangan membuatku takut sayang, sebentar lagi kita akan sampai." ucap Alex yang memeluk istrinya sambil mengusap perut Lili.


Dalam waktu tujuh menit helikopter itu sudah sampai di halaman parkir rumah sakit yang tampak lengang karena tidak ada parkiran kendaraan mobil. Tim dokter dan suster langsung menangani Lili membawanya ke ruang bersalin. Karena air ketuban Lili yang sudah pecah membuatnya mudah untuk melahirkan. Dengan satu tarikan nafas, ia bisa mengejan mengeluarkan bayinya yang selama sembilan lebih tumbuh dan besar dalam rahimnya. Suara tangis bayi berjenis kelamin laki-laki itu menggema dalam ruangan hingga terdengar oleh Alex.


Lelaki tampan itu tak berhenti bersyukur atas karunia Tuhan kepada keluarga kecilnya. Iapun menemui istrinya setelah dokter mengatakan istrinya siap ditemui. Bayi yang masih berada di atas dada Lili sedang mencari put*ng ibunya. Alex mengecup bibir istrinya karena telah memberikan sepasang anak untuknya. Keduanya nampak bahagia.


🌷🌷🌷


Adegan Sarah


Sarah kembali menekuni dunia teater yang membesarkan namanya, setelah pementasan drama kolosal kali ini dengan peran utama yang ia mainkan dalam drama itu berhasil menguras emosional penonton di gedung teater yang ada di kota Wina Austria tersebut. Sambutan tepuk tangan dari para penonton begitu riuh setelah pementasan drama kolosal itu berakhir.


Sarah dan teman-temannya sudah kembali berada diruang ganti, banyak diantara mereka memuji peran Sarah yang sangat memukau perhatian penonton dan diantara mereka sendiri. Saling memberikan ucapan selamat diantara mereka yang di iringi tangis dan juga tawa. Tidak lama semuanya sudah berganti baju dan beranjak meninggalkan ruang ganti itu menuju ke rumah mereka masing-masing. Teman-temannya pamit kepada Sarah duluan. Sarah yang selalu menjadi terakhir pulang, setiap kali berakhirnya pementasan. Sarah kemudian merapikan kembali kembali barang bawaannya ke dalam koper miliknya. Sejenak ia tampak diam dan melamun, hatinya masih saja merasakan kerinduan kepada suaminya Raffi.


Sarah kembali menangis, meratapi nasibnya yang ditinggal pergi oleh suaminya ketika usianya masih muda yang masih mengharapkan belaian suaminya dan kehadiran suaminya untuk anak kembarnya yang saat ini sangat dibutuhkannya. Di ruang ganti yang sudah nampak sepi itu ia masih saja menangis dan terus bergumam menyebutkan nama suaminya.


"Sayang, entah dimana kini kau berada, aku sudah mencoba untuk mencari selama tiga tahun ini. Sayang aku sangat merindukanmu, apa lagi di malam sesunyi ini, makin membuatku merasa kesepian. Raffi..Raffi..sayang..hiks!..hiks!..hiks!" aku kangen sayang." teriakannya memecahkan kesunyian dimalam itu.


"Sarah, sayang aku juga merindukanmu cintaku!"


Sarah mendongakkan kepalanya dan betapa terkejutnya ia ketika melihat sosok yang sangat dirindukannya saat ini sudah berada dihadapannya.


"Raffii!" ucap Sarah setengah tidak percaya dengan pengelihatannya.

__ADS_1


"TAMAT"


__ADS_2