Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Episode 13 Dekat Dengan Ethan


__ADS_3

Namun nampak Ethan yang ada di kursi dengan tumpang kaki wajah nya datar menatap Risa, rambut nya tersisir rapih dengan setelan jas hitam kemeja hitam salur nya.


"Tuan ada di sini." Ucap Risa menghampiri nya


"Mamah di mana?." Tanya Risa


"Aku ke sini mau ngambil berkas Ibu mu kata nya kamu tau berkas itu di simpan jadi aku kesini."


"Berkas yang mana? Emang tuan muda butuh berkas ap." Ucap Risa memanggil nya tuan karena pakaian yang ia kenakan.


"Data data aset perusahan Ibu kamu meski perusahaan itu hanya perusahaan kecil tapi ibu mu mengolah nya dengan baik."


"Oh itu ada di kamar nya." Ucap Risa menyimpan tas nya di sofa dan pergi ke kamar Ibu nya


Saat sampai Risa lantas menjinjit kan kaki nya meraih ke rak itu dan membuka nya ia berusaha sekuat tenaga untuk mengambil nya karena rak itu agak terallu tinggi entah Risa yaang terlalu pendek.


Ia pun berhasil meraih nya namun tiba-tiba saat kepala nya tidak menadah lagi,kepala nya sunggung terasa berat,pusing dan sakit karena mengadah terlalu tinggi.


"Aawhh." Ucap Risa menyentuh kening nya yang tiba-tiba terasa pusing.


Tubuh Risa mulai kehilangan ke seimbangan ia hampir jatuh.


"ah"


Di saat yang tepat Ethan menangkap tubuh itu hingga ia jatuh kepelukan nya.


Ethan menatap Risa dengan mata yang menutup rambut nya terkibas di sela pipi dan bibir nya.


Saat Risa membuka mata nya karena seseorang telah menolong nya.


Mata coklat itu menatap mata hitam Ethan dengan wajah dan bibir nya yang merah terang.


Ethan merasakan tubuh itu sangat hangat menandakan suhu tubuh nya meningkat.


Risa menatap wajah Ethan yang mempesona ia sungguh terlihat dewasa.


"Kamu gak papa, kamu demam yah."


"Gak papa ko tuan." Ucap Risa yang beranjak berdiri.


"kening kamu panas." Ucap ethan sambil menyentuh kening nya.


"Gak ko gak papa nanti juga sembuh." Ucap Risa.


Namun ke adaan tubuh nya tak begitu ia terlalu memaksakan tubuh nya untuk bergerak,ia tidak peka akan tubuh nya dan melupakan rasa sakit nya namun apalah daya ketika ia memaksa untuk berdiri lagi.


Sontak Risa malah semakin pusing dan dia jatuh pingsan lagi di pelukan Ethan.


"Astaga badan nya sangat panas." Ucap Ethan yang langsung menggendongnya pergi ke rumah sakit.


Risa pun di berikan pertolongan di sana


Tak lama waktu menunjukan pukul 9 malam


Saat Risa mulai sadar ia melihat dengan semua benda yang terlihat bergoyang kini mulai sama seperti biasa nya saat ia menengok ke samping ia melihat sosok pria yang tengah tertidur di sofa dengan kemeja yang di buka 3 kancing nya laptop yang menyala.


Ia lantas melihat tangan nya yang di infus


"Aku di mana?." Ucap Risa yang sontak membangun kan sang Ethan.


"Kamu di rumah sakit,tadi sore kamu pingsan."

__ADS_1


"Gimana kamu udah lebih baik."


"Iya rasa nya sudah lebih baik."


Wajah Risa kini sangat puca.t


"Kamu makan ya biar aku ambilin makanan."


"Gak usah tuan aku gak laper ko"


"Tapi kamu harus makan,Ibu mu dalam perjalan nan kemari."


Ethan pun pergi ke luar untuk membeli makanan.


"Lagi lagi dia menolong ku, kenapa akir akhir ini aku selalu sakit yah apa jangan jangan karena begadang ngerjain banyak tugas dan masalah datang silih berganti."


"Huft aku harus biarin tubuh ini istirahat dulu deh aku harus menyayangi diriku sendiri." Ucap Risa menyemangati diri nya sendiri.


Tak lama Ethan datang dengan makanan ditangan nya.


"Ini makan yah bubur sama sup ayam aja dulu biar tubuh kamu seger." Ucap Ethan sambil membereskan tempat makan.


" ini makan lah." Ucap Ethan ingin menyuapi


"Tidak perlu tuan gak usah repot repot biar aku aja."


"Ya udah ini."


Risa pun mengambil sendok itu namun tangan nya malah gemetar spontan ia syok kenapa tubuh nya selemah ini.


"Aku kan udah bilang biar aku yang suapin, ini makan."


"Maaf jadi menyusahkan tuan muda."


"Gak papa sekarang kamu tanggung jawab ku"


"Maksud nya"


"Iya kamu tanggung jawab ku sebelum ibu mu datang." Ucap Ethan tersenyum.


Risa pun tersenyum mendengar hal itu.


"Dan jangan panggila ku tuan panggil saja namaku itu lebih baik tapi hanya antara kita berdua."


"Ok"


Tak lama Ibu Dita datang.


"Risa kamu gak papa?."


"Gak papa ko mah cuma lemes doang."


"Kamu kenapa ko mamah perhatiin akhir akhir ini kamu murung terus,apa ada masalah."


"Gak papa ko mah."


"Kamu udah makan?."


"Udah ko mah tadi suapin sama tuan muda"


 

__ADS_1


Ibu pun menatap Ethan yang tengah sibuk dengan laptop nya.


"Tuan termakasih banyak telah menjaga putri ku."


"Iya Bu gak usah sungkan."


"Bentar yah Ibu urus administrasi dulu."


"Iya Mah."


Tak lama Ibu nya beranjak pergi ke luar


Risa pun menatap Ethan yang tengah menggunakan laptop nya ia menyandar kan kepala nya di tangan nya rambut hitam itu sedikit acak-acakan,dasi nya hanya menggantung terlepas di pundak nya.


Merasa di perhatikan Ethan memanglingkan mata nya dan menatap Risa.


"Kamu kenapa lihatin aku,aku tampan yah."


Sontak Risa memalingkan wajah nya kala Ethan tau dia memperhatikan nya.


"Tidak juga biasa aja." Ucap Risa dengan pipi merah nya.


"Masa ... " Ucap Ethan yang menghampiri Risa


Saat Risa melihat tangan Ethan mendekati kenging nya Risa menutup kenging nya dengan tangan nya, takut di jentik nya namun ternyata Ethan hanya ingin memeriksa suhu tubuh nya dan tangan mereka pun bersentuhan.


Mata Risa menatap Ethan dari sela sela tangan nya.


"Panas kamu udah turun yah."Ucap Ethan yang melepas tangan nya.


"Kamu lebih baik istirahat lagi."Ucap Ethan.


"Enggak ah aku gak ngantuk tadi kan udah tidur nyenyak banget."


"Risa." Ucap Mamah


"Tunggu bentar ya mamah mau pulang takut dirumah gak di kunciin nanti ada pencuri bobol rumah kita." Ucap Mamah


Sontak Risa pun ingat jika rumah tak ia kunci.


"Ah iya mah aku lupa rumah gak di kunci."


"iyalah siapa yaang kunci kamu kan pingsan." Ucap Ethan.


"Bentar yah nanti Mamah balik lagi jaga in kamu."


"Gak usah Bu biar aku jagain lebih baik Ibu istirahat dirumah dari sana ke sini bukan lah jarak yang dekat." Ucap Ethan


Ibu Dita pun merasa tenang saat tuan muda mengatakan hal itu beban di pundak nya berkurang sedikit.


"Mm baiklah Ibu pulang dulu yah Risa, cepet sembuh nanti pagi pagi banget mamah ke sini jemput kamu." Ucap Ibu nya sambil mencium kening nya.


"Iya mah."


Ibu nya pun lantas pergi.


Saat ibu nya sudah pergi Risa lantas turun dari ranjang dengan infusan yang ia dorong untuk melihat ke luar jendela untuk memperhatikan Obu nya pergi.


Saat Ibu nya terlihat sudah turun dan menaiki mobil nya Risa merasa tenang.


"Kamu liatin apa?."

__ADS_1


__ADS_2