
"Hey Arin!!."
Mereka berdua pun menoleh
"radit?Ada apa ko kamu di sini?." Ucap Arin
"Aku butuh bantuan kamu bentar Rin tugas kelompok kita belum lengkap."
"Kenapa belum,bukan nya kemarin udah selesai,aku kan mau main sama Risa."
"Ada yang keewat Rin."
"Lama gak tapi aku mau pergi sama Risa."
"Bentar doang ko gak lama."
"Mmm gimana ya?."
Arin tak tega meninggalkan Risa
"Gak papa ko Arin kamu pergi dulu aja tapi jangan lama aku tungguin di sini." Ucap Risa
"Mm ya udah maaf yah bentar ko,kamujanji ya tunggu aku di sini."
"Iya."
"tapi bentar yah kasian Risa sendirian." Ucap ArinĀ kepada Radit
"iya, Risa aku pinjem Arin dulu bentar ya."
Risa menjawab
"iya tapi jangan lama lama yah aku takut sendirian."
"iya." saut mereka berdua
Mereka pun meninggalkan Risa di sana dan akhir nya Risa sendirian.
"hmm sambil nunggu aku beli makanan aja dulu deh."
"Ah kaya nya enak nih makan cumi kering pake mie instan pedas."
Risa pun membeli nya dan berjalan keluar pasar malam.
"Nanti aku ke pasar malam nya sama Arin aja ah gak seru sendirian jalan jalan."
Ia pun duduk di bangku yang remang terkena cahaya pasar malam
Angin sepoi sepoi menghempaskan rambut nya
"Sruupputt ... Ah enak banget nyam nyam,
di sini bagus tenang sepi gak terlalu ramai." Ucap nya padahal Risa kesepian.
"Mereka mana yah."
Sambil menikmati makanan Risa tak sadar ada seseorang yang menghampiri nya.
"Kenapa perasaan ku gak enak ya,ko Arin lama sih aku coba telpon deh."
"tutt tuuut"
"ko gak di angkat sih,ah ko aku malah jadi sendirian sih."
"Hei..."
Tiba tiba ada seseorang yang berbisik di telinga Risa dari belakang bangku.
Risa pun terberanjak berdiri dan melihat siapa itu
"Adrian!." Ucap Risa melotot takut melihat nya
"Kamu sendirian yah." Ucap Adrian sambil menyeringai
"Astaga"
Sontak Risa menjatuhkan makanan nya berlari ke arah pasar
"aaaa." Teriak Risa yang berlari menjauhi Adrian, namun Adrian mengejar nya.
"Pergi Adrian jangan ganggu aku."
"Tunggu Risa tungguu."
Tangan Adrian hampir menangkap tangan Risa namun beruntung Risa menyelip kan tubuh nya melewati lorong kedai masuk ke pasar malam,Risa pun menoleh ke belakang
Dan "bruk"
__ADS_1
"Awh" Risa jatuh tersungkur menabrak tubuh seseorang
"Astaga kamu lagi,apa hobi mu menabrak orang?."
Ucap pria itu sambil memegang tangan Risa agar dia berdiri
Saat Risa berdiri dia masih menoleh ke belakang.
"Hah ... hah ... Seperti nya Adrian udah pergi." ucap Risa
"Siapa? kamu kenapa, abis di kejar yah."
Sontak Risa menoleh ia baru sadar menabrak seseorang
"Ah gak papa." Ucap nya sambil mengelus dada
"Eh orang tua ngapain kamu di sini." Risa pun menoleh ke pria itu dan ternyata itu Ethan.
"Takk"
"Awhh ... sa ... kit kenapa sih terus jentik kening aku mulu."
"Sampai kapan kamu bilang aku orng tua."
Ucap nya sambil memandang Risa
"Ups maaf keceplosan."
"Panggil nama ku saja apa bisa."
Ia beranjak pergi meninggalkan Risa
"Heii tunggu." Teriak Risa
Namun Ethan tak menghiraukan nya
"Gawat dia pergi, gimana kalau Adrian ngejar aku lagi ... aahh gak ada pilihan."
Risa pun bergegas lari menghampiri nya
"Tolong maaf kan aku." sambil menjiriwir telinga nya
Ethan tak melirik nya sama sekali
"Aku rasa dia balas dendam dengan ku, sungguh rasanya malu kalau aku ngintilin dia."
"Hei ayo." Ucap Ethan
"Aku tau tadi kamu di kerjar seseorang,kemarilah."
Risa yang menunduk akhir nya tersenyum dan menghampiri nya
Mereka pun berjalan bersama
Risa memandang pria itu wajah nya datar tetap saja dia tampan
"Apa jika aku punya kakak akan se aman ini." Ucap Risa dalam hati
"Apa yang kamu lihat?." Ethan menatap Risa
Sontak lamunan itu pergi
"Ha enggak." Risa tersenyum malu memikirkan hal itu
"Ehhh tunggu."
"Ada apa?." Ucap Ethan heran
Risa pun mundur dan melihat Ethan dari ujung kepala sampai ujung kaki.
Rambut nya sedikit berbeda tak seperti saat ia bertemu dengan nya, ia hanya memakai kemeja putih dengan kerah 2 kancing terbuka menampakan kalung hitam yang tergantung di leher nya.
"Kenapa ? Kamu mesum ya." Merasa Risa memperhatikan nya dengan tajam
Spontan Risa kaget dia bilang begitu
"Ahk ... apaan sih,aku cuma lihat baju kamu biasa nya pakai jas rapih tapi sekarang kaya orang biasa."
Ucap Risa dengan wajah memerah nya
"Terserah aku lah."
"Hh ya terserah kamu lah."
Mereka pun bejalan bersama gemuruh orang orang di pasar malam itu menggema dengan lampu yang menyinari semua langkah.
harum makanan menyeruak menimbulkan Rasa lapar.
__ADS_1
Boneka bejajar di kedai kedai Permainan kuda-kudaan berputar menunjukan anak-anak yang tengah tertawa gembira.
"cuuut"
"Itu suara perut mu ya." Ucap Ethan
"Ah haha maaf."
"Ayo kita beli makanan."
"Iya"
Risa membeli cilok isi balado yang di tusuk sementara Ethan hanya membeli sebuah minuman coffie panas,saat itu pun Risa langsung memakan cilok itu.
"Apa kau mau sesuatu." Tanya Risa sambil makan
"Tidak."
"Masa sih coba ini deh enak loh udah lama kan gak makan makanan ini." Ucap Risa sembari menyodorkan satu cilok itu.
"Ini cobalah"
Ethan pun memakan nya langsung dari tangan Risa
"Gimana enak kan."
"Hmm lumayan."
"Tunggu aku beliin yang lain,tunggu di sini yah."
Risa pun bergegas pergi
"Pa beli ini"
Risa membeli sate dan menghampiri Ethan lagi
"Coba ini enak loh emm nyam-nyam."
Lagi lagi Risa menyuapi nya
Bentar ya
Risa pergi lagi dan memebeli sesuatu lagi
"Haa" Mata Risa berbinar kala ia melihat cireng isi ayam pedas.
Risa pun kembali
"Ini makan" sambil langsung memasukan nya ke dalam mulut Ethan
"Emmh ini enak tapi pedes ... hah ... hah" ucap Ethan
"Ni minum." Risa menyodorkan es boba
"Ah lega rasanya."
Gimana enak semua kan
Eh ini satu lagi ia membawa martabak
"Astaga emang perut kamu gak sakit yah."
"Enggak ko ini coba." Risa menyodorkan tangan nya untuk menyuapi Ethan.
Perut ethan sudah sakit karena penuh
Namun ia tak kuasa menolak tangan itu
Ethan pun memakan nya
"Enak kan."
"Iya enak,aku pergi ke toilet bentar."
"Iya." Risa pun tersenyum
Ethan pun pergi ke Wc dan
"Oooo"
"Astaga perut ku kekenyangan dia benar-benar padahal tubuh nya kecil tapi muat banyak,dasar gentong ... oo"
Sementara itu Risa tengah asyik memakan makanan nya tiba tiba ponsel berbunyi
"Ting." pesan masuk
"Risa maaf aku pergi kerja kelompok aku lupa kamu di sana jadi tadi aku SMS ke Erik jemput kamu di situ."
__ADS_1