Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Bab 41 firasat buruk yang terjadi


__ADS_3

Saat Risa mencoba meraih liontin nya dengan jari nya


sementara itu mobil ethan lewat menuju ke kantor


ethan tak melihat nya di sana


Ia pun masuk ke dalam kantor


"Kemana satpam yang tadi" ucap ethan


"Cklek" pintu ruangan risa di buka


Nampak lah ruangan kosong itu dengan jas nya di sofa terlipat rapih


Ethan lantas mengambil nya


"Risa pergi ke mana" batin ethan


Ia pun ke luar dan bertanya pada kariawan di sana


"Lihat nona risa tidak"


"Iya tadi ke luar" ucap para pegawai


"Kemana ?"


"Gak tau pa, jalan kaki tadi kaya nya di sekitar kantor deh"


"Ok,makasih"


Ucap ethan bergegas ke luar dan saat ia menoleh tak jauh ia melihat risa tengan terduduk di sana


"Sedang apa dia di sana" ucap ethan yang bergegas menghampiri risa


Dan nampak lah risa yang tengah mengorek ngorek lubang di jalan


"HEI"


"AGH" teriak risa kaget


"Haha Astaga kamu ngapain"


Risa menadah menatap ethan tajam dengan pipi nya yang menggembul


"KAMUH" geram risa


"Kamu gangguin aku mulu gak lihat aku ngapain" risa beranjak lagi dan mencoba mengambil liontin nya lagi


"Kamu jadi orang jahil nya kebangetan"


"Sini aku bantu kalau cari cacing jangan di sana" ucap ethan yang bediri dan mencari ranting setelah menemukan nya ethan langsung pergi ke dekat pohon dan mencari cacing


sontak hal itu membuah risa tertawa


"Haha bukan.. bukan itu haha"


Ethan lantas menoleh


"Lalu apa ?" Tanya ethan bingung


"Aku mau ambil liontin kalung ku jatuh di lubang ini"ucap risa


Mendengar hal itu ethan membuang ranting itu dan menghampiri risa


"Tuk"


"Awh" pekik risa kala ethan menjentik kening risa


Sontak risa memegang kening nya


"Kenapa gak bilang dari tadi"


"Siapa suruh" risa menjawab nya


Merasa tak mau di jawab ethan menarik hidung risa


"Awhh saakit tau"


Ethan melepas hidung itu

__ADS_1


Ia mencoba mengambil nya dengan jari nya namun tak bisa jari nya terlalu besar untuk lubang itu


"Kita beli lagi aja yang baru" ucap ethan


"Jangan,, itu sangat berharga" ucap risa yang mencoba meraih nya kembali dengan jarinya


Ethan pun beranjak dan mencari sebuah sedotan


"Minggir" ucap ethan yang langsung memasukan selang itu kedalam lubang itu dan


"Clung"


Liontin itu terlempar oleh dorongan sodatan nya


Risa pun langsung menangkap nya


"Terima kasih"ucap risa yang langsung memasukan liontin itu ke saku nya


"Kamu mau kemana"


"Aku mau cari makanan"


"Di kantin emang nya gak ada ?"


"Gak tau mau nya keluar sambil jalan jalan emang kenapa ?"


"Ya udah aku antar, aku tau daerah sini emang kamu mau makan apa ?"


"Mmm"


"Makan apa ?"


"Mm ru..jak" ucap risa malu dengan hal yang ia inginkan


"Ya udah ayo" ucap ethan yang memegang tangan risa dan menarik nya beberapa belokan di sana langsung sampai di tukang rujak


"Gimana deket kan" ucap ethan


"Iya makasih"


Risa pun langsung menghampiri pedagang nya


"Iya non"


Ibu itu lantas memberikan apa yang risa minta


"Ini non"


"Makasih bu, berapa "


"15rb aja non"


"Ini bu terimakasih"


"Sama sama non"


Risa pun beranjak dari sana dan menghampiri ethan


"Kamu mau gak" ucap risa menyodorkan rujak itu


"Mmm itu buat orang ngidam"


"YA ini bukan buat orang ngidam tapi ini buat orang pengen" ucap risa


"Sama saja"


"Duk..awh" pekik ethan kala menyiku perut nya


"Krek..amh ini enak" ucap risa yang memakan rujak nya


Melihat itu air liur ethan terasa begitu banyak hingga ia menelan ludah nya


"Kaya nya enak" batin ethan


"Ini" ucap risa yang menyodorkan rujak itu


Ethan pun mengambil nya karena penasaran dengan rasa nya


"Mmhh asamm" pekik ethan

__ADS_1


Risa merasa kepala nya tersa tak pusing lagi rasa nya kepala nya terasa lebih segar memakan buah asam itu, padahal belum tengah hari


"Tadi kamu kemana ?" Tanya risa


"Tadi abis pergi ke sekolah mu"


"Ada apa ?"


"Aku mengambil kertas ujian mu untuk akhir semester satu ini, jadi kamu bisa isi itu dulu nanti kalau udah semua kasih ke aku" ucap ethan


"Maksud nya ?"


"Ya kamu bisa lulus sekolah meski gak harus ke sekolah langsung"


"Kok bisa ?"


"Ya kan aku kasih alasan kalau kamu kerja gantiin ibu mu lagian kamu juga murid berprestasi di sekolah dan mereka memaklumi itu"


Mata risa berbinar


"Terimakasih" ucap risa tersenyum mendengar hal itu


Ia sungguh bersyukur dia tak ketinggalan dengan teman teman nya


"Dan setelah kamu selesai kata nya pekan nanti ada kemah akhir tahun bersama teman sekelas mu soal nya aku juga di ajak"


"Cuma kelas 12 doang ?Ko bisa kamu di ajak?"


"Iya kelas 12 doang,Aku juga alumni sekolah itu 5 tahun lalu dan aku juga sering donasi ke sekolah itu, ya jadi semua guru di sana juga menyeganiku sebagai murid di sana" ucap ethan dengan alis terangkat nya


"Oh gitu ?"


Risa merasa senang ia akan berjumpa dengan teman teman nya lagi hati nya sungguh berbunga bunga


Mereka terus berjalan menuju kantor risa pun sudah menghabiskan makanan nya


"Kamu masuk gih aku ada perlu sama sekertaris kamu" ucap ethan


"Iya"


Risa pun masuk kedalam ruangan nya


Ia merasa senang dengan kabar itu ia lantas membuka laptop nya untuk mengabari erik


Tak lama layar pun menampakan akun nya dengan 1 pesan di sana


Ia bahagia itu pasti dari kekasih nya


Namun saat ia membuka nya nampak lah tulisan


"Pesan ini telah di hapus"


Hati risa syok dengan hal itu


"Ada apa ini kenapa pesan nya di hapus"


"Klik" risa melihat akun kekasih nya


Dan nampak lah poto propil erik yang di ganti dengan wanita bule dan yang lebih parah wanita itu mencium pipi erik


Risa sungguh di buat melongo , hati nya rasa nya hancur berantakan seketika


Tak terasa air mata nya jatuh ia lantas menutup mulut nya dan mulai tersedu sedu menangis tak kuat dengan apa yang ia lihat


Rasa nya ingin sekali ia menjerit namun ia takut akan ada yang mendengar nya risa berdiri dan beranjak ke dekat sofa


Ia menjatuhkan tubuh nya di pinggiran sofa dan jatuh tersimpuh ia menangis sambil menutup mulut nya


"Kenapa..hiks hiks" risa menangis sejadi jadi nya tak kuat rasa nya


dada nya begitu sesak sampai ia memukul mukul dada nya


"Jadi selama ini ia tak pernah ada kabar karena ia sudah punya yang lain" batin risa semakin sakit


"Hikss..k..enapa ..hiks" risa terus memegang dada nya mulut nya berusaha tak bersuara


Ia menangis tersedu sedu sambil mengingat kenangan kenangan antara mereka berdua risa lantas mengambil liontin dan kalung yang putus itu


Risa melemparkan kalung itu

__ADS_1


__ADS_2