Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Episode 27 Sekolah Nya Berantakan


__ADS_3

Dan kini ia terjebak dengan perasaan nya dengan Risa yang bahkan tak menyukai nya.


Namun ia ingin mengobati rasa sakit akan yang di lihat nya kemarin hanya dengan melihat Risa tunduk pada nya.


Ia punya jalan untuk hal itu,ia lantas menelpon sekertaris nya.


"Selamat pagi tuan ada apa telpon pagi-pagi ya."


"Kamu urus sesuatu Untuk ku."


"Oh baik."


Ethan mengobrolkan sesuatu dengan sekertaris itu.


Sementara itu Risa pun sampai di rumah nya dan bergegas mandi,mengganti pakaian nya dengan seragam menyisir rambut nya dan mengikat nya di samping.


Tak lupa bedak dan lipstik pink natural nya ia oles di bibir nya.


"Fusshh"


Parfum itu di semprot ke bagian leher nya,harum strouberi ini sangat lah ia sukai dari sabun,shampo,lipstik,farpum semua nya rasa strouberi.


Ia suka dengan harum yang manis asam itu menggiurkan.


Ia sedikit tersenyum melihat diri nya di cermin.


Ia lantas bergegas pergi ke sekolah dengan tas yang ia gendong,saat ia turun ke bawah dan memakai sepatu nya ia pun membuka pintu dengan cepat ia sunggung semangat pergi ke sekolah.


"Cklek"


Pintu pun di buka dan


"Bruuk ahk"


Risa menabrak seseorang yang berdiri di pintu nya kepalanya sedikit pusing.


"Astaga sampai kapan kamu mau terus kayak gitu dasar bocah."


Pria yang ia tabrak ternyata Ethan


"Kamu sendiri ngapain berdiri di depan rumah ku, kaya patung Archa ajah." Ucap Risa ketus tak mau di panggil bocah.


Ethan lantas memegang tangan Risa dan menarik nya.


"Eehk kenapa di tarik,lepasin, aku harus pergi ke sekolah."


"Sekolah apa maksud kamu ?."


"Ya sekolah lah apa lagi." Risa melepas genggaman tangan itu namun tak lepas malah tangan Risa semakin sakit


Rasa nya hati Ethan mulai sedikit lebih baik kala ia memperlakukan nya begitu,ia senang jika Risa mengikuti semua yang ia ucapkan dan lakukan.


Ethan lantas membanting pelan tubuh kecil itu ke semping mobil dan ia melepas tangan nya.


"Bruk." suara tas yang bersentuhan dengan jendela mobil pun terdengar.


"Awhh apaan sih." Ucap Risa marah


Ethan menopang badan nya di samping Risa dengan tangan nya.

__ADS_1


"Kamu lihat ini!."  Ucap Ethan menunjukan sebuah kertas putih di depan wajah Risa.


"Ini baca!"


Risa pun membaca surat itu


Ternyata itu surat kontrak tentang kerjasama antara perusahaan Ibu nya dengan perusahaan CEO itu.


60% saham terbesar di pegang CEO itu dan Ibu nya hanya memiliki 40%.


"Lalu kenapa?." Ucap Risa setelah membaca itu semua.


"Kamu yang harus bertanggung jawab karena Ibu mu tidak bisa melakukan nya.


"Tapi sekolah ku!."


"Kamu gak usah sekolah." Ucap ketus Ethan


Risa melongo di buat nya


Ethan lantas membuka pintu mobil nya dan memasukan paksa Risa ke dalam.


Risa tak bisa berbuat apa-apa dengan ke adaan ini.


Di dalam mobil nya Risa memalingkan wajah nya,ia menangis jika ia berhenti sekolah dia mau jadi apa dia masih punya mimpi lain.


Di balik muka angkuh nya Ethan tersenyum dengan hal ini dia ingin berjuang untuk cinta nya dan hasil nya nanti yang akan membuktikan.


Tak lama mereka sampai di kantor tempat ibu nya bekerja.


"Kiik." Bunyi klakson menggema.


"Sudah sampai." Ucap Ethan menatap Risa yang memalingkan wajah nya.


Mereka pun turun dan nampak lan wajah Risa yang memerah hidung dan bibir nya pink merah mengkilat,ia tau jika gadis itu habis menangis


"Ayo masuk." Ucap Ethan


Mereka berdua pun masuk di sambut karyawan yang bekerja dengan Ibu nya.


"Selamat datang."


Ucap mereka melihat tuan Ethan datang bersama putri bos nya.


Rina karyawan di sana sedikit memalingkan tatapan nya,kala melihat tuan Ethan bersama gadis muda datang.


Tuan Ethan sangat lah tampan banyak karyawan dan anak kolomerat mendekati nya namun ia tak pernah melirik mereka.


Beberapa tahun setelah pernikahan nya batal ia tak pernah di kabarkan dekat dengan wanita lagi.


"Selamat pagi semua." ucap Ethan


"Pagi tuan."


"Ok to the poin ya,dia Risa yang akan gantikan Ibu Ibu Dita,selama ia masih di rawat di rumah sakit dia akan jadi manager sementara di sini."


"Baik pa."


Ucap mereka

__ADS_1


Tak lama sekrtaris Ethan datang dan menyapa Risa.


"Nona ini pakaian mu ganti lah seragam mu." Ucap Vina


Risa dan Vina pun lantas masuk ke kamar mandi untuk mengganti pakaian nya.


"Cklek." Pintu di tutup


"Huuft rasa nya cape sekali, hei Risa kamu beruntung Ethan memperlakukan mu baik,dari sekian banyak dia membuka cabang perusahaan, nya baru kali ini dia istimewain kantor baru ini." Ucap Vina.


Risa hanya diam dan tersenyum kepada Vina,dia sangat lah bimbang dengan hal ini apa dia bisa mengurus kantor Ibu nya.


Risa pun berganti pakaian.


Setelan jas dan kemeja salur putih melekat di tubuh mungil nya dan rok hitam pendek melingkar di pinggang nya


Kerah kemaja di buka menapakan kaling emas inisial ER melingkar di leher nya


Saat Ethan melihat Risa ia sungguh terpesona di buat nya namun ada yang kurang rambut nya masih terikat.


"Kalian bisa mulai kerja." Ucap Ethan kepada karyawan,agar meninggalkan mereka berdua di ruangan itu.


"Jadi apa yang harus ku lakukan." ucap Risa


"Duduk lah." ucap Ethan menarik kursi nya.


Ia pun beranjak mendekati Ethan dan duduk di sana,sementara Ethan di belakang nya.


Ethan pun mendekat kan tubuh nya kedua tangan nya mengurung Ethan di dekapan nya,ia hendak meraih laptop itu.


Tak sengaja pipi mereka bersentuhan kala Ethan melihat laptop.


Risa hanya melongo di buat nya sungguh hari ini ia tak ingin berdebat dengan siapa pun.


Ethan merasakan sentuhan pipi Risa yang membuat nya merinding.


"Kamu cuma tinggal lihat data statistik kantor ini dan membuat laporan akan perkembangan kantor ini kepada ku." Ucap Ethan.


"Kamu juga harus memajukan perusaahan ini sendiri." Ucap Ethan menunjukan berkas file di laptop itu.


Setelah beberapa lama ia mulai paham dengan apa yang harus dia lakukan.


Ia menunjukan semua data-data di laptop Ibu nya.


"Kamu udah paham."


"Iya akan ku coba."


Sementara di sela-sela pintu Rina memperhatikan mereka,tangan nya mengepal keras melihat Ethan dekat dengan manager baru itu.


Terbesit niat jahat di hati nya terhadap Risa


"Awas saja dia nanti." gumam nya


Ethan lantas pergi dari ruangan itu dan pergi ke kantor cabang nya yang lain.


Risa hanya menatap pria itu pergi dan


"Duk." Risa membentur kan kepala nya di meja

__ADS_1


"Kenapa semua nya jadi berantakan gini."


__ADS_2