Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Episode 14 Tak Canggung Lagi


__ADS_3

"Kamu lihatin apa ?." Ucap Ethan


"Ah enggak ko."


"Kamu gak mau tidur yah."


"iya aku gak ngantuk."


"ya udah biar aku aja yang tidur di sini."Batin Ethan


Ia pun mulai membaringkat tubuh nya yang tak kuat menahan kantuk di ranjang pasien.


Risa pun menengok kembali ke luar jendela namun saat Risa membalikan tubuhnya lagi ia mendapati Ethan malah tidur di anjang nya.


"Ya ampun dia malah tidur di sana."


Mata nya terpejam sungguh tenang melihat nya tidur nyenyak sekali sampai Risa tak kuasa membangun kan nya.


"Cklek."


Pintu di buka seorang perawat dan nampak lah sosok pria tidur di atas kasur namun orang yang sakit malah berdiri di atas jendela.


"Permisi." Ucap perawat itu tersenyum kala melihat pemandangan itu.


"Iya Sus,ada apa?." Tanya Risa


"Saya mau memeriksa botol infusan mu,udah hampir habis." Ucap nya


"Oh iya."


Suster itu lantas mendekati nya


"Ini harus segera di ganti yang baru."


"Duduk lah di sampingn nya sebentar." menunjuk ke arah Ethan yang tidur.


Risa pun duduk di sebelah Ethan


Sambil melakukan semuanya Suster itu bertanya.


"Apa dia kekasih mu." Ucap Suster itu tersenyum


"Kalian cocok,dia sangat manis dan kamu sangat cantik."


"Hi bukan ko Sus cuma temen biasa."


Risa hanya tersenyum mendengar hal itu


"Ahk masa sih jangan bohong loh"


"Ah enggak ko gak bohong"


"Seperti nya ia pria yang baik bukti nya dia mau nungguin kamu dari tadi loh"


"Ah sudah selesai, sebaik nya kamu istirahat"


"Iya Sus terima kasih."


Suster itu lantas pergi.


Saat Suster itu pergi Risa bangkit dari ranjang dan melihat Ethan tidur di sana sungguh ia tak berhenti memandangi wajah itu.

__ADS_1


"Entah kenapa rasa nya sangat nyaman ketika ia tertidur, perasaan apa ini, apa ini rasa nya jiga punya seorang kakak." Ucap hati Risa


Ethan tertidur dengan tangan kanan menopang kepala nya sementara tangan kiri nya berada di perut nya mata nya terpejam wajah yang begitu  bersinar.


Risa pun duduk di sofa


"Ahk ponsel ku pasti di rumah." Ucap Risa


Tak lama ponsel Ethan berbunyi.


"Tuttt."


"Ibu Dita"


Tulisan di posel itu


Risa ingin mengangkat nya namun ia takut Ethan bangun dan memarahi nya.


 


"Gak papa deh kan Mamah yang telpon."


"Untung ponsel nya gak pake sandi."Ucap Risa lega


Risa pun mengangkat nya.


"Halo Mah"


"Risa,ko kamu yang angkat,tuan muda mana ?."


"Dia udah tidur Mah."


"Oh gitu, kamu baik-baik aja kan udah mendingan?."


"Emang kamu mau sekolah besok yah."


"Iya lah Mah,masa Risa bolos sih itu gak ada di kamus Risa"


"Oh iya deh besok Mamah bawain,kalau gitu udah dulu ya mamah tutup telpon nya."


"Iya."


Tak lama setelah ibu nya menelpon nya.


"Hmm gimana ya aku gak ngantuk tapi dia malah tidur di ranjang itu seolah-olah dia yang sakit huuh dasar manja." Ucap Risa menyudutkan mata nya.


"Aku kerjain aja dia tapi pake apa ya."


Risa pun melihat ada bunga mawar di atas meja.


"Hihi aku punya ide." Ucap Risa yang langsung memdekati pria yang tengah tertidur itu.


Risa lantas mengambil beberapa bunga mawar ia pun duduk di samping nya dan mulai menyelipkan bunga itu di telinga nya.


"Saking nyenyak nya dia tidur sampai dia tak merasa jika sedang aku kerjain."


Sungguh ia berusaha menahan tawa akan apa yang ia lakukan kini Ethan nampak cantik dengan bunga mawar yang di selipkan di telinga nya.


"Hihihi." tak sengaja suara tertawa kecil nya terlepas.


Ia pun lantas menyelipkan bunga itu di sela telinga nya sebelah lagi.

__ADS_1


"Ckrek"


"Ckrek"


Risa selfi dengan nya dengan keadaan seperti itu membuat perut nya sakit karena menahan tawa.


"Rasa kan ini, aku ganti walpaper nya pake poto kamu."


Namun saat Risa ingin beranjak turun tangan Ethan meraih belakang leher Risa dan mendekap nya dekat dada nya.


"Ah !!! Ih kenapa ini tangan nya gak bisa di lepas apa jangan jangan dia pura pura tidur." Ucap Risa heran.


"Astaga ini senjata makan tuan nama nya."


Ia tak bisa bergerak dengan ke adaan telungkup sepeti ini.


wajah Risa berada di dada nya sampai sampai ia mendengar detak jantung nya sementara tangan yang di infus dan tangan nya satu nya lagi sulit meraih tangan Ethan yang terletak di punggung nya.


"Gimana ini,Masa aku teriak nanti kalau dia bangun terus marah gimana,ahhk aku gak berdaya."


Mau tak mau ia menyamankan posisi nya di sana.


"Huah, ko ngantuk yah apa obat nya sudah bekerja."


Mata Risa pun mulai terlelap tidur di sana


"Tik ... tok ... tik ... tok." Hanya suara jam dinding yang terdengar di tengah kesunyian malam mereka.


Waktu menunjukan pukul 3 pagi saat itu terasa tangan Ethan melepas kan ny dari pundak Risa terlentang di samping nya.


Bukan nya pergi Risa malah memebenarkan posisis nya dan terlelap lagi bersama Ethan di sana.


Apalah daya rasa kantuk ini amat lah berat ketika obat tidur bekerja.


Tak terasa pagi pun akan datang.


Ethan lantas mulai terbangun,ia melihat Risa tengah tertidur dalam dekapan nya,mata itu masih ingin tidur hingga membuat nya masih merem-melek sementara Risa sungguh terlelap di sana.


"Ya ampun kenapa banyak kelopak bunga di sini." Ucap Ethan yang mulai sadar jika Risa tertidur di dekapan nya.


Ia melihat banyak kelopak bunga di rambut Risa ia lantas memersikan itu dari rambut nya wajah Risa yang tertutup rambut perlahan lahan ia sematkan di telinga nya


Ethan mentap Risa sayu dan tersenyum manis.


Ia lantas memeluk Risa yang tengah terlelap tidur,wajah Risa terbenam di dekapan nya yang hangat sontak ia menutupkan mata nya lagi.


"Kriinngggggg.."


Suara alarm berbunyi dari ponsel Ethan denagan mata yang masih tertutup ia lantas meraih ponsel itu dengan tangan nya.


"mmm sudah pagi ya." Ucap Risa yang masih menutup mata nya.


Perlahan mata itu menutup dan membuka mengumpulkan nyawa nya saat kesadaran mulai pulih.


Ia mulai melihat seisi ruangan dan menatap pria yang memeluk nya.


"AAH."Teriak Risa kaget dengan posisis seperti ini ia langsung terberanjak duduk


"APA ADA APA?!."


Sontak Ethan pun terbangun kaget dan sama-sama terberanjak tiba-tiba ranjang kecil itu bergoyang menjatuh kan Ethan dari kasur pasien nya.

__ADS_1


Saat Ethan akan jatuh Risa malah memegang tangan nya dan mereka jatuh berdua.


"Bruukkk, ahhkk."Pekik Ethan merasa kesakitan di punggung nya.


__ADS_2