
Mereka berdua jatuh dengan posisi Ethan di bawah di susul Risa yang menimpa tubuh nya dari atas.
"Awwwhh." Rintuh mereka berdua kesakitaan saat jatuh sampai-sampai jarum infusan itu terlepas sendiri.
"Kamu gak papa."
"Tangan aku sakit." Ucap Risa
Ethan pun memegang pinggang Risa dan mulai beranjak duduk dari posisi nya mereka berdua terduduk berhadap hadapan.tanpa sadar Risa di posisi yang intim ia duduk di paha Ethan,mereka berdua tak menyadari posisi mereka terlalu dekat,mereka sibuk dengan tangan Risa yang mengeluarkan darah.
"Mana coba aku lihat!." Ethan memegang tangan nya dan melihat darah mengalir dari bekas jarum infusan.
Tiba-tiba
"Awh.!"Risa mengrinyitkan kelopak mata nya kala lidah tirus Ethan menjilat tangan nya.
"Sakit yah?."
"perih sedikit,tapi Punggung kamu gak papa kan?." Ucap Risa khawatir ia jatuh dari ranjang itu lumayan tinggi.
"Enggak ko cuma sakit sedikit." Ucap Ethan menatap Risa mereka berdua bertatapan terdiam beberapa saat.
"Haha ... haha." Mereka berdua tertawa atas kejadian barusan.
"Jadi seperti ini ya jika tidur berdua kasur nya kecil." Ucap Ethan
"Haha kamu nya aja yang keterlaluan masa orang sehat tidur di kasur yang sakit malah di sofa."
"Maaf,aku gak terbiasa tidur di sofa." Ucap Ethan
"Tapi kaya nya punggung ku sakit banget deh kayanya memar."
"Masa,coba aku lihat?."
Ethan pun mulai berdiri dan mendudukan Risa di ranjang.
Perlahan lahan Ethan melepas semua kancing
Kemeja nya dan nampak lah tubuh atletis Ethan yang kekar dan putih itu terlihat sontak Risa menutup matanya.
"Eh jangan gitu?." Ucap Risa malu
"Oh maaf."
Ia pun hanya menurunkan setengah kemeja nya saja ia lantas membelakangi Risa.
"Coba kamu lihat apa ada yang memar?." Ucap Ethan.
Risa pun melihat punggung nya
"Ada cuma biru dikit ko kalau di kompres air es juga akan hilang." Ucap Risa
Ethan pun memakai baju nya kembali.
__ADS_1
"Makasih udah kasih tau." Ucap nya sambil tersenyum.
"Iya."
Mereka pun semakin akrab tak ada jarak lagi antara Risa dan Ethan ia menganggap nya sudah seperti kakak nya sendiri.
Tak lama.
"Cklek."
"Risa, tuan ini saya bawa makanan buat kalian."
Ucap Ibu sudah sampai
"Kalian lagi ngapain ?." Ucap Mamah heran melihat ranjang Rumah Sakit berantakan dan Ethan yang merapikan baju nya.
"Gak ada apa apa ko bu." Ucap Ethan tegas
"Ya udah ayo makan.Eeh Risa tangan kamu kenapa terus itu infusan nya kenapa bisa lepas." Ucap khawatir Mamah.
"Ah gak papa ko mah tadi infusan nya gak jalan terus suster nya terus tarik-tarik selang nya biar lancar,itu kan sakit mah jadi risa lepas sendiri."
Ucap Risa terpaksa berbohong pada Ibu nya agar tidak memarahinya karena tingkah nya yang ke kanak-kanakan.
"Oh gitu."
Mereka pun mulai makan,setelah makan Risa mandi di toilet dan mengganti pakaian nya dengan seragam,Risa dan ibu nya pun pergi ke sekolah sementara Ethan pergi kerumah nya pulang.
Saat di dalam mobil
"Iya sama sama."
Risa pun melihat nya dari jendela mobil sambil tersenyum.
"Kalau begitu sampai jumpa." Ucap Risa
Saat mobil berangkat Risa sedikit mengeluarkan kepala nya dan melambaikan tangan nya.
"Sampai jumpa lagi."
Mereka pun berlalu dan Ethan pun pergi pulang.
"Sudah sampai." Ucap Ibu ketika sudah sampai di sekolah.
"Wah udah banyak siswa yang dateng jam segini tumben." Ucap Risa
Risa pun turun dan berpamitan dengan Ibu nya
"Mah Risa berangkat dulu."
"Iya yang pinter yah jaga kesehatan kamu.muahh" Ucap Ibu sambil mencium pipi Risa.
"Daaaaaahhh."
__ADS_1
Risa keluar dari mobil dan beranjak masuk ke dalam sekolah.
Saat ia sampai di kelas teman teman nya menatap nya dan yang lebih parah lagi geng elit teman sekelas nya yaitu Rinda,Sita,Naumi,Silvi dan Nita menatap dan menghampiri nya.
"Kenapa mereka tiba-tiba menghampiri ku apa ada masalah lagi perasaan kami tak sedekat dulu." Ucap batin Risa
"Hei Risa." Ucap Sita medorong bahu Risa
"Ada apa? Ko kamu main dorong dorong segala."
"Kamu tau Adrian keluar sekolah gara-gara siapa kan."
"Maksud kamu?."
Batin Risa merasa mereka tahu apa yang terjadi antara Adrian dengan nya.
"Itu semua gara-gara kamu sama Erik kan, kamu juga pasti udah tau dia itu pacar aku,atau kamu pura-pura gak tau entah apa yang kamu perbuat sama dia sampai dia keluar sekolah begitu saja." Ucap Sitta memarahi Risa
"Tapii aku pikir kamu udah putus sama Adrian makanya dia gitu sama aku." Ucap Risa Polos mengatakan hal yang sebenar nya terjadi ia tak tau bahwa Sita hanya mengetahui pacar nya keluar sekolah karena Risa dan tak tau apa yang sebenar nya terjadi.
"Iih, kamu mau aku kasih pelajaran." Ucap Sita dengan tangan yang akan menampar pipi Risa di depan teman-teman sekelas nya yang lain.
"Set." Namun tak sampai menampar pipi Risa,Rika menghentikan aksi itu.
"Eh kamu udah gak waras yah mau pukul-pukul orang sembarangan." Ucap Rika menghempaskan tangan itu ia lantas mendekati Sita dengan tangan di pinggang nya.
"Kamu mau aku laporin ke guru di siplin di sini."Ucap Rika memperingati dengan kata-kata itu sontak Sita dan ke 4 teman nya pergi meninggalkan mereka.
"Risa kamu gak papa?."Ucap Rika
"Enggak ko gak papa,makasih kamu udah nolongin aku."
"Iya.Mereka cuma cari masalah sama kamu ya dari dulu."
"Iya,biarin aja."
Risa ingat saat dulu ia baru pindah ke sekolah ini
Flashback.
Dulu saat pertama Risa masuk sekolah dia bukan lah apa-apa.
Saat pertama masuk sekolah ia bersama Sita,Rinda,Naumi,Silvi dan Nita adalah sahabat pertama nya di sana.
Namun lama kelamaan Risa mulai tak nyaman karena dia gadis pemalu sementara mereka ber 5 adalah gadis yang elit dan percaya diri.
Awal nya Ia tak menjabat apapun di organisasi kelas atau sekolah, Risa pun hanya pringkat ke 4 di awal semester.
Saat menginjak semester 2 Risa berpisah dari mereka ber lima dan dekat dengan Rika beserta sahabat-sahabat Rika yang sederhana namun penuh canda tawa.Dia merasa nyaman bersama mereka yang tak menuntut lebih dari nya harus seperti ini dan itu ia bisa menjadi diri nya sendiri bersama mereka.
Tiba saat awal mula mereka mulai saling benci
"Kriiinngg." suara bel berbunyi menandakan saat nya belajar.
__ADS_1
Tak lama kakak kelas masuk dan memberikan pengumuman.
"Maaf ya waktu nya ke ganggu kakak kesini mau beri tahu kalian jika akan di adakan pemilihan anggota osis baru 5 putra dan 5 putri namun jika kalian daftar kalian harus copot jabatan kalian di kelas."