Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Episode 3 Salah Paham


__ADS_3

Sambil memegang tangan Risa Davin menatap nya, Risa menatap Davin dengan marah.


Tiba tiba Erik masuk kelas sambil menenteng tas di bahu nya.


Dan nampak lah pemandangan itu dimana Davin memegang tangan Risa.


Davin dan Risa pun menoleh,Risa menatap Erik dan melepas pegangan Davin.


"Ada apa ini"


Saut Erik melihat pemandangan itu


"Gak ada apa apa"


Sambil tertawa kecil saut Davin sambil tersenyum kepada Erik dia beranjak meninggalkan Risa dan Erik di kelas.


"Aku tunggu di depan Rik"


Saut Davin kepada Erik


Erik pun menghampiri Risa, sememtara ia hanya bengong dia takut Erik salah paham


"Kamu kenapa?."


Tanya Erik pada Risa yang terdiam


"Kenapa rambut kamu kusut?."


Sambil Erik merapihkan rambut Risa


"Pasti Davin jailin kamu lagi ya? Apa aku harus kasih dia pelajaran." tanya Erik


"Eh jangan gk papa ko dia cuma isengin aku doang."


Saut Risa menjelaskan.


"Yang aku minta maaf soal kemaren aku marah sama kamu aku minta maaf"


"Iya gk papa ko."


Erik pun mendekat


karena kurang nyaman Risa pun mundur sampai kepentok dinding ia pun menatap Erik sebalik nya pun begitu.


Tiba tiba suara gemuruh datang dari luar sepertinya murid yang lain sudah datang Risa pun menjauhkan tubuh nya dari Erik.


Erik melihat Risa yang menjauh dia pun berjalan menghampiri Risa.


"seperti nya akan segera Apel pagi."


"Iya."


Saut Risa


"Ya udah ya nanti aku tunggu sepulang sekolah."


"Iya."


Saut Risa


Apel pagi dan belajar pun di mulai meski Erik dan Risa sekelas mereka tak pernah menunjukan mereka pacaran Erik takut menggangu Risa.


Dia kan anak paling pintar di kelas nya Erik pun tak pernah mengirim pesan di kelas karena takut mengganggu nya.


Semua berjalan seperti biasa


"Kriing-kring."


Waktu sekolah pun usai semua bergegas pulang


Risa pun berbenah ia melihat ke bangku pria


Erik dan Davin sudah tidak ada


"mungkin mereka sudah duluan. " gumam Risa


Risa pun bertemu dengan Arin yang sudah menunggunya dari tadi mereka pun tersenyum.


"Ayo pulang." saut Arin


"Ayo."


"Cie kaya nya ada yg lagi bahagia. "


"Ah kamu apaan si hehe."


"Udah kelar yah masalah nya."


"Iya udah."


"Ya udah syukur deh."


Tiba tiba ada pesan masuk dari Davin


"Risa sini deh Erik ! di deket Kantin."


"Ada apa ?, Iya aku kesana"

__ADS_1


"Rin bentar ya aku ke kantin dulu ada yang lupa tunggu di sini ya."


"Ada apa ? iya aku tunggu" saut Arin


"Sebentar ya Rin."


Risa pun bergegeas ke sana


"ko Dafin gak ada ya"


Dia pun berjalan ke akantin tiba-tiba ada Erik di sana bersama seorang wanita


"Erik" saut Risa


Erik pun melihat Risa


"Eh Risa, ada apa ya ko kamu teriak apa ada perlu sama Erik"


saut Dinda wanita yang sedang bersama Erik kebingungan


Risa pun menatap Erik


Erik diam tak beranjak dari duduk nya Risa pun pergi meninggalkan Erik dengan perasaan yang kecewa.


"jadi gara gara ini dia 3 hari gak balas chat aku,aku pikir karena aku marah ternyata dia buat alasan dari kemarahan ku."


Sambil menitikan air mata namun segera dia mengapus air matanya dan bergegas pulang bersama Arin se olah-olah tidak ada yang terjadi.


"Erik ko kamu bengong." tanya Dinda


"Enggak ko aku pulang duluan yah bye." erik pun meninggalkan Dinda lekas pergi menaiki motor nya


Saat semua sudah pulang dia melihat Risa tengah duduk di sebuah warung dan melihat Arin sedang membeli sesuatu Erik pun berhenti.


Sambil melihat Arin yang lengah Erik lekas menarik tangan Risa dan membawa nya ke belakang


"Ih sakit lepas Rik!."


Saut Risa sambil meringis dengan cengkraman erik yang kuat


"Kita perlu bicara."


"Apa lagi yang harus di bicarain,aku benci lihat kamu sama wanita laian,akhir-akhir ini kamu gak pernah seperhatian dulu,bahkan telpon dan SMS pun gak kamu bales aku resah sendiri,aku kesel,kamu gak ngertiin perasaan aku.!" Batin Risa ingin sekali ia mengatakan hal itu.Namun ia hanya diam.


"Bicara apa?LUPAIN AJA KENAPA ?."


"Maksud kamu suruh lupain apa Ri ?maksud kamu kita putus gitu maksud nya bukan ?ko kamu gini si Rii."


 Belum selesai Erik bicara Risa bergegas pergi karena takut ia akan marah lebih di hadapan Erik.


"Kamu dari mana Rii." Tanya Arin


Tiba-tiba Erik memegang tangan Risa


"Tunggu Risa, Arin bentar ya aku pinjem Risa dulu." saut Erik.


"Oh ok." saut Arin


"Ah."Erik menarik nya ke belakang lagi.


Tangan Erik memegang samping tangan Risa dengan kuat sambil mendorong nya ke dinding.


"Kamu gak boleh gini ke aku Ri."


"Terus gimana kamu juga bisa sama aku kaya gitu?."


Erik pun menunduk


Risa pun melepas tangan Erik,tak menyerah Erik pun menarik tangan Risa dengan keras membalikan tubuh yang hendak pergi itu, tangan erik merangkul pundak Risa dan


"Cup"


Erik mencium bibir mungil itu seketika.Dengan sedikit mengigit sudut bibir nya.


Sontak Risa membulatkan matanya ia merasakan bibir Erik menggigit bibir nya.


Dengan sekuat tenaga Risa mendorong tubuh itu agar menjauh dari nya


Kejadian itu terlalu cepat hingga membuat Risa syok bagi nya itu adalah ciuman pertama nya.


Erik sungguh tak sopan mencium nya meski kadang hal itu biasa untuk sepasang kekasih


Namun tetap saja ia ingin privasi untuk diri nya sendiri.


Risa pun pergi meninggalkan Erik tanpa sepatah kata pun.


Ia tak ingin Arin melihat nya kusut segera Risa berlari meninggalkan Arin.


Arin bingung dan pergi melihat Erik yg ter duduk sambil mambil menukan kepala nya.


"Apa mereka bertengkar lagi." gumam Arin


"Ah sudah lah dasar sejoli." Arin pun pergi pulang


Sesaat sampai dirumah Risa langung pergi ke kamarnya mengunci pintu nya dan menangis tersudu di kasur nya sampai ketiduran.


Ia pun terbangun pukul 7 malam,ponsel nya terus berdering dia melihat begitu banyak panggilan dari Erik yang tak terjawab.

__ADS_1


Risa tak menggubris nya dia lekas ke kamar mandi untuk mandi dan mengganti pakaian nya.


Setelah mandi dia melihat ke cermin melihat bibir nya yang sedikit membiru akibat gigitan erik.


"Aku lapar." ucap Risa


Risa pun pergi kedapur dan memasak di rumah sangat sepi


Tiba tiba ponsel Risa berbunyi Risa menengok ternyata ada chat dari grup.


klas 12 C untuk berkumpul di cafe mentari membahas pesiapan untuk ujian dan praktek pukul 8 malam ini.


"Rasa nya males banget semoga gak ketemu sama Erik." ucap Risa


"Risa."


Saut Mamah yang sudah pulang


"Iya ma kamu mau kemana udah rapih."


Risa melpelihatkan chat grup nya


"Risa ada kerja kelompok dulu mah risa pergi ya."


"Iya hati hati." saut Mamah


"Iya."


Risa pun pergi menggunakan motor nya sesampai nya yang lain sudah berkumpul dia pun duduk.


"Hay teman teman."


"Hay Rii untung kamu datang, tadi Erik nanyain kamu dia katanya mau jemput kamu karena di telpon tadi gk di angkat sih tadi pa burhan udah ada di sini tapi dia pergi ke tempat poto kopi dulu." ucap Adrian


"Oh" ucap Risa singkat


Risa pun berbincang bincang dengan sahabat sekelas nya


Tiba tiba Erik datang


"Hey Ri"


Risa menengok sambil mengacuhkan Erik,


Erik pun duduk di sebelah Adrian


"Eh bentar ya aku ke toliet dulu" ucap Risa pada teman-teman nya


"Iya Rii eh mau pesen coffe gak aku pesenin" ucap Niken


"Iya makasih pesenin aja ya" ucap risa sambil pergi ke Toilet


"Eh gue pergi dulu bentar ya" ucap Adrian sama teman cowo nya


"Mau ke mana" tanya Erik


"Bentar ko"


 Adrian pun pergi, ternyata Adrian mengikuti Risa


Risa pun ke toilet da melihat bibir nya dia pun


mengoleskan liptin agar gak kelihatan membiru.


ia pun keluar tak lama ada yang menarik nya ke ruang darurat di Caffe ternyata Adrian yang menarik nya.


Adrian menutup pintu


"Ih apaan sih ko di tarik tarik, ada apa lagi Adrian." tanya Risa heran


"Gak papa cuma mau ngobrol aja ko sama kamu."


ucap Adrian


"Ada apa emang nya ?." tanya Risa


"Aku udah suka sama kamu dari lama." sambil mendekati Risa


"Terus kamu mau apa kamu kan udah punya pacar,masa sih kamu suka sama aku."


Risa merasa risih dengan Adrian yang mendekati nya ia pun ingin beranjak pergi namun Adrian menahan dan menghalangi pintu nya.


"Kenapa kamu kaya gini sih adrian,pliis jangan ganggu aku."


"Gimana Risa kamu terima gak cinta aku ?." ucap Adrian


"Enggak Dri kita cuma temen" ucap Risa


"Cepet buka pintu nya kalau enggak aku teriak"


Adrian tak menggubris nya


Tiba tiba ada cicak jatuh di dekat Risa


Risa pun berteriak


"Mamahhh"

__ADS_1


Dia lari ke arah belakang Adrian dan mengambil kesempatan untuk pergi


__ADS_2