Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Episode 21 Pergi Ke Pekan Raya


__ADS_3

Tak lama mereka pun sampai


Lampu tumbler berkerlap kerlip di seluruh toko itu,lampu yang begitu terang menyinari kala waktu hampir menjelang malam,banyak kerumunan orang yang bermain di sana banyak sekali orang.


"Kamu mau beli makanan dulu?."Tanya Erik


"Mm iya aku lapar.""


"Kita beli cilok isi ayam suir pedas kesukaan mu yah."


"Iya." Risa pun tersenyum kala mendengar hal itu


Mereka pun membeli nya


"Ini makan lah."


"Hi makasihh."Ucap Risa yang langsung memakan nya.


"Mmm ini enak."


"Aku mau dong."


"Kenapa kamu gak beli tadi,ini aaa buka mulut mu."


"Amm .... Sengaja aku beli satu, biar kamu yang suapin aku."


"Kenapa gak bilang aku pasti suapin kamu"


"Eh itu permainan apa?." Ucap Risa melihat banyak anak kecil berkerumun.


Mereka melihat anak-anak itu tengah berusaha memecahkan balon karet besar di atas hanya dengan sumpit.


"Kita ke sana yah!." Ucap Risa menarik Erik yang tengah makan cilok bumbu balado itu.


"Gak ah malu tau itu anak-anak semua."


"Aahh ... Ayo yang plis." Rayu nya


"Hm iya deh ayo."


Mereka berdua pun ke sana


"Kalian lagi ngapain?." Tanya Risa sambil tersenyum


"Itu ka tolong dong pecahin balon karet nya."


"Hadiah nya apa?."


"Itu ..." Tunjuk anak-anak itu.


Risa pun menengok ternyata satu toples permen karet dan satu boneka pikachu pink.


Saat Risa menengok ke atas pantas saja anak-anak itu tak sampai itu terlalu tinggi untuk mereka bahkan untuk Risa.


Ia pun mencoba menusuk balon karet itu ia terus lompat,namun tetap tak sampai.


"Ayo kaa jangan nyerah!." Ucap anak-anak itu


Sementara Erik hanya cekikikan di belakang anak-anak,melihat Risa begitu semangat namun tak sampai.


Sontak Risa pun melirik Erik yang tengah tertawa dengan tajam,Erik langsung terdiam kala Risa dan anak-anak menoleh pada nya,Erik sedikit tidak suka dengan anak-anak.


"Aah baik lah!." Ucap Erik menghampiri mereka seolah olah tau arti kata tatapan itu.


Risa tersenyum dan anak-anak itu gembira.


Saat sudah di sana Erik lantas menjongkokan tubuh nya di depan Risa dan memeluk pinggang nya, membuat tubuh risa terangkat ke atas.


"Heup"


Erik menadahkan wajah nya di perut Risa


"Ah kamu ngapain?." Sontak Risa terkejut dengan hal itu.


"Cepet pecahin balon nya, kamu berat tau!." Ucap Erik dengan menahan nafas karena Risa cukup berat.


Risa pun tersenyum lebar dan

__ADS_1


"Tuk DARR"


Balon itu pecah mengeluarkan berbagai kertas warna-warni yang cantik jatuh di atas mereka berdua.


"Horee!!! ... " Teriak anak-anak kegirangan lantas pergi mengambil hadiah nya.


Erik pun menurunkan tubuh Risa


"Hah kamu sekarang kaya nya gemukan deh." Ucap Erik sambil tersenyum.


Risa pun hanya tersenyum mendengar hal itu ia lantas mencubit pipi Erik dengan keras.


"Kaka ini boneka nya untuk kaka yang cantik!."


Ucap anak-anak itu sambil mendekap toples permen itu di pelukan mereka dan lantas membagikan permen itu,mereka menggunakan baju nya untuk mewadahi permen itu,mereka sungguh lucu.


"Terimakasih!."


"Sama sama kak cantik."


Ucap mereka lantas pergi


"Boneka nya lucu" ucap risa kala melihat boneka pikachu beluduru yang lembut dengan memegang sebuah bantal berwarna merah bentuk hati


"Hadiah ku mana ?." Ucap Erik melirik nya tersenyum.


"Ini"


Risa menoleh kanan kiri takut ada yang melihat dan


"Mmuah"


Risa mencium pipi Erik dan pergi berlari setelah nya.


Ia pun tersenyum kala meliahat Risa pergi karena malu,ia pun mengejar nya


"Eh yang tunggu mau ke mana!."


"Naik perahu ayun yu yang." Ucap Risa


"Emang kamu gak takut."


"Ya udah ayo."


Mereka berdua pun menaiki wahana itu


Perlahan-lahan perahu itu mulai berayun pelan


"Aah." Teriak Risa kala perahu mulai menambah kecepatan nya.


Semakin lama semakin kencang


"Aahhhh!." Risa pun memeluk tangan Erik dengan kuat.


Erik melihat nya tersenyum kala Risa makin membenamkan wajah nya di tangan nya,rambut Risa tertiup angin kencang hingga membuat nya menutup wajah nya.


Erik lantas mebetulkan rambut nya.


Risa pun melihat Erik yang sedang tersenyum rambut Erik tehempas angin dengan kemeja yang terus bergerak,ia melihat Erik berayun dengan banyak cahaya yang menyinari nya.


"Aaaaaaaah!." Teriak orang orang yang menaikinya


Permainan itu tak lama selesai,mereka pun turun.


"Kamu gak papa?." Ucap Erik melihat wajah Risa yang pucat.


"Gak ko gak papa kaki aku cuma gemeteran."


"Kita beli dulu makanan yah"


"Iya"


Mereka pun membeli sosis bakar


"Mmm ini enak." Ucap Risa dengan lahap memakan nya.


"Aku beli minuman bentar ya ke sana." Ucap Erik

__ADS_1


Saat hendak pergi Risa menahan tangan nya


"Jangan lama lama."


"Iya."


"Jangan lirik cewe lain!."Ucap Risa


Hal itu membuat Erik tertegun tak biasa nya Risa posesif.


"Iya gak akan." Ucap Erik


Risa pun tersenyum ia lantas melepaskan genggaman itu dan melihat Erik berjalan ke arah penjual minuman.


Sementara ia tengah asyik makan tiba-tiba


"Set"


Seseorang menutup mulut Risa dan menarik mundur lengan Risa dengan kuat.


"Mmmhh."


Ronta Risa kala seseorang itu mebawa nya ke belakang panggung pekan raya.


Orang itu lantas membalikan tubuh Risa dan melepaskan tangan nya yang menutup mulut Risa,saat mulut nya bebas ia hendak berteriak namun


"Too ..." Teriakan Risa terpotong kala pria itu membekap kembali mulut nya.


"Diem Sa."Ucap pria yang memakai jaket hoodie yang menutup wajah nya.


Risa hanya memandang pria itu.


"Diem Sa ini aku Adrian." Ucap nya sambil melepas kan tangan nya kala Risa mulai menurut.


"Kamu ? Ngapain kamu di sini?." Ucap Risa


Adrian malah mendekati nya,sontak Risa sedikit takut dan


"Ammm ... " Adrian memakan sosis bakar yang sedang Risa pegang.


"Aku cuma mau minta maaf atas kejadian tempo hari,aku menyesal aku khilaf Sa maafin aku karena mau celakain kalian berdua."


Risa tertegun mendengar hal itu dengan segera ia ingin mengakhiri ini


"Iya aku maafin." Risa pun hendak pergi namun Adrian menghalangin nya.


"Kamu mau kemana buru-buru?."


Sungguh Risa tak mau dekat dengan nya meski hanya sebentar ia memberikan terlalu banya trauma pada nya.


"Pergi lah masa duduk sama kamu!." Ucap Risa mendorong tubuh Adrian agar tak menghalangi nya.


Risa pun berjalan ke tempat dia menunggu Erik di sana Risa terunduk memikirkan ucapan Adrian.


Ia tak sadar Erik tengah mencari nya,saat erik melihat Risa ia berjalan terunduk tanpa ia sadar ternyata ada dua pria mengikuti Risa dari belakang mereka hampir dekat.


Sontak Erik menghampiri Risa kedua pria itu lantas berhenti dan pergi menjauh dari nya.


"Kamu dari mana?."


"Enggak tadi dari situ buang sosis."


"Kenapa dibuang ?."


"Dibuang lah kan sisa tusuk nya doang masa di makan."


Mendengar jawaban itu membuat Erik gereget dan menarik hidung nya.


"awh." Pekik Risa


"kamu tuh yah,eh ini minum nya." Ucap Erik memberikan segelas minuman boba pada nya.


"Kita pergi ke luar yu biar lebih adem."Ucap Erik


Mereka berdua pun pergi


Tak lama mereka duduk di sebuah bangku taman dengan remang-remang cahaya dari pekan raya,kunang-kunang lantas berterbangan di sana.

__ADS_1


Risa menyenderkan kepala nya di bahu Erik.


__ADS_2