Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Episode 30 Partner Kerja


__ADS_3

"Terimakasih."


Risa pun masuk dan melihat isi paket ternyata 5 setelan kerja cantik dan sepertinya semua cocok untuk nya.


Tiba-tiba ponsel baru nya berdering


"SUAMI."


Tulisan di layar ponsel nya


"Loh ko siapa ? nama nya ko gini."


Risa mengangkat telpon itu


"Hallo, apa kamu udah terima paket nya itu dari Vina."


"Iya sudah terimakasih."


"Itu bukan dari ku yah tapi dari sekertaris ku." Tegas Ethan


"Iya."


"Apa kamu jadi pergi."


"Iya aku juga lagi di jalan sekarang, tumben kamu nanyain aku."


"Enggak ko aku cuma tanya."


"Clik."


Telpon nya tiba-tiba di putus oleh Ethan


"Huuh dia kenapa sebentar sebentar baik sebentar-sebentar nyebelin."


Risa pun segera mengganti pakaian nya dan pergi ke kantor.


Saat ia baru sampai Rina ada di depan ruangan nya.


"Kamu baru sampai yah." Ucap Rina


"Iya,maaf sedikit ke siangan."


"Tidak papa kamu kan manager di sini." Ucap Rina


Risa pun masuk ke ruangan nya,


Rina sedikit iri dengan Risa yang cantik dan masih muda ia juga dekat dengan Ethan CEO yang ia sukai.


"Sebenernya kamu punya hubungan apa sama tuan Ethan ?."


Risa menoleh dan alis nya terangkat


"Mm gak ada apa-apa cuma hubungan bisnis mamah sama tuan Ethan,kenapa emang nya."


"Enggak"


Tiba-tiba


Seseorang mengetuk pintu ruangan nya


"Tok tok"


"Masuk." Saut Risa


Ternyata Angga yang datang dengan setelan jas dan rambut yang di sisir ke atas,dia terlihat manis dengan tampilan nya yang berbeda dari kemarin saat Risa pertama kali bertemu dengan nya dan seperti nya ia tak berbeda jauh umur dengan Risa.


"Selamat pagi dan selamat datang pa." Ucap Rina


"Pagi, aku mau lihat lihat kantor seperti ucap ku kemarin." Ucap Angga


"Ah iya silahkan Pak mau saya temani." Ucap Rina


"Tidak biar nona Risa saja yang yang menunjukan nya." Ucap Angga


"Tapi Pak,nona Risa juga baru di sini,baru kemarin dia kerja dia juga belum hafal kantor ini."


"Tak apa biar kami saling ingin tau." Ucap Angga dengan keinginan nya bersama Risa

__ADS_1


"Baik kalau begitu saya permisi" Ucap Rina pergi meninggalkan mereka


"Dasar." gumam hati Rina sebal banyak pria yang menolak nya.


Risa hanya bengong melihat mereka berdua berbicara.


"Kenapa, ayo." Ucap Angga


"Iya, tapi maaf saya juga belum hafal tempat ini."


"Gak papa, ayo."


Mereka berdua pun turun dan melihat lihat isi kantor dan pekerjaan nya juga karyawan nya


Setelah semua selesai


Risa dan Angga duduk di sebuah bangku taman kantor


Angga terus menatap Risa dan perlahan-lahan ia memegang tangan nya.


Risa pun menoleh kala tangan dingin itu menyentuh tangan nya.


"Risa aku suka sama kamu." ucap pria itu


"Iya makasih." Ucap Risa


"Ko kamu jawab nya makasih ?." Ucap Angga heran


"Kenapa ? Emang nya harus bilang apa,


kamu bilang kan suka."


Sontak Angga menepuk jidat nya


"Ya ampun, dia sungguh polos." Batin Angga


"Oh iya aku harus ke ruangan dulu ada perlu,sebentar yah." Ucap Risa pergi masuk ke dalam kantor.


Angga pun tersenyum


Angga pun mengikuti nya masuk ke dalam kantor


Saat ia hendak masuk ia berpesan dengan Rina


"Jangan biarin ada orang yang masuk ke ruangan nona Risa yah "


"Baik Pa."


Angga pun masuk


"Ada apa dengan mereka berdua." Ucap Rina


"Cklek"


Suara pintu di tutup


Risa pun menoleh


"Kenapa pintu nya di tutup."


"Tidak, aku cuma mau lihat apa yang kamu kerjain." Ucap Angga yang mendekat dan melihat laptop nya dari belakang kursi Risa.


Angga lantas mendekat kan wajah nya di bahu Risa.


"Tolong mundur lah sedikit." Ucap Risa gusar dengan Angga


Sementara Rina mengintip di sela pintu yang sengaja ia buka,perlahan ia mengambil ponsel nya dan merekam semua itu.


Merasa kesal Angga membalikan kursi putar yang tengah Risa duduki hingga menghadap pada nya


"Ah"


Angga pun mencenkaram sisi meja dan membuat nya sungguh dekat dengan wajah nya.


Risa hanya bengong atas perilaku nya


"Kenapa?."

__ADS_1


Angga lantas terus mendekat,Risa pun menahan tubuh Angga dengan tangan nya.


"Jangan !." Teriak Risa dengan satu dorongan berhasil membuat Angga berdiri dan mundur.


Angga lantas memegang tangan Risa merayu nya, namun Risa menepis tangan itu dengan kasar.


Risa pergi dengan marah ke luar


Sementara Rina bergegas menghentikan video nya dan bergegas duduk di kursi nya.


"Cklek"


Risa keluar dari ruangan itu dengan wajah yang merah karena marah dan meninggalkan Angga.


"Kamu urus Pa Angga,aku ada perlu." Ucap Risa pada Rina.


"Baik." Ucap Rina


"Ch."


Dengus Angga kala Risa menolak nya.


"Brakk" Angga memukul meja itu tak terima jika dia di tolak sungguh hanya wanita itu yang menolak nya.


"Awas saja dia." Umpat Angga sambil menyeringai


"Brakk" Risa menutup pintu toilet dengan keras.


"Kenapa sekarang jadi seperti ini rasa nya gak aman kalau dekat dengan pria lain, tak seaman saat sekolah tak seaman saat di rumah, kenapa pria di luar seperti itu mereka menggapku sebagai mainan,mereka semua nya tak sopan ... hiks."


Risa menangis tersedu sedu di toilet merasa diri nya sungguh tak di hargai oleh pria yang bahkan  hanya baru kenal saja dengan nya.


Ia lantas melihat ponsel nya yang tak ada wallpaper diri nya dan kekasih nya,namun hanya warna aurora yang terlihat.


Ia pun mengecek sosial media milik nya dan melihat akun kekasih nya namun ia masih tidak membuka nya ia tak punya nomor ponsel Erik di sana.


"Apa dia melupakan ku." Ucap Risa yang makin tak terbendung lagi.


"Aku rindu kamu." Ucap Risa memeluk tubuh nya sendiri


Ia lantas segera membersihkan wajah nya yang basah dengan air mata ia mencoba menenangkan diri nya wajah nya sungguh sembab karena menangis.


Setelah ia merasa lebih baik Risa keluar dan pergi ke ruangan nya.


Saat hendak masuk ia melihat Rina duduk


"Loh ko kamu duduk di sini, Pa Angga nya kemana."


"Udah pergi tadi." Ucap Rina


"Oh."


Risa pun masuk ke dalam


Ia mulai mengerti pekerjan demi pekerjaan


"Jadi seperti ini mamah bekerja." Ucap Risa tersenyum.


"Gimana perkembangan mamah sekarang yah apa dia udah siuman." Ucap Risa


Ia lantas memeriksa ponsel nya dan ternyata ada kotak BoDyguard yang Ethan sewa,ia lantas menelpon nya.


"Ttuuut tuuutt"


"Halo."


"Halo bu keadaan di sini baik-baik saja ibu anda masih stabil dan masih belum ada tanda-tanda ia akan siuman,,namun kondisi nya lebih baik." Tiba- tiba sang bodyguard bilang seperti itu.


"Oh iya."


"Tut"


Tiba-tiba telpon nya di tutup


Risa sungguh melongo di buat nya.


"Kenapa dengan nya, apa bodyguard itu kerja  ya seperti itu."

__ADS_1


__ADS_2