Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Episode 17 Flashback Part 2


__ADS_3

Mereka berdua pun mendengarkan suara musik di sana,hanya mereka berdua di ruangan itu.


Risa pun menyenderkan pipi nya di kepala Erik,


"Kalian ngapain?."


Sontak memecah keheningan antara mereka


"Huuh gue kira siapa,kepo lu!." Ucap Erik yang tak lain adalah Davin.


"Ikutan dong." Ucap Davin membawa bangku dari meja yang lain dan menjajarkan nya dekat mereka.


Davin pun malah duduk di sana dan menyenderkan kepala nya di bahu Risa.


"Ih kalian apaan sih!." Risa pun berdiri hendak pergi namun apa daya ia tak bisa keluar.


"Minggir, geser dikit napa."


Mereka berdua tak menghirau kan nya


"Mau kemana duduk lagi aja!." Ucap mereka berdua mendudukan Risa kembali.


"Hm ... " Ucap gusar Risa kala mereka berdua menyenderkan kepala mereka di bahu nya.


Tak lama bel masuk berbunyi mereka berdua pun lekas ke bangku mereka,namun Guru kelas gak masuk tiba-tiba Sita dan yang lain nya membagikan buku pelajaran di meja Guru.


Semua pun mulai mengambil nya satu persatu giliran Risa pun mengambilnya.


"Eh Risa ini sini deh ini apa ?." Ucap Erik menunjuk ke halaman di buku.


"Mana ?." Ucap Risa menghampiri nya


"Ini."


"Ih ini kan tulisan biasa cuma Bab 1."


"Hehe."


"Hm modus."


Tak lama Davin datang dari belakang sambil merangkul kedua nya.


"Eh liatin apa ?." Ucap nya merangkul risa dan erik dari belakang.


"Ah enggak kalian apaan sih nempel mulu." Ucap Risa


Sementara teman-teman yang lain sudah tak aneh dengan tingkah mereka bertiga.


Risa pun duduk di kursi nya saat hendak menulis pena Risa tiba-tiba di pinjam paksa oleh Fikri teman sekelas nya.


"Eh fikri kembaliin pena aku, aku mau pake." Ucap Risa mengejar Fikri.


"Bentar sa." Ucap Fikri sambil menulis


Risa pun menunggu di belakang bangku Fikri tiba- tiba Davin menghampiri Risa ia tak tahu Davin akan apa.


"Kamu lagi ngapain sa?." Ucap Davin yang tiba-tiba memeluk nya di belakang dengan semua teman teman sekelas menyaksikan nya


"CIE!!! ... " Teriak teman-teman nya menggema di ruangan kelas itu.


"Ah apaan si."Ucap Risa sambil menyiku perut Davin


Ia malu di perhatikan seluruh teman teman nya karena hal itu terutama karena Erik juga menatap nya begitu.


Hal itu membuat wajah Risa makin memerah,semua pun berjalan seperti biasa di sekolah..


Saat nya pulang..

__ADS_1


Risa berjalan sendiri pulang karena Arin sudah duluan pulang.


"Hei Risa." Ucap seseorang


Risa pun menoleh


"Iya" dan ternyata itu Rangga teman sekelas nya


"Pulang bareng yah"


"Ayo"


"Kamu cantik deh sa kamu udah punya pacar belum." Ucap Rangga


"Ah enggak ko biasa aja,belum emang kenapa ?."


"Gak papa cuma nanya,aku bisa daftar jadi calon pacar kamu gak." Ucap Rangga blak blakan.


"No way kamu gak bisa masuk daftar."


"Kenapa ?."


"Ya ampun kamu kan udah punya pacar aku tau ko pacar kamu klas 10 A nama nya kalu gak salah vena kan."


"Hmmm ... " Ucap Rangga kala Risa tau


"Tapi aku suka sama kamu."


"Ahk kamu apaan sih."Ucap Risa yang mulai berjalan lebih cepat ia pun tersenyum kepada Rangga.


Sontak Risa terkejut kala ternyata dari tadi di belakang nya dan Rangga ada Erik yang sedari tadi mengikuti mereka.


Wajah nya datar dengan tangan yang menenteng jaket jeans di bahu nya.


"Uupss." Sontak Risa membalikan tubuh nya ke depan.


"Aku pikir dia gak ada di belakang jangan jangan dia dengerin semua obrolan aku sama Rangga."Batin Risa.


"Risa ayo." Ucap Rangga


"Kamu aja duluan aku ada perlu."


"Ya udah aku duluan"


"Iya"


Risa melihat Erik berjalan di belakang Rangga.


Namun Erik berhenti dan menatap nya.


"Eh kenapa dia kemari?." Batin Risa saat melihat Erik menghampiri nya.


"Kamu ko malah duduk .di sini, nungguin seseorang?." Tanya Erik


"Gak papa cuma kaki aku sedikit sakit jadi duduk di sini sebentar."


"Mau aku gendong."


"Gak usah gak papa cuma butuh istirahat sebentar, kamu ngapain bukan nya pulang."


"Aku nungguin kamu." Ucap Erik sambil menatap mata Risa.


Risa menatap tatapan itu


"Rasa nya nyaman jika dekat dengan nya rasa nya hari ini akan baik-baik saja jika ada dia! Eh aku ngomong apa?." Gumam hati Risa.


"Risa"

__ADS_1


"Ya"


"Kamu suka gak sama Davin?."


"Biasa aja aku sayang kita kan sahabat emang kenapa?."


"Gak gak papa."


"Tik ... tik tik" tetesan air hujan mulai turun.


"Eh ujan duh gimana yah gak bawa payung lagih." Ucap Risa


"Kenapa gak bawa?.tau kan sekarang musim hujan kalau kamu sakit gimana." Ucap Erik yang mulai memakai jaket nya di kepala nya.


"Sini masuk kita harus cepet pulang."Ucap Erik


Risa pun masuk di sela badan Erik yang memayungi mereka berdua dengan jaket nya.


"Pegang pinggang aku biar gak ke ujanan."


"Tapii"


"Cepet biar jalan nya lebih cepet nanti basah kuyup."


"Iya deh." Risa pun memegang pinggang Erik


"Kamu pegang bagian jaket yang satu nya lagi yah tangan aku pegel kalau dua duanya aku pake."


"Iya." Risa pun memegang jaket bagian yang satu nya lagi.


Namun tangan Erik yang sudah tak memegang jaket malah di pakai untuk mendekap punggung Risa membuat jarak mereka sangat dekat.


Sontak Risa pun menatap Erik namun Erik malah tersenyum lebar.


"Ah kamu ambil-ambil kesempatan dalam kesempitan "


"Hihi aku kan cuma mau nolongin kamu biar gak basah kuyup."


"Iya iya maaf."


Mereka berdua pun berjalan pulang karena rumah mereka se arah.


Tak lama mereka sampai di teras rumah Risa dengan ke adaan hampir basah kuyup.


"Hah sampai untung gak sampai basah semua, makasih ya."


"Kamu sendiri di rumah, ortu kamu kemana ?."


"Mamah kerja nanti sore baru pulang, ujan nya makin deras kamu mau masuk dulu."


"Tapi basah gimana." Ucap Erik


"Ya udah kamu lewat belakang ada kamar mandi di sana juga ada anduk, aku ambilin kaos punya aku."


"Masa punya kamu sih Risa ? Kaya cewe dong." Ucap tak mau Erik


"Eh ada ko yang kaya baju cowo tenang aja, dari pada kamu kedinginan trus hipotermia gimana?."


"Iya deh."


Erik pun pergi lewat belakang sementara Risa masuk ke dalam ia lantas pergi ke kamar nya dan berganti pakaian dengan cepat ia juga mengambil pakaian untuk Erik.


Risa pun pergi ke kamar mandi di belakang


"Tok...tok Erik ini baju nya."


"Iy.a"

__ADS_1


Ia pun membuka sedikit pintu kamar mandi nya


Dan mengambil kaos itu.


__ADS_2