
Saat menoleh pria itu juga kaget mereka berusaha melepaskan pengait gelang yang sugguh mengait di baju katun risa
Pria itu menoleh ke sumber kegaduhan dan melihat para ibu ibu,para gadis dan anak perempuan yang mengejar nya sudah dekat dengan nya
Sontak pria itu memegang tangan risa dan menarik nya berlari
Risa pun berlari karena takut baju nya sobek mereka berlari dengan posisi menyamping dengan tangan si pria di dekat baju risa menggantung di sana dengan gelang tangan risa memegang tangan pria itu
"Ahhh kamu mau ke mana lepasin dulu ini"
"Ayo cepet nanti aku ke tangkep"
Sontak risa memebelalakan mata nya
"Kamu copet yahh"
Risa lantas memukul mukup pundak pria itu namun ia berlari bersama nya
Pria itu hanya menghalangi pukulan risa dengan tangan nya yang sebelah lagi
"Tidaak bukan bukan" ucap si pria
Saat ada lorong pria itu ke sana dan menarik risa ke sana
"Bruk"
Risa berada di depan nya dengan tangan si pria yang mengantung di bagian perut nya karena pengait nya
"Too.." baru saja ia ingin minta tolong pria itu menutup mulut nya dengan tangan nya
Pria itu lantas menoleh melihat par kumpulan wanita di sana
"Kemana dia,, kemana ?? Ada yang liat kemana gak"
Semua menggeleng
"Yaah" mereka pun bergegas kembali ke toko mainan tadi
"Huuf sukur sukur" ucap si pria
"Duk"
"Awwh" risa menyiku perut pria itu agar melepas kan tangan nya dari bibir risa
"Kamu pencuri yaah,,to..." lagi lagi pria itu membekap mulut nya
"Bisa diem sebentar gak" ucap pria itu membalikan tubuh risa dan melepas topi nya menampakan wajah itu pada nya
Risa di buat melongo dengan wajah yang hampir mirip dengan boyband korea BTS jungkok
Risa tak mampu berkata kata wajah nya begitu mulus dan bening tak mirip pencopet
Pria itu lantas mencoba melepas pengait itu namun masih sulit
"Boleh aku gigit benang baju nya nanti gak bisa lepas" ucap pria itu
Risa hanya bengonh dan mengangguk
Pria itu lantas duduk dan mencoba menggigit benang di baju risa
Risa melongo ketika bibir itu menggigit beju nya kepala nya sunggunh dekat dengan bagian perut nya
wajah nya begitu merah padam dengan hal itu
"Trek" benang itu pun putus
"Maaf baju mu jadi rusak" ucap pria itu
__ADS_1
"Iya gak papa" ucap risa yang langsung merapihkan pakaian nya
"Dan jangan sama kan aku dengan copet lihat ini" ucap nya menunjukan identitas nya sebagai polisi
"Namaku abian aku bertugas mengawasi di sini tadi kebetulan ketemu ibu ibu di sana" ucap pria itu
"Aku risa" ucap nya pelan
"Kalau begitu aku pergi" abian pun pergi beranjak dari sana risa hanya memeperhatikan langkah kaki nya
Namun tiba tiba abian menoleh pada nya dan tersenyum
"Ada apa dengan nya,,sebaiknya aku segera pulang" ucap risa yang bergegas pulang naik bis
Tak lama ia pun sampai di rumah
"Cklek" kunci pintu pun di buka
"Mah risa pulang" ucap nya
Namun di rumah sangat lah sepi ia yakin jika lembutan ibu nya ada di sini
Ia lantas menyalakn semua lampunya dan
"Ting"
Seluruh isi ruangan pun tersinari
Ia bergegas ke kamar nya dan beristirahat sejenak ini baru bukul 18.00
"Masih ada waktu ah aku tidur sebentar rasa nya badan ku pegal semua" ucap nya yang langsung berbaring di ranjang dan terlelap tertidur
"Tik tok tik tok" hanya bunyi itu yang mengiringi risa tidur
"Dreeddd dreedd" ponsel nya bergetar
Ia langsung mengangkat telpon itu
"Iya ha..llo"
"Kamu lagi ngapain ?"
"T..idur"
"Nanti kamu kemana ?"
"Ke pesta nya pa angga emang kenapa ?"
"Oh gak papa jangan ke sana"
"K..enapa"
"Jangan aja"
Tuttut tiba tiba risa mematikan ponsel nya dan tertidur
"Kenapa dia mematikan telpon nya" ucap ethan yang ternyata menelpon risa
Sebaik nya aku pulang sekarang...
Ia pun mengirim pesan pada vina
"Aku pulang duluan, meeting udah selesai semua kan" tulis nya di chat itu
Vina pun membaca nya
"Iya pak sudah semua bapa menyelesaikan meeting dengan 8 klien hanya dalam 3 hari"
__ADS_1
Balas vina
"Sekarang tuan ethan semakin menjauh dari ku semua nya hancur gara gara hal itu kenapa aku berharap lebih dari nya sekarang semuanya jadi terasa canggung lagi..hiks" batin vina menyesal akan hal yang terjadi kemarin
Sementara ethan langsung bergegas kembali lagi ke jakarta
Sementara risa tertidur waktu terus berlalu menunjukan pukul 19.30
Risa pun mulai bangun dan melihat jam nya
"Astaga aku akan telat" ucap risa yang langsung bergegas mandi
Ia sungguh terburu buru ia pun berdandan dengan memakai dress yang ia pakai anting mutiara milik ibunya pun tergantung cantik di sana dengan rambut yang ia tata ayar bergelombang di atas memakai manik mannik yabng cantik di sana
Tak lupa leher nya ia hiasi dengan kalung milih nya dengan inisial ER
"Fush..fush..fush"
Ia menyemprot kah farpum ke seluruh tubuh nya
Ia memoles wajah nya dengan make up yang komplit dengan bibir merah yang mengkilat menggoda
Gaun cantik itu nampak serasi dengan nya tas selempang pun ia kenakan
Dengan hells hak tahu hitam milik nya nampak begitu pas dengan dandanan nya
Risa pun memesan taksi online
Tak lama taksi itu datang ia lun bergegas masuk
"Jalan pa"
"Siap cantik" ucap pria tua itu
Mereka pun bergegas ke sana
Setengah jam pun berlalu
Mereka pun sampai
"Ini pa uang nya terima kasih" ucap risa yang langsung bergegas pergi ke tempat pesta itu
"Huuft aku gak telat syukur deh" risa pun berjalan ke sana nampak gedung mewah berhias lampu warna warni di luar nampak indah
"Wahh megah sekali Apalagi di dalam nya" gumam risa
"Nona" teriak rina di depan pintu
Risa pun menoleh rina nampak cantik dengan gaun hitam nya
Namun ia membawa tas jinjing sedikit agak besar risa tak menghiraukan itu
"Ayo kita masuk nona, semua orang sudah masuk dari tadi"
"Iya"
Ternyata sudah setengah acara
Risa pun masuk bersama dengan rina betapa terkejut nya ia melihat pampangan tulisa
"Happy brithday 23thn mr.Angga"
"Dan dia adalah tamu istimewa saya" ucap angga yang membuat para karyawan di 3 prusahaan juga peminpin nya langsung menoleh pada risa
Risa membelalakan mata nya ia tak tau jika ini pesta ulah tahun
Risa sungguh kebingungan ia tak membawa kado apa pun
__ADS_1
Lantas angga menghampiri risa dan berjabat tangan lalu mencium tangan risa