Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Bab 40 kerja


__ADS_3

Risa pun bergegas mandi dan berganti pakaian secepat yang ia bisa


Rambut nya hanya ia ikat saja di belakang


Beberapa menit kemudian risa sudah selesai ia lantas membuka kembali pintu nya


"Cklek"


"Kamu mandi cepet banget" ucap ethan


"Ahk jadi seperti ini ya orang bermuka dua tadi kata nya harus cepet udah di usahain cepet malah nanya kenapa cepet cepet" jawab ketus risa yang meningalkan ethan berjalan lebih dulu


Namun saat hendak turun tangga kaki nya terasa sakit lagi


"Kenapa kaki ku sakit lagi ya apa karena air dingin" batin risa


"Kenapa ?" Tanya ethan


"Enggak" ucap risa yang mulai melangkah turun dengan kaki pertama yang tak sakit namun saat kaki kedua yang sakit perlahan lahan ia nyamankan langkah nya


Saat mulai menahan beban tubuh nya kai itu sungguh terasa sakit


Hingga ia hampir jatuh untung tangan nya memegang pegangan di sana


Ethan yang melihat itu dari belakang sedikit kaget hampir saja risa jatuh lagi


Ethan pun bergegas menghampiri nya


Ia memegang pinggang risa


"Makanya jangan keras kepala di bantuin gak mau padahal butuh bantuan kaya gini ya orang bermuka dua" ucap ethan membalikan perkataan risa


Risa melongo di buat nya


"Astaga dia tak mau kalah" batin risa


Mereka berdua pun perlahan menuruni anak tangga satu persatu


Saat sudah sampai di bawah


"Terimakasih aku bisa ko dari sini" ucap risa yang menjauhkan tubuh ethan dari nya


"Ok"


Risa pun mengambil kunci cadangan nya di bawah meja


Ethan lantas mendahului risa dengan cepat ia masuk mobil dan menunggu risa di sana


Risa pun berjalan ke luar melewati pintu dan melihat sinar mentari yang mulai menghangat di tubuh nya


"Cklek" risa mengunci pintu nya


Ethan lantas melihat risa dari kaca mobil nya


Gadis itu nampak cantik meski penampilan nya sederhana perlahan tubuh nya tersorot mentari yang hangat wajah nya nampak bersinar


Ia terus menatap nya hingga sampai akan membuka pintu mobil


Ethan lantas memalingkan wajah nya


"Buk"


Risa pun masuk dan menutup kembali pintu mobil nya


"Kita berangkat" ucap ethan


Mereka pun pergi ke kantor risa sekalian ethan juga akan memeriksa semua data nya langsung tak perlu menunggu laporan dari risa

__ADS_1


"Ibu mu,,dokter bilang ada kemajuan danyut nadi nya berangsur angsur normal hanya tinggal menunggu ia sadar" ucap ethan


Risa hanya kaget mendengar itu ia tak menyangka sebegitu perhatian nya ethan pada ibu nya


"Terimakasih untuk bantuan mu, aku tidak tau jika bukan karena mu mungkin ibu ku tak tertolong"


"Ya tentu tak masalah aku sudah menganggap nya ibu ku,dia wanita yang hebat" ucap ethan


Risa menatap ethan


"Dia sangat baik meski kadang sombong dan kadang keterlaluan" batin risa


"Dan mungkin tak ada pemberitahuan kepada mu soal apa pun itu karena semua sudah ku hendel sendiri"


"Aku akan ganti semua pembayar nya, meski di cicil" ucap risa


"Iya, kamu harus rajin kerja" ucap ethan


Tak lama mereka pun sampai


"Selamat pagi" ucap para karyawan yang sudah ada di sana


"Pagi"


"Pagi"


Ucap mereka berdua berbarengan


Sontak para karyawan tersenyum mendengar nya


"Kalian benar benar cocok ups maaf" ucap mereka yang langsung bubar


Ethan dan risa pun masuk ke dalam ruangan nya


Nampak lah ruangan yang estetik dengan meja kursi manager dengan cat berwarna coklat gorden putih di sana tergerai


"Biar ku lihat data perusahaan kali ini,kamu duduk saja" ucap ethan


"Iya" risa pun duduk dengan tangan yang menopang dagu nya


"Kenapa perut ku masih sakit ya" batin risa dengan tangan yang memegang perut nya


Sementara ethan masih mengotak atik laptop itu


Wajah nya nampak begitu membuat nya tenang


Ia merasa punya seseorang yang mengerti akan ke adaan nya


Beberapa menit pun berlalu hingga rasa nya mata risa mulai berat tubuh nya masih menyesuaikan untuk memulihkaan ke adaan seperti sebelum nya


Setelah ia meminum minuman yang tak baik itu


Risa menopangkan tubuh nya di sofa dan mata nya mulai terpejam


Beberapa saat kemudian ethan selesai dan ia menatap risa


"Dia tertidur lagi ?" Ucap ethan melihat wajah polos itu tengah tenang terlelap tertidur


Wajah nya begitu menampakan ke tenangan untuk nya


Ethan pun beranjak menghampiri nya dan membuka jas nya menyelimuti risa


"Aku harus pergi dulu sebentar nanti aku balik lagi" ucap ethan berpamitan pada risa


Ia pun beranjak pergi


"Cklek" pintu di tutup ethan

__ADS_1


Saat keluar ia bertemu satpam


"Kebetulan ketemu di sini" ucap ethan


"Iya tuan"


"Tolong kamu jaga in di sini jangan ada yang masuk nanti aku kembali lagi" ucap ethan tak mau ada yang mengganggu risa tidur


"Dan jika ada yang perlu sama nona risa hubungi saja sekertaris nya"


"Baik pa"


Ethan pun meninggalkan ruangan kantor dan pergi ke tempat ia bertemu dengan klaien nya


Tak jauh dari ethan rina mendengarkan percakapan mereka


Mendengar hal itu rina geram


"Kenapa tuan ethan perhatian sekali dengan gadis itu"


Sementara itu risa yang tertidur perlahan lahan bangun


Menatap sekeliling


"Ethan ke mana ?" Hal yang pertama ia katakan


"Dia mungkin sudah pergi"


Risa lantas mencium aroma parfum yang begitu harum ternyata  itu dari jas ethan


Risa lantas berdiri dan merapikan jas itu


"Badanku kenapa seperti ini rasa nya berat semua aku butuh yang seger seger" ucap risa


Terbesat di benak nya memakan rujak buah mangga


"Astaga air liur ku begitu banyak memikirkan itu,pengen banget aku harus beli itu" ucap risa yang keluar ruangan


"Cklek" pintu dibuka menampakan satpam tengah berdiri di sana


"Kenapa bapa berdiri di sini ?"


"Ano itu saya di suruh buat jagain ruangan ini biar gak ada yang ganggu nona" ucap satpam itu


"Siapa"


"Tuan ethan nona"


"Oh ya udah bapa bisa pergi" ucap risa


"Baik" satpam itu lantas pergi ke bawah


Risa pun beranjak hendak pergi, tak sengaja ia berpapasan dengan rina


Wajah risa berubah datar dan tak menghiraukan rina seolah olah tak ada manusia di sana


Risa sungguh masih merasa kesal pada rina


Risa pun ke luar kantor dan berjalan di pinggir jalan ingin membeli buah


Saat di perjalanan tiba tiba


"cringg"


Kalung liontin inisial ER risa jatuh masuk ke dala lubang kecil di jalanan


"Astaga, kenapa tiba tiba kalung nya putus"

__ADS_1


Ia mendapat firasat buruk namun ia ingin menepis hal negatif itu


__ADS_2