Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Episode 54 Di Culik


__ADS_3

"Hallo tuan."


"Akhir nya kau mengubungi ku selagi nyawa mu masih ada cepat lunasi hutang mu itu !! ... "


"Aku punya kabar baik tuan,aku menemukan anak yang kau cari-cari, anak dari musuh mu Dika dan Anindiya."


"Benarkan ! ... Dimana dia !."


"Aku akan memberitahu mu asal semua nya impas."


"Hm ... Tentu akan aku anggap impas semuanya namun kau harus membawa anak itu."


"Baik tuan."


Seringai nya lantas begitu lebar di bibir nya.


Ia pun memanggil seseorang lagi.


"Hallo, aku butuh bantuan mu di sini." Ucap nya


"Iya segera ."


Ia memanggil kawan nya di sini dan membutuhkan bantuan mereka.


Sementara itu Ibu Dita menangis dan tak tau harus apa.


"Aku harus bagaimana ? Hiks, bagai mana jika Mas Erwin membawa Risa ke tuan Anz. Hiks aku harus menyuruh Risa pergi dari kantor." Ucap nya mencoba menelpon Risa.


"Nomor yang anda tuju tidak dapat dihubungi cobalah beberpa saat lagi"


"Kenapa nomor nya tidak aktif,angkat Risa,angkat nak."


Ucap nya sambil menangis,beberapa kali ia coba namun gagal.


"Ethan !! Tuan Ethan ... " ia pun memanggil nomor Ethan


Beruntung nya dia Ethan menjawab telpon nya.


"Hallo Bu ada apa ?."


"Kamu di mana tuan, maaf aku mengganggu mu aku butuh pertolongan mu."


"Aku sedang di jalan ke kantor ku Bu,memang nya ada apa ?."


"Tuan Ethan tolong nak tolong Risa !."


"Kenapa Bu ada apa dengan Risa."


"Tolong bawa dia pergi dari kantor itu Tuan, dan bawa dia pulang kemari,sekarang ... hiks."


"Memang nya ada apa bu ?."


"Tolong Tuan cepat lah."


"Baiklah."


Panggilan itu lantas terputus Ethan yang tengah mengemdarai mobil pun berhenti dan berbalik arah menuju kantor Ibu Dita.


"Ada apa sebenar nya,apa Risa dalam masalah lagi."


Ucap Ethan yang langsung tancap gas.


Sementara Risa yang duduk di Bis melihat sekeliling nya.


"Kenapa perasaan ku tidak enak,kenapa aku sangat cemas,semoga saja tidak akan terjadi sesuatu." Batin nya


Beberapa lama kemudian ia pun sampai di kantor,ia pun turun dari bis dan berjalan ke arah kantor.


Dari kejauhan nampak lah seseorang yang tengah melihat Risa berjalan ke arah kantor.


"Itu dia."

__ADS_1


Namun saat hendak menghampiri nya dari kejauhan datang lah sebuah mobil mewah di depan Risa.


Risa pun menoleh dan keluar lah Ethan dari  dari mobil nya. Tiba-tiba Ethan memegang tangan nya.


"Risa ayo pergi."


"Pergi kemana ?."


"Ayo ikut saja."


"Tidak,aku harus ke kantor dulu ada banyak yang harus di revisi hari ini."


Sementara pria itu dengan cepat menghampiri Ethan dan Risa ketika dari kejauhan Ethan akan membawa sasaran nya pergi.


"Risa !! ... " Teriak nya


Risa dan Ethan pun menoleh


"Akhir nya Ayah ketemu kamu."


"Kenapa ?."


"Mamah kamu juga di sini dia duduk di warung sana mau makan bareng gak."


"Iya boleh kalau Mamah juga di sana."


Pria itu pun menarik Risa bersama nya,Ethan lantas melepas tangan Risa.


"Seperti nya dia baik-baik saja." Batin Ethan


"Aku pergi ke Mamah dulu." Ucap Risa


Ethan hanya mengangguk saat Risa pergi bersama Ayah nya.Namun saat hendak membuka pintu mobil nya,merasa ada yang aneh ia baru menyadari.


"Bukan kan Ayah nya tidak ada dan bukan nya Ibu Dita di rumah jangan-jangan ..." Ucap Ethan yang bergegas menghampiri Risa dan pria itu yang hampir berbelok.


"Apa dia penculik, astaga !! ... "


"Rissaa !!." Ethan berteriak saat Risa berbelok di gang itu.


Risa pun menoleh


"Sudah biarkan ayo pergi."


"Tidak,tunggu sebentar."


"Ayo." Tangan yang memegang tangan nya makin keras mengenggam tangan nya.


"Ahk sakit, lepas ! Mamah nya di mana ?."


Ucap Risa terbelalak tak ada siapa pun di sana.


Ia menyadari jika pria yang bersama nya terlihat berbeda.


"Ahkk ... Lepas !." Triak Risa kala pria itu membalikan tubuh Risa dengan tangan Risa yang di balikan ke punggung nya.


"Tolmmm." Pria itu membekap mulut Risa


Dan Ethan pun sampai dan melihat Risa yang tengah di bekap.


Ethan pun menghampiri nya sementara Risa tak kehabisan akal dan menggigit dengan keras tangan yang menutup mulut nya.


"Aahhk" pekik pria itu yang sontak melepas kan Risa.


Risa pun berlari ke arah Ethan namun dari belakang orang yang membatu Erwin datang dan memegangi nya.


"ahhk ... lepas tolommm " Teriak Risa yang terpotong kala ia di bekap.


Risa meronta-ronta di pegangi mereka berdua.


"Risa !! ... "

__ADS_1


Melihat itu Ethan syok dan berusaha berlari ke arah nya namun hal yang tak di duga terhadi saat ia berlari ke arah Risa.


"Buk."


"Ahk."


Seseorang memukul punggung nya dari belakang dengan balok kayu,hingga terjatuh tepat di hadapan Risa ia masih kuat dan berusaha berdiri.


Namun


"Buk"


"Ahk."


Untuk kedua kali nya punggung nya di pukul,ia pun tergeletak di sana.


"Ethan!!! ..." teriak Risa dalam bekapan itu


Kesadaran nya mulai hilang ia masih bisa melihat ketika Risa masih meronta-ronta di bawa oleh mereka,dengan mobil yang membawa nya dengan plat mobi no ******* mata itu lantas tertutup.


Ia tergeletak di sana.Sementara Risa di bopong 3 orang dan memasukan nya kedalam mobil,dan membawa nya pergi.


Wajah cantik itu menutup matanya tak sadarkan diri kala mereka membius nya.


Sementara itu Ethan masih tergeletak tak sadar di sana.Beruntung nya ada seseorang lewat di sana.


"Siapa itu." Pejalan kaki itu lewat dan membangunkan Ethan.


"Tuan bangun ... tuan !."


Ethan pun mulai terbangun mata nya mulai terbuka dengan rasa sakit di punggung nya yang terasa lagi sekarang.


"Ahk."


"Tuan baik-baik saja ?."


"Iya terimakasih."


Pejalan kaki itu pun pergi


Ethan lantas mengeluarkan ponsel nya.Ia memanggil kantor polisi.


"Hallo pak saya Ethan,saya mau bapa lacak mobil dengan plat nomor ****** mereka menculik temen saya pak,saya saksi nya."


"Baik pak kami akan segera bertindak."


"Iya pa tolong segera."


Ethan pun menutup telpon nya,ia lantas memanggil paman nya yang bertugas sebagai perwira polisi di sektor lain.


Setelah menelpon nya Ethan lantas pergi menuju mobil nya.


Sementara Risa mulai tersadar mata nya melihat sekeliling dengan tubuh nya yang bergoyang,nampak lah langit-langit mobil yang bergoyang,dengan 3 pria di sana.


"Hah."


Risa terberanjak duduk dan hendak membuka pintu mobil nya,iya memukul-mukul kaca mobil itu.


"Brak ... brak ... braak."


"Tolommm." Tiba-tiba mulut nya di bekap lagi.


"Sudah ku bilang ikat dan tutup mulut nya." Ucap sang sopir.


"Hei dia gak akan macem-macem lihat saja." Ucap Erwin.


Erwin lantas mengeluarkan sebuah pisau.


"Hei dengar jika kau terus meronta pisau ini akan ada di tubuh mu."


"Kenapa hiks,aku pikir dia Ayah ku." Batin Risa

__ADS_1


"Ikat saja dia dan ini lakban nya."


"Baik lah."


__ADS_2