Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Bab 33 ajakan pesta


__ADS_3

Angin menerpa wajah manis itu mereka pun sampai di kantor ibu nya risa


"Udah sampai" ucap davin


"Makasih ya" ucap risa yang bergegas turun dari motor


"Sini biar aku yang copotin helm nya"


Risa pun mendekat pada davin


Saat davin mencoba melepas pengait nya ia lantas menarik helm itu mendekat padanya dan


"Cup"


Ia mencium singkat bibir mungil nan merah itu sontak risa di buat melongo


"Trek" helm nya pun di lepas


"Aku pergi ya" ucap davin tersenyum


Sementara risa masih melongo atas kejadian singkat barusan


Davin pun pergi meninggalkan nya dengan senyum lebar nya


Dengan tatapan kosong risa berjalan perlahan masuk ke dalam kantor


Ia lantas memegang bibir nya


"Apa barusan mimpi yah" ucap risa


"Astaga dia keterlaluan" ucap risa sedikit marah pada davin


Ia pun berjalan ke ruangan nya namun tumben rina tidak ada di tempat nya


Risa tak menghiraukan itu ia lantas membuka laptop nya dan melihat akun sosial media nya tiba tiba akun erik baru saja aktif beberapa saat lalu


"Kenapa dia gak kirim pesan ya" ucap risa


"Mungkin dia sibuk, gak papa deh biar aku yang chat duluan"


Risa pun mulai mengetik


"Yang"


"Kamu lagi ngapain"


"Gimana ke adaan kamu"


"Aku harap kamu baik baik saja"


"Jangan lupa jangan telat makan"


"Balas pesan ku ya"


Pesan itu pun terkirim ia kini hanya menunggu balasan atas pesan nya


"Cklek" pintu di buka seseorang


"Permisi nona" ucap rina


"Ini ada undangan pesta di rumah pa angga" ucap rina


"Oh,,pa angga ngadain pesta dalam rangka acara apa ?"


"Ya cuma pesta biasa sih, cuma buat karyawan biar reefresh aja kayak nya"

__ADS_1


"Oh"


"Gimana nona mau datang"


"Mmm,,gak tau kaya nya enggak deh" ucap risa menolak


"Kenapa ??"


"Mm aku belum cukup umur untuk pergi ke pesta para karyawan umur ku masih baru mau 19 tahun" ucap risa


"Tapi masa sih gak dateng nona sebentar aja ko nanti aku temenin di sana, lagian ini juga pesta buat orang dewasa nona kan juga udah dewasa" ucap rina


"Mm" risa masih berfikir


"Nona kan mananger nya gak pantes kalau nona gak datang meski cuma sebentar gak papa ko" bujuk rina


"Mmm iya deh aku ke sana"


"Ok pukul 8 berangkat ya nona"


"Iya"


"Kalau gitu saya pergi dulu ya, permisi"


"Iya"


Rina pun beranjak meninggalkan risa dengan senyum seringai nya rasa nya ia punya kejutan untuk sang mananger cantik nya


Setelah rina pergi risa lantas mendekati jendela kaca di sana


 ia menatap ke arah pemandangan hamparan gedung gedung tinggi langit yang biru tanpa awan di sana sungguh langit biru yang polos dengan mentari yang mulai tinggi


Angin sepoi sepoi lantas menggoyangkan helaian daun di pepohonan rindang


Tangan seseorang lantas memeluk nya dari belakang melingkarkan tangan nya di pinggang nya dengan dagu di pundak nya ia lantas melihat tangan itu adalah tangan erik rasanya sungguh hangat dan nyaman


Ia hanya diam ia menikmati hal itu namun saat ia menoleh itu hanya firasat bayangan pria yang ia cintai saja


Risa lantas mencengkram tubuh nya betapa ia sangat merindukan kekasih nya hingga ia membayangkan jika ia ada di sini


"Aku kenapa ?" Ucap risa dengan mata sayu nya ia lantas menepuk jidat nya


"Sadar"


Risa pun bergegas duduk lagi dan membuka laptop nya mengurus semua hal di sana setelah beberapa saat semua laporan untuk ke kantor pusat sudah selesai


Ia lantas membuka sosial media milik nya melihat apa ada balasan dari kekasih nya


Namun sayang belum ada notifikasi pesan masuk di sana


"Kenpa dia belum balas pesan ku apa dia sedang sibuk, aku harap begitu" ucap risa


Sementara erik di amerika sedang mengerjakan beberapa tugas untuk ulangan saat ia 1 sosial media nya di laptop teman baru nya hanya sebentar ia melihat nya bel sudah berbunyi


"Sungguh padat jadwal pelajaran di sini astaga kepala ku rasa nya mau pecahh" geram erik


"Aku mau pulang" gumam hati nya


Tetapi dengan ke adaan seperti ini membuat nya tak bisa melakukan apa pun


"Aku sungguh merindukan nya"


Hanya wajah nya dan kenangan yang mengobati rindu nya hanya tinggal beberapa minggu lagi sebelum liburan tahun baru


Waktu pun tak terasa sudah sore semua karyawan pulang lebih awal untuk menghadiri pesta di rumah pa angga

__ADS_1


Risa pun pulang


Saat pulang ia hendak ke mall untuk membeli pakaian yang pantas untuk nya di pesta tak mungkin ia menggunakan pakaian biasa nya di sana apa kata orang nanti


Risa pun ke sana memilih milih dress cantik yang cocok untuk nya


Ia melihat dress selutut berwara softpink dengan tile layer lembut mengelilinga aksen mutiara menambah kecantikan nya


Namun bagian atas nya akan menampakan bagian leher juga punggung nya karena dress itu hanya sampai menutupi dada nya saja


"Apa belahan dada ku akan kelihatam nya ?"


"Tidak, itu akan cocok untuk mu nona"


Ucap seseorang yang sukses membuat nya kaget menoleh ternyata pelayan di sana yang menyarankan itu


"Dres ini akan cocok untuk tubuh mu yang mungil nona"


"Ya udah deh beli ini aja ka"


Risa pun ke ruang kasir dan membayar nya


Setelah belanja di sana ia pun pergi ke salon


"Ka mau shampo yang harum strouberi yah"


"Baik"


Risa pun bersantai di sana


Setelah berbagai tritmen akhir nya selesai juga ia pun melakukan pembayaran nya di sana


"Terimakasih kak"


"Iya,,terimakasih sudah mampir"


Risa pun ke luar salon dan bergegas untuk pulang


Saat di depan toko mainan ia lantas melirik ke sana


Ia tersenyum


"Aku coba main ke sana ah" ucap risa pergi ke sana


Saat melihat lihat banyak boneka berjajar di sana boneka barbie besar terpampamg di sana


"Lucu"


"Kalau aku beli ini malu...hehe"


Risa pun terus melihat lihat lihat ke dalam


Tiba tiba ada ke gaduhan saat ia menoleh seorang pria dengan hoodie hitam nya mengarah ke arah nya dengan cepat hingga


"Brak" pira itu menabrak risa hingga terjatuh bersama


"Kamu gak punya mata yah" ucap ketus risa


Pria itu tak menjawab wajah nya hanya nampak sekilas karena topi menutupi nya


Risa dan pria itu berdiri tiba tiba pria itu hendak pergi lari lagi


Namun gelang tangan pria itu mengait di baju risa yang sontak baju iteu tertarik oleh pria itu


"Aahhh" teriak risa ketika baju nya tertarik ia lantas memgang tangan yang akan berlari itu

__ADS_1


__ADS_2