Orang Tua Itu Jodoh Ku

Orang Tua Itu Jodoh Ku
Episode 50 Canggung


__ADS_3

"Kenapa ?." Tanya Ethan kala melihat Risa mentap nya dengan wajah merah merona nya.


" ... Tidak."


Ethan tengah sibuk menjilati es krim di tangan nya.Melihat itu hati nya merasa tak karuan.


"Kenapa dia seperti itu ... kenapa dengan perasaan ini,kenapa aku senang saat melihat nya." Batin nya


"Duk." Tiba-tiba ada skateboard menabrak kaki nya.


Mereka berdua pun menoleh dari kejauhan nampak lah seseorang melambai dan mendekati mereka.


"Ayo main dari pada bikin adegan Romantis Ethan." Teriak nya


Ethan lantas tersenyum dan menoleh ke arah Risa.


"Siapa ?."


"Fadli teman ku,apa kamu mau coba ?."


Risa melihat papan skateboard itu merasa penasaran.


"Seperti nya mudah dan menyenangkan batin nya."


"Tapi aku gak bisa."


"Cobalah dulu."


Risa pun membuat rasa penasaran nya hilang dengan mencoba nya.


"Kamu mau coba nona ?." Tanya Fadli tersenyum pada nya.


"Akan ku coba." Ucap Risa sambil tersenyum ia lantas menoleh pada Ethan.


Ethan pun mengangguk mengisyaratkan jika itu boleh di lakukan.


Perlahan kaki nya naik sebelah dan memajukan nya perlahan lahan.


Saat Risa mulai menjauh, Ethan dan Fadli mengikuti nya dari belakang.


"Apa dia pacar mu ?."


"Tidak kami hanya teman."


"Masa,dia cantik loh emang kamu gak tertarik,eh gimana ada kerjaan gak buat ku."


"Sekarang masih penuh bro nanti kalau ada yang kosong aku kasih kamu deh."


Sambil berjalan mereka berbincang.


Sementara Risa tengah sibuk berusaha untuk maju dengan skateboard nya tanpa harus turun kaki.


Namun ia terlalu keras memajukan skatebord nya


"AH ! ... "


Kaki nya terlepas dari skateboard itu,ia pun terlempar ke belakang kaki nya mundur hendak jatuh


"Trekk.Ahk" Bunyi kaki nya keseleo


Es krim di tangan nya pun terlempar ke belakang.


"Awas!." Teriak Fadli


Melihat itu Ethan dan Fadli langsung berlari ke arah nya dan,


"Hap."


Ethan berhasil menangkap tubuh nya yang sedikit lagi punggung nya terbentur aspal.


Ethan memegang tubuh nya di sela tangan Risa dan membuat nya berdiri.


"Kamu gak papa."

__ADS_1


"Tidak papa."


Tak sadar ternyata es krim itu mengenai baju fadli.


"Wah wah ini pertemuan pertama kita nona dan lihat apa yang kau lakukan." Ucap Fadli sambil mencomot es krim itu di baju nya dan menjilat nya.


Mata Risa di buat kaget oleh nya,


"Maaf ... "


Risa pun mencoba kuat dan berdiri sendiri.ia sungguh menahan sakit nya kaki nya.Ia tak ingin merepotkan siapa pun lagi.


"Iya tidak apa,aku bersihkan dulu."


"Iya kami juga akan pulang." Ucap Ethan


"Ok sampai jumpa lagi."


"Iya."


Mereka pun saling pergi,Ethan pun beranjak namun Risa masih terdiam ia mencoba melangkah kan kaki nya.


"Awhh."


Sungguh rasa nya sakit sekali tanpa sadar ternyata Ethan melihat nya mengrinyitkan kelopak mata nya.


"Kamu kenapa ?."


"Tidak aku baik-baik saja."


"Kamu bohong ?." Ucap Ethan yang langsung menghampiri nya.


"Kamu keseleo kan."


Ethan pun jongkok dan memeriksa kaki nya,ia memegang kaki itu dan


"Trek.ahk"


Hal yang sama ia lakukan saat Risa keseleo kaki itu jadi terasa lebih baik.


"Sembarangan."


Ucap Ethan yang memegang tangan nya,dengan sekejap menarik Risa sambil membalikan tubuh nya.


Dan "Hap." Sekali gerakan berhasil membuat Risa di gendong di punggung nya.


Risa hanya membulat kan mata nya sunggung barusan begitu cepat.


"Aku mantan atliet Judo tau."


"Turunkan aku ... " Ucap Risa gusar dengan keadaan ini.


"Diam,nanti aku tinggalin mau!."


"Ahh ... "


"Jangan keras kepala,dan pegangan nanti jatuh."


Mereka pun pergi ke Rumah sakit menemui Ibu Dita.


Beberpa pekan pun telah berlalu,Ibu nya pun telah lekas membaik,ia sudah bisa berjalan meski masih dengan tongkat.


"Akhir nya kita pulang mah."


"Iya Risa Mamah juga seneng udah bisa pulang."


"Sekarang Mamah istirahat yah Risa antar ke kamar."


"Iya."


Setelah selesai mengantar Ibu nya Istirahat Risa pun masuk ke kamar nya.Ia menangis di sudut kamar nya,ia menangis karena tak bisa ikut acara kemping nya.


Ia sangat ingi pergi ke sana ke zona nyaman nya,bertemu sahabat nya namun ia tak tega jika harus meninggalkan ibu nya sendirian dalam keadaan seperti ini.

__ADS_1


"Dreed"


Ponsel itu berdering dan nampak lah panggilan dari "Ethan" di layar ponsel itu.


"Halo ... "


"Risa ayo pergi."


"Kemana ?aku gak bisa ikut ke acara kemping nya."


"Bukan,ada meting cepet dandan aku udah mau sampe di rumah kamu."


"Loh ko tumben emang ada apa ?."


"Bawa dokumen persentasi penghasilan buat bulan ini."


"Oh iya,aku siap-siap dulu."


"Iya."


Panggilan itu lantas terputus,Risa pun bergegas mengganti pakaian nya dan bersiap pergi.


Setelah selesai ia pun turun dan mendapati ibu nya tengah tidur jadi dia menulis pesan di kertas jika dia pergi sebentar ke luar ada kerjaan.


Risa pun bergegas keluar


"Cklek." Pintu itu lantas ia buka dan nampak lah Ethan tengah menunggunya di depan Rumah nya.


Wajah nya bercahaya kala sinar mentari menerpa tubuh nya.Sambil menatap ke atas ia nampak begitu keren dengan setelan jas nya dan rambut hitam pekat nya yang ia sisir rapih menapkan belahan rambut nya.


Mata itu berbinar melihat nya.perasaan nya pun lebih senang.


Mata Ethan lantas menatap ke arah nya membuat mata nya tertunduk malu saat ia menatap nya.


"Ada apa dengan perasaan ku kenapa jantungku berdegup kencang saat bertemu dengan nya.Kenapa sekarang aku tak mampu menatap mata nya." Batin Risa


"Kenapa jalan kamu pelan banget udah siang tau." Teriak Ethan memecah lamunan Risa.


"Kenapa sekarang dia sering marah-marah." Gumam nya kala memdekati Ethan.


"Ayo pergi."


"Iya."


Mereka pun bergegas pergi ke tempat tujuan,setengah jam pun berlalu dan sampai lah mereka di sebuah cafe.


Saat masuk ke dalam ternyata banyak sekali karyawan yang menunggu Ethan termasuk Angga juga ada di sana.


Risa tak mau melihat Angga jadi dia pura-pura tak melihat nya.Sementara Angga menatap nya dengan tajam bak serigala yang telah siap menerkam.


Meeting nya pun di mulai. Persentasi demi persentasi di tunjukan dan betapa senang nya Ethan ternyata bulan ini kenaikan saham begitu besar.


Hingga ia akan mengadakan pesta barbeqiu untuk para karyawan di Taman Rumah cemara dengan nuansa pegunungan besok.


Ethan pun mengantarkan Risa pulang,


"Kamu lapar gak?" Ucap Ethan


"Tidak."


"Ciuut."


Perut nya malah berbunyi hingga wajah itu malu tak nampak.


"Itu perut kamu bunyi."


"Hihi."


"Kita berhenti di sana." Ucap Ethan menunjukan tempat yang sangat terang.


"Wah ternyata ada pekan Raya."


Nuansa merah kuning nya banyak sekali,orang orang beramai-ramai berjalan halu-lalang di sana,aroma makanan tersebar,toko-toko berjajar dengan berbagai souvenir yang cantik,balon-balon mengibas tertiup angin.

__ADS_1


"Ayo turun."


"Iya."


__ADS_2