
"Apa?" Teriak Papi Zayn, Mami Thalita, serta Zeline kompak. Sepertinya semua keluarga Sakya itu begitu shock mendengar tentang Gretha yang masih remaja dan baru lulus tahun ini.
Ya, tahun ini!
Apa Sakya sudah seperti pedofil sekarang?
"Kamu pacaran dengan seorang bocah?" Zeline yang terlebih dahulu sadar dari shock dan segera mencecar Sakya.
"Apa tidak ada wanita lain yang sepantaran denganmu, Sakya?" Timpal Mami Thalita ikut mencecar Sakya.
"Kenapa harus memacari anak SMA yang baru lulus, lalu mengajaknya pergi tanpa izin terlebih dahulu pada orang tuanya. Pantas saja Daddy-nya Gretha langsung menghadiahimu bogem mentah!" Papi Zayn juga sudah ikut mengomeli Sakya.
Ya, ya, ya!
Lengkap sudah sekarang semua omelan dari keluarga Sakya!
"Itu semua hanya kesalahpahaman, Pi!"
"Tadinya, Sakya hanya ingin menyelamatkan Gretha dari pacar dan temannya yang brengsek," Sergah Sakya cepat yang langsung berhadiah tatapan bingung plus heran dari keluarganya.
Ya ampun!
Apa Sakya salah mengarang cerita lagi?
"Pacarnya Gretha bukannya kamu?" Zeline kembali menatap penuh selidik pada sang adik.
"Bukan!" Jawab Sakya jujur.
__ADS_1
"Lalu kenapa kau mengajak Gretha ke area terpencil? Mau menculiknya?" Cecar Papi Zayn lagi yang langsung membuay Sakya garuk-garuk kepala bingung.
"Kenapa Sakya harus menculik gadis dibawah umur, Pi?"
"Mana papi tahu? Yang melakukannya kau, bukan papi!" Papi Zayn bersedekap dan menunggu jawaban sang putra.
"Jadi kenapa kau bisa pergi bersama Gretha, jika memang kau dan Gretha tak pacaran?" Gantian Mami Thalita yang kini mencecar Sakya.
"Iya, Sakya hanya ingin menyelamatkan Gretha, Mi!"
"Tadinya, Gretha itu mau diajak pacarnya ke villa buat melakukan hal nggak bener! Jadi Sakya mencegahnya-"
"Sebentar, sebentar!" Zeline memotong cerita Sakya dan sedikit berpikir.
"Bagaimana kau bisa tahu, Gretha mau diajak pacarnya ke Villa untuk melakukan hal tidak benar!"
"Kan Gretha yang cerita, Kak!" Jawab Sakya jujur.
"Cerita ke kamu? Apa kalian sudah lama saling kenal?" Gantian Mami Thalita yang mencecar Sakya.
"Gretha cerita ke Caleb! Tapi Sakya menguping karena Sakya kebetulan sedang berada di ruang praktek Caleb!" Jelas Sakya akhirnya.
"Caleb bukannya dokter spOG? Gretha temannya Caleb atau bagaimana? Tidak mungkin dia pasiennya Caleb, kan?" Cecar Mami Thalita semakin penasaran.
"Gretha pasiennya Caleb, Mi!"
"Apa?" Kedua orangtua serta kakak Sakya itu kembali berteriak dengan lebay.
__ADS_1
"Memang apa masalahnya?" Sakya menatap tak paham pada semua anggota keluarganya.
"Tentu saja masalah! Seorang gadis, delapan belas tahun konsul ke dokter spOG.kalau bukan aborsi pasti penyakit kelamin akibat pergaulan bebas!"
"Sudah! Kita batalkan saja lamaran untuk Gretha! Dan kau todak usah menjalin hubungan apapun dengan Gretha! Jauhi gadis itu!" Tegas Papi Zayn pada Sakya.
"Tapi Green bukan konsul mengenai oenyakit kelamin apalagi mau aborsi, Pi! Gretha itu masih polos!"
"Dia menemui Caleb, karena dia ingin dibuat tidak perawan lagi. Dia memaksa Caleb. Tapi karena Caleb baru saja menikah, jadi Caleb langsung menolak dan Caleb malah mengatakan pada Gretha kalau Sakya bisa membuat Gretha tidak perawan lagi."
"Jadi, itulah awal mula Sakya dan Gretha pergi bersama dan berada di dalam satu, mobil, lalu tersesat bersama dan terlibat perdebatan, sampai akhirnya baju Sakya robek dan-" Sakya menjeda ceritanya sejenak karena kini pandangan Papi Zayn, Mami Thalita, serta Zeline sudah sangat sulit diartikan.
"Jadi, kau pergi bersama Gretha karena alasan kau mau membuat Gretha kehilangan keperawanan, begitu?" Mami Thalita menatap tak percaya pada sang putra.
"Itu hanya penga-"
"Kau sudah membuat Gretha...." Mami Thalita seketika jatuh pingsan karena shock dengan cerita Sakya.
"Mami!"
.
.
.
Terima kasih yang sudah mampir.
__ADS_1
Jangan lupa like biar othornya bahagia.