
07:30 AM
Langkah kaki yang terburu buru menaiki anak tangga dengan tergesa gesa kemudian membuka pintu kelas dengan nafas yang berderu.
"Assalamualaikum"
Salamnya itu membuat segerumpulan orang yang duduk di bangku belajar melihatnya dengan tatapan memangsa. Apalagi Guru yang sedang menerangkan, tatapannya sungguh seperti orang yang ingin membunuh Keishy yang berada didepan pintu.
"Si bocil keselek biji duren, eh ada Bu Surti nih yang keren" Ujar Keishy dengan pantunnya cengengesan
Bu Surti memijat pelipisnya pelan "ya ampun, Kei .. Kei ..." maniknya mulai melihat Keishy kemudian mengangkat alis kirinya, "Kamu udah tau apa yang harus kamu lakukan, jalanin hukumannya! Tiga kali lipat!" mendengarnya Keishy menganga tidak percaya
"Hah?! T-tiga kali lipat bu?!"
Bu Surti mengangguk mantap, "wc cowok, wc guru dan wc cewek. Gunakan papan peringatan lantai basah didepannya agar mereka tidak sembarang masuk"
"Bu tapi Kei mau bel-"
"Belajar belajar belajar. Itu terus alasan kamu. Kamu terlambat. Jangan ngeles. kerjakan hukumanmu" usir Bu Surti sedangkan Keishy masih tetap berada dalam posisi yang sama
"Bu, gaada kata terlambat untuk menuntut ilmu"
"Kalau kamu udah niat dari awal untuk menuntut ilmu, maka kamu gaakan terlamat. Keishy Arrabele"
Skakmat.
Keishy pasrah kemudian berbalik badan pergi dari sana dengan tubuh yang sempoyongan. Keishy merutuki perbuatannya sendiri, jika saja dia tidak kembali memasang plat mobil pada mobil barunya agar tidak kelihatan terlalu baru, mungkin dia tidak akan telat seperti sekarang.
Plat mobil itu sempat Keishy lepas saat berurusan dengan mobil seludupan Cranium MotW yang Mia hancurkan. Keishy hanya sekali terlambat, iya sekali. Sekali sebulan. Sekali seminggu. Sekali tiga hari. Sekali dalam tiap hari.
Banyak alasan yang Keishy lontarkan kepada Guru-guru yang kewalahan atas dirinya. Apartemennya tidak terlalu jauh dari sekolah, pulang pergi sekarang ia masih menggunakan mobil. Hasil tabungannya. Baru beli kemarin malam. Tidak dijual. Hanya memamerkan.
Mobil Marcedes benz itu Keishy cat dengan perpaduan antara warna biru dan ungu, kemudian ia memercikan sedikit cat warna merah di setiap pintu yang terlihat seperti darah. Kei mmendapatkan uang 200 juta saat ia membawa mobilnya ke perlombaan pameran mobil, sungguh untung yang besar.
Dan sekarang jiwa Girl Crush yang dimiliki Keishy minggat sudah saat ia telah menyentuh alat pel kemudian mengayuhnya untuk membersihkan lantai toilet. Ia membersihkan lantai itu dengan tidak serius, hanya mengayuhnya asal asalan, yang penting terlihat bersih. Kecuali salah satu toilet pria yang sedang digunakan.
"Shh"
Keishy berhenti sejenak, mendengar sesuatu yang agak vulgar di otaknya. Menyimpan alat pel di bilik pintu kemudian mendekat ke salah satu toilet yang tertutup, sungguh Keishy tidak bisa mengendalikan sifat keponya memilih menempelkan telinganya dibilik pintu.
Suara nafas yang berderu kencang. Kei panik kemudian memukul pintu itu dengan keras hingga pintu itu mengeluarkan suara.
BRAK! BRAK! BRAK!
"WOY! LU MAU MATI YA? JANGAN BUNUH DIRI LU!"
teriakan Keishy membuat Pria yang didalamnya gelagapan kemudian merapikan dirinya, membersihkan tangannya dengan antiseptik dan membuka pintu toilet.
__ADS_1
Terlihat Kei mendongak melihat Pria yang cukup jangkung darinya, "Lah Zean? Ngapain lu ?!"
Zean bersandar di ambing pintu santai, "Ng-Nggak n-ngapa ngapain kok, cuma buang hajat" tapi cara bicaranya tidak terlalu santai. Gelagapan
"Bohong lu!" Kei menunjuk Zean kemudian memandangnya dengan sipitan mata, tak lama dari itu Kei masuk ke dalam toilet dan mengendus-enduskan hidungnya. Matanya membelalak kemudian..
PLAK!
"LU NGAPAIN BOCAH!"
... •••••...
...LINE...
Viandra
Ke markas nyet!
Mia
sopan dikit dong!
Viandra
Seen
Mia bercelingak celinguk mencoba melihat keadaan. Sesekali ia menggigit bibir bawahnya khawatir, apa yang harus Mia lakukan? Izin ke toilet? Yang benar saja. Keishy ada disana, Guru akan menduga bahwa Mia akan menyusul Keishy untuk pergi meninggalkan pelajaran. Karna Keishy dan Mia sudah dikenal dengan guru seperti amplop dan prangko. Tidak pernah pisah. Padahal tidak juga. Alhasil Guru pasti tidak mengidzinkan.
...LINE...
Mia
Gua gabisa keluar stupid!
Viandra
Alus dikit napa jadi cewe
Mia
Ga ada waktu buat alus
Viandra
2 minutes
__ADS_1
Seen
Mia mengetuk ketuk meja pelan dengan ponsel yang ia genggam kemudian kembali melihat sekelilingnya.
Apa yang dia lakuin kali ini.
Mia mengamati gerak gerik guru yang sedang menerangkan pelajaran didepan kelas, Bu Surti berhenti setelah mendengar notifikasi pesan dari ponselnya, menjeda pelajaran kemudian membaca pesan itu dan maniknya memandang mata Mia yang dagunya tertopang pada tangannya.
"Mia, Pak Kepala Sekolah memanggilmu. Pergilah ke ruangannya" perintah Bu Surti, Mia mengangguk mengerti kemudian keluar dari kelasnya untuk menemui Kei
Seraya melangkahkan kaki keluar kelas Mia menyeringai merdeka.
Akal lu banyak juga Gerralio ..
...•••••••...
Keishy menyuduti Zean dengan mengancungkan jari telunjuknya tepat di depan wajah Zean hingga tubuhnya terpojok di sudut tembok.
"Ngaku ga lo!" bentak Keishy semakin lama telunjuknya semakin dekat dengan dahi Zean
Zean menghela kasar kemudian mengancungkan jari telunjuknya ke arah Keishy balik "Hayo tau dari mana ? Pernah main sama om-om ya?"
"NGGAK LAH!" sarkas Keishy
"Kok lu tau gua habis ngapain di dalem? Ngendus ngendus lagi, wah dah dicolok nih lu ya?" tanya Zean tak mau kalah membuat Keishy memijat pelipisnya pelan
"Nggakkkk ish! Liat sampah sono! Soal ngendus ngendus gua mau mastiin kalo lu beneran buang hajat apa ngga" Jelas Keishy kemudian Zean pergi ke toilet yang ia tempati tadi kemudian melihat tong sampah yang penuh akan tisu dan juga cairan milik Zean masih terlihat.
Pipi Zean merona kemudian mengambil tisu sebanyak banyak untuk menutupi benih miliknya itu.
"Jangan mubadzirin benih lu! Ntar anak lu otaknya tulalit, kualitasnya sudah tidak terlestari" Ujar Keishy pada Zean
"Lu ngomong sok iye-iye bener" Zean kembali pada Kei dan bersandar di dinding disampingnya, "jangan bilang siapa-siapa"
Kei mengernyit kemudian melihat Zean dengan sorot mata tajam, "Apa wajahku seperti lambe lambe turah yang ada di sekolah ini?" Ucapnya seraya menunjuk dirinya sendiri dan Zean membalasnya dengan gelengan Kepala
Pintu utama toilet terbuka memperlihatkan Mia dengan nafasnya yang tergesa gesa kemudian ia duduk di atas wastafel dan bersandar untuk beristirahat sebentar. Sepertinya ia habis lari.
"Kenapa lu?" tanya Keishy melipat tangannya di dada
manik Mia tertumpu pada Zean, kemudian memandang bergantian Keishy dengannya. Mia tersedak dengan salivanya sendiri, rahangnya menganga tidak percaya. Wanita dan pria ada di toilet yang sama?.
"KALIAN NGELAKUIN HAL YANG IYA-IYA YA?!" teriak Mia seraya menunjuk mereka berdua bergantian
Kei dan Zean saling menatap dengan dahi yang berkerut kaget. Kemudian mereka kembali melihat Mia bersamaan. Mereka menghela pelan dan memijit pelipisnya pasrah
"Hadehh .."
__ADS_1