Pedang Dan Cinta Sang Pangeran

Pedang Dan Cinta Sang Pangeran
Bab. 24 Makhluk Apakah Kamu..?


__ADS_3

Di mendatangi makhluk itu. Makhluk bertubuh besar dan berwarna hitam legam yang sedang berdiri mematung itu sedang berdiri menatap dirinya dengan tatapan tak percaya.


"Pangeran Arkana....!! " seru makhluk itu


"Zamura....!!"


Zamura terheran - heran mengapa bisa Pangeran Arkana juga berada di tempat ini. Apakah Pangeran Arkana juga ikut terseret ke dalam portal yang di lihatnya beberapa waktu yang lalu bersama Pangeran Khalied.


Namun ada lagi seseorang yang lebih heran ketika mendengar makhluk itu menyebut Arka dengan Pangeran. "benarkah Arka seorang Pangeran? " Kania bertanya dalam hati. Dia ingin menanyakan hal itu terhadap Arka, namun dia masih merasa ngeri dan takut saat melihat Zamura. Makhluk hitam legam seperti Gorilla namun memiliki sepasang tanduk kecil di kepalanya. Makhluk itu seperti Goblin.


"Zamura, kembali ke bentukmu yang lain saja. Sepertinya Kania tidak nyaman dengan wujud dirimu yang seperti ini..?" kata Pangeran Arkana kepada Zamura.


"Baik, Tuanku..! " jawab Zamura takjim.


Zamura kemudian merubah wujudnya menjadi ke wujud seorang manusia.


Mulut Kania terbuka lebar. Matanya melotot hampir keluar.


"Astaga... makhluk seperti apa kalian ini? " Tanya Kania dengan tubuh gemetar. Dirinya sungguh - sungguh tak menyangka bahwa akan melihat sebuah kenyataan ada makhluk yang mirip Goblin bisa berubah wujud menjadi manusia.


Di dalam benaknya muncul sebuah pertanyaan, apakah Arka juga merupakan jelmaan mahkluk seperti itu.


"Apakah kau juga ingin melihat wujud asliku..?" Tanya Pangeran Arkana. Dia menanyakan hal itu karena mengetahui isi hati dan pikiran gadis yang ada di hadapannya.


Kania terdiam mendengar pertanyaan dari Pangeran Arkana. "Makhluk seperti apa kalian...? " tanya Kania setelah hilang rasa terkejutnya.

__ADS_1


"Kami adalah bangsa jin." jawab Zamura.


"Bangsa jin? Bukankah bangsa kalian adalah bangsa tidak bisa terlihat. Tapi mengapa aku bisa melihat wujud kalian..?" tanya Kania heran.


"Kami terlihat oleh kaummu karena kami ingin di lihat." jawab Pangeran Arkana. "Jika kami tak menginginkan kamu melihat kami, maka kau tak akan bisa melihat kami."


"Tapi dari yang aku baca dan lihat, wujud kalian bertanduk dan memiliki buntut yang panjang. Tapi mengapa wujudmu mirip Goblin? "


"Wujud kami bermacam-macam. Tapi intinya kami bisa merubah wujud sesuai keinginan kami.. "


"Lantas bagaimanakah wujud aslimu, Arka..? " tanya Kania.


"Apakah kamu tidak merasa takut? "


Sejenak Kania terdiam. Wujud Zamura saja bisa seseram dan semengerikan itu. Lantas bagaimana kah wujud asli Arka. Bukankah mereka tadi menyebut pemuda itu sebagai Pangeran. Apakah wujud Arka lebih seram lagi atau malah sebaliknya. Kania menjadi penasaran namun ada juga rasa takut terselip di dalam hatinya.


Selesai berkata demikian, maka berubah wujudlah Pangeran Arkana menjadi seekor Ular naga yang sangat besar sekali. Ular naga itu kemudian mendekati Kania yang kini sudah terduduk dengan tubuh gemetar. Kakinya mendadak lemas tak bertenaga karena takjub sekaligus terkesima.


Arka, pemuda yang baru dikenalnya itu, selain berwajah aneh karena memiliki taring dan bentuk mata yang aneh, ternyata juga merupakan makhluk jin yang bisa berubah bentuk menjadi ular naga sebesar pokok kelapa.


Ular naga itu kemudian kembali berubah wujud seperti sebelumnya, yaitu wujud Pangeran Arkana.


"Maafkan aku. Jangan takut, lagi. Aku mohon...! " kata Pangeran Arkana.


"Apakah kamu tidak akan menggigit atau memakanku...? " tanya Kania.

__ADS_1


Mendengar pertanyaan Kania, pecahlah tawa sang pangeran. Tawanya menggema memecah keheningan tempat itu. "Hahahahahaha, lucu sekali. Apakah kau berpikiran aku akan memakanmu...? " tanya Pangeran Arkana setelah reda tawanya.


Gadis itu berdiri dengan menghentak kaki. Dia merasa bodoh dan juga sekaligus merasa kesal. "Tentu saja aku bertanya demikian, karena belum sebulan aku mengenalmu, aku sudah melihat berbagai makhluk aneh dan juga menyeramkan. Belum lagi aku melihat dengan mata kepalaku sendiri bahwa orang yang bersamaku selama ini ternyata adalah makhluk jin yang bisa menjelma sosoknya menjadi seekor ular naga." bentaknya gusar.


"Kania, maafkan aku. Aku sungguh tak bermaksud untuk menakut-nakuti dirimu. Ataupun juga mentertawakan dirimu. Aku hanya ingin jujur padamu tentang jati diriku yang sebenarnya." jawab Pangeran Arkana.


"Baiklah, .. aku juga minta maaf karena tadi sempat marah - marah kepadamu. Aku hanya bingung sekaligus takut. Aku belum pernah mengalami hal yang seperti ini. Bertemu dengan sesosok jin dan melihat bentuk asli mereka. " kata Kania.


"Pangeran, tampaknya kita kedatangan tamu..! " Zamura berseru seraya berdiri mengambil sikap siap siaga. Pedangnya yang entah dari mana, tau - tau sudah berada di tangannya.


Demikian juga halnya dengan Pangeran Arkana. Dia berdiri tepat di depan Kania. Siap sedia melindungi gadis itu dari bahaya yang mengancam.


"Tetaplah berada di dekatku, Kania. Jangan beranjak jauh - jauh." kata Pangeran Arkana. Pandangan matanya Pangeran itu tiba-tiba berubah. Matanya kini berubah menjadi putih dan mata Pangeran Arkana mengeluarkan cahaya. Cahaya itu kemudian menembus batas kegelapan yang terpampang di hadapan mereka. Menyibak setiap misteri dan rahasia yang tersembunyi di kegelapan dimensi ke empat.


Lalu tiba-tiba, Pangeran Arkana berseru.


"Zamura, Kania, MENUNDUKLAH..!!" Serunya. Sambil kemudian dia menarik tangan Kania dan Zamura agar menunduk.


Seberkas sinar putih berkelebat menyambar mereka. Untung saja ketiganya sudah menunduk sehingga terhindar dari serangan itu.


Terdengar tawa yang mengerikan dan memekakkan telinga.


"Hwahahhwahaha.... whahahhha... Kalian memasuki wilayah kekuasaanku tanpa izin. Maka kalian semua harus mati, Hai makhluk yang bernyawa.. !!! "


seru suara itu.

__ADS_1


@Minaaida, _ Mengucapkan selamat tahun Baru 2023.Sukses Selalu buat para Readers aku. 🙏🙏🙏


Q


__ADS_2