
Seirah menatap para karyawannya dengan tatapan bahagia, Bagaimana tidak, Seirah dapat melihat raut wajah parah karyawannya memancarkan raut wajah kebahagiaan.
"Terima Kasih" ucap Seirah yang dia tujukan kepada laki-laki tampan yang berada didepannya, laki-laki duduk berdua dengannya di satu meja khusus.
"Terima Kasih untuk apa?" ucap Ryan.
"Terima Kasih sudah mengajak semua karyawanku makan disini. Mereka sangat bahagia bisa makan di tempat privat kayak gini" ucap Seirah yang tatapannya terus memandangai wajah ceria dari para karyawannya.
"Tidak perlu berterima kasih, karena aku sengaja mengundang mereka semua ke sini"
"Apa maksudmu dengan sengaja mengundang mereka?" tanya Seirah penasaran.
Ryan tidak menjawab pertanyaan sang istri dengan kata-kata melainkan hanya dengan senyuman yang semakin membuat Seirah penasaran.
Ryan mengeluarkan benda pipih dari dalam sakunya lalu melakukan panggilan kepada seseorang.
"Mulailah" begitulah katanya kepada orang diseberang sana.
Dan seketika ruangan itu dipenuhi dengan alunan musik romantis serta dihujani dengan kelopak bunga mawar yang berjatuhan memenuhi ruangan seperti air hujan.
Semua orang nampak terkejut dan terpana juga penasaran ada apa yang terjadi. Tidak terkecuali Seirah, wanita itu sangat terkejut melihat kelopak-kelopak bunga mawar berjatuhan. Tapi, dia juga terpesona akan hal itu.
Belum sampai disana, terlihat beberapa pelayan restoran datang membawa cake berukuran besar juga dengan beberapa buket bunga mawar bersama mereka.
Para pelayan itu mendekati meja Ryan dan Seirah lalu berhenti disana sembari memberikan satu buket bunga istimewa kepada Ryan.
Seirah yang sedari tadi melihat itu semakin dibuat penasaran, apa yang akan suaminya itu lakukan. Ya, seperti itulah hal yang berada di benaknya.
Seirah pelayan menyodorkan mic kepada Ryan lalu laki-laki itu akhirnya membuka suara.
"Selamat siang semuanya, mungkin kalian kaget dan penasaran akan hal ini" ucapnya tanpa mengalihkan pandangannya ke arah sang istri.
"Hari ini saya Ryan Pratama suami dari Seirah Wijaya bukan hanya mengajak kalian ke mari untuk merayakan keberhasilan istri saya. Tapi juga saya, sengaja mengundang kalian semua untuk menyaksikan peringatan hari yang paling bersejarah dalam hidup saya dan juga istri saya tercinta."
Seirah dan semua orang semakin menatap lekat ke arah Ryan.
__ADS_1
"Happy anniversay kita yang ke 3 sayang" ucap Ryan seraya berlutut di hadapan Seirah lalu menyerahkan satu buket bunga mawar yang sedari tadi ia pegang.
Deg.
Jantung Seirah bertedak sangat kencang. Dia menutup mulutnya dengan kedua tangannya karena tidak percaya bahwa suaminya kali ini merayakan hari pernikahan mereka setelah tiga tahun.
Seirah masih belum percaya akan semua ini. Mengingat dia tidak pernah merayakan hari pernikahannya selama ini bersama sang suami.
Air mata Seirah berhasil lolos membasahi pipinya. Dan itu bukan air mata kesedihan melainkan air mata kebahagiaan.
"Terima Kasih karena sudah bertahan sampai saat ini. Aku berjanji akan menebus semua. Aku mencintaimu"
Seirah menerima buket bunga itu dengan deretan air mata bahagia. Meskipun hatinya masih belum bisa sepenuhnya memaafkan semua kesalahan Ryan. Tapi, mendengar penuturan sang suami dan perlakuannya membuat dia ingin memberikan kesempatan kedua untuk hubungannya dengan suaminya.
Karena bagaimana pun bagi Seirah pernikahan ini adalah hubungan sah dan sakral. Dia tidak pernah ingin bermain-main dengan pernikahan ini. Seirah memang belum terlalu mencintai Ryan saat mereka menikah. Tapi, saat Ryan sudah menjadi suaminya dia sudah memutuskan memberikan hatinya kepada suaminya. Karena untuk Seirah pernikahan itu sehari dalam seumur hidup.
"Happy anniversary juga mas" ucap Seirah
Ryan menghapus air mata yang membasahi pipi mulus sang istri lalu membawa wanita itu kedalam pelukannya dan mencium hangat kening sang istri.
Semua orang yang ada disana bersorak gembira melihat keromantisan sepasang suami istri itu.
Ditempat lain Louis yang selalu terganggu dengan perkataan Lucas yang mengatakan dia tidak pantas untuk Seirah selalu memenuhi otaknya. Dia memerintahkan asistennya untuk mencari tahu keterkaitan sang ayah denga Seirah. Dan tibalah hari ini sang asisten Billy menyampaikan hasil penyelidikannya.
"Jadi bagaimana Bil?
"Jadi gini bro.." ucap Billy asisten Louis yang juga sahabat pria itu
"Kakak Seirah yakni Adhitia Wijaya pernah melayangkan tuntutan kepada paman dengan beberapa tuntutan beberapa tahun lalu" ucap Billy.
"Tuntutan?" kening Louis berkerut.
"Iya tuntutan. Adhitia Wijaya menuntut paman dengan tuntutan perdagangan manusia dan tindakan kekerasan serta pelecehan seksual."
"Apa?" pekik Louis. Tangan Louis terkepal, dia sangat marah karena ayahnya yang sangat dia hormati di tuntut dengan tuntutan yang menurutnya sangat merusak citra baik sang ayah.
__ADS_1
"Itulah kenyataannya bro, tapi tuntutan itu hanya sekedar tuntutan saja. Semua tuduhan itu tidak terbukti di pengadilan"
"Tentu saja itu tidak terbukti karena aku sangat mengenal papiku, dia bukan orang bejat. Aku tidak habis pikir kenapa kakak Seirah tega sekali menuntut papiku dengan tuduhan seperti itu." geram Louis.
"Tapi bro, Adhitia Wijaya itu adalah pengacara handal bahkan saking hebatnya dia banyak orang yang takut berhadapan dengannya"
"Selama dia menangani kasus, dia tidak pernah kalah. Bahkan pada kasus yang tidak pernah terduka. Dia selalu berhasil membongkar setiap kasus sampai ke akar-akarnya"
"Kamu bisa lihat Seirah. Gadis itu persis seperti kakaknya. Tapi, menurut sumberku Adhitia masih berada jauh diatas adiknya itu"
"Jadi, sangat masuk akal jika Adhitia dijuluki pangeran keadilan"
"Jadi bro, bukan aku tidak percaya kepada paman. Tapi, seorang Adhitia Wijaya bukan orang sembarangan yang bisa melayangkan tuduhan kepada seseorang. Pasti ada alasan di balik itu semua"
"Tentu saja alasannya untuk ketenaran dan materi. Jika dia berhasil menjerat papiku Tentu saja popularitasnya akan semakin meningkat"
"Sepertinya itu bukan alasannya bro. Karena Adhitia Wijaya itu bukan seseorang yang Gila akan popularitas. Bahkan dia tidak memiliki akun media sosial seperti pengacara memble pada umunya. Dia juga terkenal sangat tertutup cenderung misterius. Dan juga tidak sembarang kasus yang dia terima."
"Kalau masalah materi, dia adalah pengacara sukses dan juga pengusaha muda. Dia tergolong salah satu orang terkaya di negeri ini dan.."
"dan apa" sarkas Louis.
"Dan kekayaannya lebih banyak dari paman" ucap Billy pelan.
*************
Terima kasih para readers Pelangi di Ujung Senja
**Othor sangat berterima kasih kepada kalian, karena sudi membaca cerita othor. Othor masih pemula dalam hal menulis yah. Jadi mohon di maklumi jika masih banyak typo bertebaran. Dan mungkin kata2 yang berantakan.
Jangan lupa kasi othor saran yah. Jika misalnya ada yang tidak berkenan.
Jangan lupa dukung cerita othor yah. Dengan cara beri Like, Comment dan kasih vote.
Jangan lupa juga tambahkan cerita** Pelangi di Ujung Senja **di daftar favorit kalian yah.
__ADS_1
Salam sayang dari othor 🥰😘😘😘**