
tok..tok..
ceklek.
"Maaf tuan, nona Farah sudah sadar" ucap seorang pelayan kepada Ryan.
"Baik, aku segera ke sana "
"Farah sudah sadar, ayo kita liat " ucap Ryan pada Seirah.
"Benarkah" Seirah nampak berfikir sejenak.
"Duluan saja, aku ingin mencuci wajah ku dulu" ucap Seirah yang langsung diangguki oleh Ryan, kemudian laki-laki itu langsung pergi meninggalkan Seirah.
Selepas kepergian Ryan, Seirah langsung mengambil ponselnya lalu menghubungi seseorang.
"Halo Lucas, laksanakan sekarang" perintah Seirah kepada Lucas dan di iyakan oleh Lucas. Entah apa yang di perintahkan oleh Seirah kepada Lucas. Hanya Seirah dan Lucas yang tahu.
Seirah juga menghubungi Dina selepas dia menghubungi Lucas.
"Din, siapakah tim kita. Kita akan menangani kasus baru" perintah Seirah.
"Baik nona laksanakan " jawab Dina.
"Besok pagi kita rapat jam 8 membahas materi kasus yang akan kau terima lewat emailmu." ucap Seirah.
"Baik nona"
"Baiklah, periksa emailmu" perintah Seirah lagi lalu mengakhiri panggilan terlponnya.
Seirah berjalan menuruni tangga vila tempat Farah dirawat. Saat hendak masuk kedalam kamar langkah kaki Seirah terhenti. Dadanya merasa sesak tatkala melihat adegan dua orang anak manusia yang sangat dekat.
Empati itu berubah menjadi cemburu meski dengan sekuat hati Seirah menepis rasa itu. Tak pantas baginya merasakan cemburu pada saat ini. Tapi apalah daya dia hanya wanita biasa yang memiliki hati yang rapuh.
Baru saja beberapa saat yang lalu hatinya bagai dihujani beribu-ribu bahkan jutaan kelopak bunga. Tapi, saat ini seketika jutaan bunga itu berubah menjadi jutaan duri yang menghujam jantung.
Tanpa bisa Seirah cegah, air mata itu lolos membasahi pipih mulusnya. Adegan dimana sang suami menengkan wanita lain, dan si wanita nampak sangat nyaman berada dalam dekapan suaminya. Hal itu mampu membuat hati rapuh Seirah seperti disayat sembilu.
Sakit, perih, sesak itulah yang kini dirasakan Seirah saat ini.
__ADS_1
"Kenapa sesakit ini ya Allah, tolong jangan buat hamba mu ini egois ya Allah. Tolong jangan buat rasa ini membuat hamba mu menjadi manusia hina karena tidak berempati atas penderitaan manusia lain" guman Seirah yang kini bersandar pada dinding luar kamar Farah guna menenangkan hatinya.
Cukup lama Seirah bersandar pada dinding kokoh itu. Susah, yah kata itu adalah gambaran untuk dia yang sangat susah menetral kan perasaannya kini. Air mata itu terus saja jatuh tak terhentikan. Mulutnya ia bungkam dengan satu telapak tangannya serta satu tangan lagi memegangi dada bagian kirinya.
Hingga beberapa menit berlalu, kini Seirah sudah mulai stabil. Dia menarik nafas dalam-dalam lalu membuang ya, hal itu dia lakukan beberapa kali untuk membuat dirinya lega.
"Hemmm" Seirah berdeham ketika masuk dalam kamar Farah. Dan itu sontak saja membuat aktifitas dua anak manusia didalam terhenti dan pandangan mereka tertuju pada Seirah.
"Sayang" lirih Ryan, dia langsung melepas pelukannya pada Farah dan langsung menghampiri sang istri.
"Mas, dia siapa?" tanya Farah.
Farah yang baru saja mulai kembali kewarasannya karena telah bertemu dengan laki-laki yang bisa dikatakan sangat ingin sekali dia miliki dulu dan mungkin hingga saat kini.
Dia merasa sangat beruntung karena laki-laki itu lah yang merawat dia selama ini. Laki-laki itu memberikan dirinya perawatan terbaik hingga dia bisa sadar dan sehat sampai detik ini.
Laki-laki yang selalu menghantui pikirannya, pikiran takut akan kehilangan dan membuat laki-laki itu jijik saat bersama dia ketika laki-laki itu mengetahui bahwa dirinya bukan wanita suci lagi. Tapi, semua pikiran itu beberapa saat lalu telah terhempas jauh saat laki-laki itu dengan sikap yang sangat gagah berani menenangkan Farah.
"Kenalkan, ini Seirah istriku"
duarrrr......
brukkk...
Farah kehilangan kembali kesadarannya.
"Farah" pekik Ryan dan Seirah bersamaan.
Ryan langsung membopong Farah untuk dibaringkan diatas tempat tidur. Dokter dengan sigap melakukan pemeriksaan setelah mendapat instruksi dari Ryan.
.
.
.
Disisi lain, wanita yang mengambil tempat wanita lain kini merasa gunda dan sangat marah. Ya, dia adalah Monica.
Pasalnya dia mendapat kabar bahwa suaminya telah merayakan hari pernikahan nya dengan istri pertamanya. Sementara selama dua tahun kemarin mereka selalu merayakan bersama.
__ADS_1
Dia sudah menyiapkan kejutan untuk sang suami, tapi siapa sangka bahwa Ryan lebih memilih merayakan bersama dengan Seirah tahun ini.
arrhgggg. pekik Monica.
"Ini Ngga bisa dibiarkan, semakin hari Ryan semakin memperhatikan Seirah. Aku ngga boleh membiarkan wanita sialan itu menang. Aku harus bertindak"
.
.
.
Sementara disisi lain Lucas dan Dina sudah menyelesaikan tugas yang diberikan oleh Seirah kepada mereka berdua.
"Bobby, perketat penjagaan pada Seirah. Sepertinya ada tikus kecil yang akan bermain dengan kita" ucap Lucas seraya menyesap sebatang rokok dan duduk di kursi santai diatas balkon rumah lama Seirah.
"Maksud bos siapa, siapa orang yang ingin bermain-main dengan kita?" ucap Bobby asisten Lucas.
"Tunggu dan liat saja"
"Bos, apakah belum ada tanda-tanda nona Seirah mengingat semua ingatannya yang hilang pasca insiden kecelakaan itu?"
"Sepertinya belum, tapi seperti kita tidak perlu khawatir karena sebentar lagi Seirah pasti akan mengingat semuanya"
...*********...
...Maaf yah teman-teman pembaca setia 'Pelangi di Ujung Senja. Maafkan Othor karena baru bisa UP bab baru. Karena jujur pekerjaan dunia nyata othor sangat menyita waktu mengingat akhir tahun segerah tiba jadi kami harus tutup buku. Dan juga aktivitas othor yang juga sebagai ibu rumah tangga dengan satu orang anak yang masih berusia 2 tahun jadi benar-benar waktunya tercurah habis. waktu menulis othor gunakan untuk menulis dua karya baru yang baru othor terbitkan guna untuk mengikuti lomba yang diselenggarakan oleh pihak NT. Jadi maaf sekali lagi yah teman-teman 🙏😘...
...Karya baru Othor:...
...HOPE, Yang berkisah tentang wanita yang tidak pernah dianggap oleh suaminya. Dan lebih menyedihkan lagi sang suami tega melepaskan istri sahnya guna untuk menghalalkan kekasih masa lalunya yang mendadak datang....
...Dan karya kedua othor yang baru adalah...
...Love Trip, Novel ini berkisah tentang gadis remaja yang memiliki prinsip dalam hidupnya, dan dia sangat memegang teguh prinsip itu. Salah satunya adalah untuk tidak terjebak dalam kisah percintaan tanpa ikatan halal yakni 'pacaran '. Dia selalu membentengi dirinya pada pergaulan yang bisa saja membuat dia terbuat dan akhirnya mematahkan prinsipnya....
...Jangan lupa mampir yah teman-teman 🥰😘😘😘...
**Bab-bab Selanjutnya akan fokus pada pembasmian pada tokoh-tokoh yang berhati jahat pada novel ini. Dan juga akan menyibak satu persatu tirai yang menjadi penutup misteri-misteri dalam hidup Seirah.
__ADS_1
Tetap setia baca dan memberi dukungan pada karya-karya Othor yah 🙏😘😘**