
"Siapa Gadis itu pa?’ Tanya Karan melirik ayahnya
"Dia keyla, Dan dia juga baru kerja kemarin.
"Memangnya kenapa?" Tanya Dion Kembali
"Nggak apa-apa pa." Ucap Karan sambil mengelus Kepalanya.
"Hmm..
"Pa Dion, Ada Telpon dari Rumah bapa." Ucap Alya
Dion pun segera pergi mengambil Ponsel Milik Alya, Karena Ponselnya mati
Dan karyawan di rumahnya Harus Menghungi Alya
"Ada apa Tuti? Tanya Dion
[ "Tuan, saya Mau ijin ke pulang kampung.] Ucap Pembantunya dari sebrang telepon
"Memangnya kenapa denganmu? Apa kamu sedang Sakit?" Ucap Dion bingung
[ "Tidak tuan, Ibu saya sedang sakit. Dan saya harus Merawatnya.]
"Baiklah saya akan kembali ke rumah sekarang, dan Kamu harus menunggu saya tiba."
[ "Baik Tuan.] Telpon pun Segera di matikan oleh Dion.
"Karan, papa mau ke rumah dulu. Sebaiknya kamu Gantikan papa di sini dulu." Pinta Dion
"Memangnya ada pa?" Tanya Dion Kembali
"Bi Tuti akan pulang ke kampungnya, karena ibunya Sedang sakit. Ucap Dion langsung melangkah pergi
*****
Di kediaman Ardani Gunawan. Seorang Pria Dewasa Sedang duduk menikmati secangkir kopi dan Membaca koran kesukaannya
Ardani masih mencari kabar Tentang kehilangan Keyla yang sudah seminggu tiada kabarnya.
"Bi, Panggilkan pak Gilang ke sini. pinta ardani
"Baik Tuan. Jawab Bi larsih dengan cepat Memanggil suaminya yang sedang Berada Di dapur
Dan tidak lama kemudian Lelaki tua itu pun datang Menghampiri ardani yang sedang duduk di ruang Tamu
"Ada apa tuan memanggilku. Tanya Gilang Menunduk
"Pak Gilang, Apa masih belum ada kabar Tentang Keyla ?
"Belum Tuan," orang-orang suruhan tuan juga masih Belum menemukan Keyla di kota ini.
Jawab Gilang
"Kemana perginya gadis itu?" Gumam Ardani
__ADS_1
"Pak Gilang, Siapkan mobil kita ke jalan cenayang Untuk melihat lahan mereka yang sedang di jual
"Jalan cenayang dekat restoran Dion star yang Sangat terkenal itu ka tuan?
"Iya. Katanya ada lahan yang sedang di jual para Warga di situ. Dan rencananya aku akan membelinya Untuk mendirikan sebuah bangunan di sana
"Baik Tuan,
Lelaki tua itu pun segera pergi untuk mengambil Kunci mobil dan akan segera pergi bersama Majikannya.
Walaupun hari sudah semakin sore Namun Ardani Dan Gilang tetap berencana untuk melihat lahan Yang bersebelahan dengan tempat kerjanya Keyla
"Bi larsih. Ayah dan pak Gilang mau pergi ke mana?" Tanya Andro
"Tadi tuan sempat bilang kalau mau lihat lahan yang Sedang Di jual oleh pemiliknya Den," jawab Bi larsih
"Lahan di mana bi?
"Katanya si Di Dekat Restoran Dion star den."
"Dion Star?" Andro Sambil mengerutkan keningnya
"Iya den, mungkin ayah den mau Membangun Usahanya di sana.
"Usaha apaan Bi? Paling juga ayah membelih lahan Itu hanya untuk menolong mereka yang Membutuhkan uang saja."
"Iya juga si den, kan sudah sangat banyak lahan yang Tuan belih namun belum ada satupun bangunan yang sudah Berdiri di sana.
"Bibi kayak nggak tau aja sama sikap ayah, ucap Andro sembari tersenyum pada Bi larsih
Lalu ia pun segera keluar dari dalam mobilnya untuk Melihat lebih dekat
"Lahan ini cukup luas Untuk kita membangun Apartemen ataupun lain-lainnya. Gumam Ardani
"Iya tuan, Tetapi untuk apa tuan Membelih Lahan ini. Sementara tuan masih banyak lahan yang kosong Lainnya. Ucap pa Gilang bertanya-tanya
"Ini semua untuk Andro, aku mau dia Lebih dewasa Dan bisa mengelolanya Sendiri.
Jawab Ardani
Setelah mereka selesai mengelilingi Lahan tersebut Ardani Kembali ke dalam mobilnya. Sementara Pak Gilang merasa melihat seseorang yang yang sangat Mirip dengan Keyla di Dalam restoran yang tidak jauh dari tempat ia berdiri.
"Apa aku salah lihat ya? Tapi itu memang seperti nak Keyla," gumam Pa Gilang sambil terus menatap Ke Arah resto tersebut
"Ada pa Gilang? Tanya Ardani dari dalam mobil.
"Sepertinya saya melihat Nak Keyla di dalam sana Tuan." Ucap Pa Gilang dengan sangat Cepat
"Keyla?" dimana Gilang? Tanya ardani sembari Membuka pintu mobilnya dan segera keluar.
"Di dalam restoran itu tuan."
"Baiklah ayo kita pergi kesana untuk memastikannya Secara langsung. Ajak Ardani
"Iya tuan.
__ADS_1
Mereka pun segera mampir ke restoran tersebut Untuk mencari tau Gadis yang mirip dengan Keyla itu.
Dan ternyata di dalam restoran itu sangat banyak Pelanggan yang sedang makan di sana. Kedua lelaki Dewasa itu pun segera duduk sambil mencari tau Keberadaan Keyla
Dan ternyata dugaan pa Gilang memang tidak salah. Seorang Pelayan cantik datang menghampiri Mereka
Melihat Keyla menuju ke arah mereka pa Gilang Segera berdiri
"Nak Keyla?" Lirih pa Gilang sambil tersenyum Menatap Keyla
Sedangkan Keyla merasa sangat terkejut ketika Melihat pa Gilang bersama Ardani sedang berada di Sana.
"Pa Gilang, tuan Ardani." Ucap Keyla dengan sangat Senang karena bisa Bertemu mereka di sini.
"Nak keyla, Sejak kapan kamu kerja di sini? Tanya Gilang kembali
"Baru kemarin Paman, Balas Keyla
"Kenapa kamu tidak balik ke rumah saja! Sambung Ardani dengan sangat baik
"A--aku, Aku tidak bisa balik ke sana lagi tuan. Ucapnya sambil menundukkan kepalanya
"Gimana kabarnya bibi. paman? Tanya Keyla
Pada pa Gilang
"Dia baik-baik saja nak, Jawab lelaki dewasa itu.
"Heiiii cepat lanjutkan pekerjaan kamu!! Kenapa Masih ngobrol di situ. Bentak Santi Ketika melihat Keyla sedang berbicara dengan dua orang lelaki Dewasa
"Jangan-jangan..." Kamu selingkuh dengan Bapak-bapak ini ya! Cetus Santi
Namun dengan cepat keyla Memukuli mulut kasar Wanita itu dengan tangannya.
"Kalau mau bicara jangan sembarang ya mba!! Mereka bukan selingkuhan ku." Tegas Keyla sambil Melotot pada Santi
"Lalu siapa mereka! Sinis Keyla
"Aku ayahnya. Jawab Ardani dengan sangat lembut Pada wanita itu.
Santi tercengang ketika melihat Pakaian yang Sedang di pakai oleh lelaki itu semua terlihat sangat Mewah. Namun yang membuatnya heran jika Memang keyla adalah anaknya kenapa harus Mati-matian bekerja
"Dia kerja disini bukan karena kemauan kami.tapi Semua itu adalah kemampuannya untuk menjadi Lebih mandiri dan dewasa dalam segala hal.
Keyla sangat terkejut ketika Ardani harus berbohong Demi membelanya.
Santi pun segera pergi setelah mengetahui Keyla Adalah anak seorang Pengusaha sukses di kota Itu.ia merasa sangat di rendahkan oleh lelaki dewasa Itu
"Tuan, Terimakasih banyak karena tuan sudah Membelaku."
"Tidak apa-apa Nak, Kalau begitu kami pulang dulu. Kamu bisa menghubungiku nanti jika perlu apa-apa.
"Iya tuan, "tuan, tolong jangan sampai tuan Andro Tau bahwa aku bekerja di sini." ucap Keyla dengan Sangat memohon pada Ardani
Namun Ardani hanya menatapnya dan Tersenyum Bahagia karena bisa menemukan tempat Keyla Bekerja
__ADS_1