Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 48: Pengen Punya anak Kembar


__ADS_3

Setelah Semua Makanan Sudah Masak, Andro Membantu Menyiapkan Kan Makanan Yang Sudah Matang Itu dan Menaruhnya Di Atas Meja makan.


"Aku Mandi Dulu Ya Mas," Pamit Keyla.


Andro Tersenyum Menatap Keyla Yang Sudah Masuk Ke dalam Kamar Mandi.


Kini Andro Duduk Sendirian Di meja Makan. Pemuda Itu Kelihatan Sangat Bahagia Dengan Kesederhanaan Bersama Keyla. Meskipun Sebelumnya Dia Tidak pernah Hidup Di Lingkungan Seperti Ini. Namun Gadis itu Sudah Membuatnya Mengerti Akan Artinya Kehidupan.


Tak Lama Kemudian Keyla Sudah Selesai Mandi Dan Keluar Dari Kamarnya.


Gadis itu Terlihat Sangat Cantik Dengan Celana pendek dan Atasan Kaos Berwarna Merah Muda, Yang Sudah Menjadi Warna Kesukaannya. Keyla Terlihat Lebih Cantik Setelah Usai mandi. Andro Terus Menatap Keyla yang masih Berdiri Di Depan Pintu Sambil Mengeringkan Rambutnya Yang Masih Basah Dengan Handuk. Pemuda Itu Sangat Terpesona Dengan Kecantikan Wanita Yang sedang Berdiri Di Depan Pintu Itu.


"Ehem." Keyla Berdeham, Lalu Duduk Di Kursi Di Dekat Andro


"Ehem," Dehaman Kedua Keyla membuat Andro Terkejut.


"Kamu Kenapa Bengong Mas?" Tanya Keyla Bingung.


"Nggak Kok, Aku Cuma Terpesona Melihat Kecantikan Bidadari Yang Ada di sampingku Ini," Ucap Andro.


Seketika Membuat Gadis Itu Tersipu Malu. Wajahnya Memerah Bagaikan Tomat.


"Kamu Sangat Cantik Sayang," Ucap Andro Kembali


"Ehem. Uhuk, Uhuk," Keyla Menjadi Terbatuk-batuk Dengan Pujian dari Pemuda Itu. Selama Ini belum pernah ada Orang yang Mengatakan dia Cantik. Namun hari Ini Andro Sudah Membuatnya Salah Tingkah.


"Sayang, Kamu Nggak Apa-apa?" Tanya Andro Sambil Memberikan Air Putih Pada Keyla.


"Nggak kok Mas, Ucap Keyla. Sambil Menggaruk Lehernya Yang Tidak Terasa Gatal Sambil memalingkan Wajahnya.


"Yuk Kita makan. Ni Makanannya Udah Dingin Lo," Ucap Andro Sambil Memberikan Piring Yang Sudah Berisi Nasi Dan Ikan Pada Gadis itu.


"I--iya Mas,


Tak Menunggu Lama Andro Langsung memakan Makanan yang Berada Di meja.


"M'mm . Enak Banget,"


Ucap Andro, Lalu Melanjutkan Makanannya Dengan Sangat Lahap Seperti Kucing Yang Sedang Kelaparan.


Sementara Keyla Hanya Menatap Andro Dengan Sangat Heran.


"Kenapa Hari Ini Mas andro Makan Dengan Sangat rakus Kayak Gitu ya?" Batin Keyla


"Uhuk-Uhuk!" Tiba-tiba Andro Tersedak Oleh Makanan Karena Ia makan dengan Terburu-buru.


Saat Melihat Andro Tersedak. Keyla segera Mengambil air Minum Untuk Andro.


"Ini Minumannya."


Andro pun Mengambil air minum itu Dan Segera Meminumnya Sampai Habis.


"Makanya Mas, Pelan-pelan Saja."


Lagian Kenapa Mas Tiba-tiba Buru-buru Kayak gitu Si," Ucap Keyla. Sembari Tersenyum Pada Andro.


"Hehehe.


"Makanan Ini Sangat Enak Sayang." Ucap Andro


Keyla hanya Mengerutkan Dahinya Sambil Tersenyum Menatap Andro.


"Apa kamu Udah Selesai Makan sayang? Tanya andro.


Keyla hanya Menggelengkan kepalanya. Karena ia Tidak sempat Makan.


"Kenapa nggak Makan?"


"Mau makan Apa?" Makanan Aku Udah Di Habisin sama Mas Andro," jawab Keyla.


"Astaga," Jadi Makanan Kamu juga aku Ambil Ya." Maaf Sayang, Aku Suka dengan Masakan kamu. Nanti Biar Kita masak Lagi Ya." Bujuk Andro,

__ADS_1


"Iya Mas, Lagian Aku nggak Lapar kok." Ucap Keyla


Andro Pun Tertawa Kecil Karena Ia Merasa Malu Pada Keyla


***


Di Tempat Lain. Santi Merasa Sangat Senang Karena Keyla Sudah Tiga hari tidak Masuk Kerja lagi. Dan Itu Adalah Peluang Yang Sangat Baik Untuknya.


Karena Tanpa Keyla. Ia bisa melakukan Apapun Yang Ia Mau.


"Semoga Saja Gadis Kampung Itu. Tidak Kembali Lagi Ke Tempat Ini." Ucap Santi. Tersenyum Puas


"Ada apa Dengan Santi?" Batin Alya. Merasa Tidak Tenang


"Woiii..Ngapain Kamu Di situ! Teriak Santi Ketika melihat Alya. Sedang Berdiri Di Depan Pintu.


"Dasar Wanita Jahat." Ucap Alya. lalu ia Kembali Bekerja.


Tidak lama Kemudian Karan datang Ke Restoran Itu. untuk Mencari Tau Keyla


"Hei Sini kamu." Panggil Karan. Pada Santi


"Bos Memanggil Aku?" Tanya Santi Dengan Sangat Manja.


"Iyaa Memangnya Aku Sedang Memanggil Tikus!! Bentak Karan.


Membuat Santi. Semakin Menatap Pemuda itu Dengan Sangat Baik.


"Hei. kamu Ngapain Menatap saya Seperti Itu!! Tanya Karan. Dengan sangat Kesal


"M'mm. Nggak Kok Bos." Jawab Santi


"Ingat Ya! Kamu itu hanya Sampah Di Tempat Ini. Jadi Jangan Terlalu Berharap Kalau Saya Akan Tertarik Sama Wanita Kumu Seperti Kamu!" Bentak Karan.


Santi Merasa Marah dan Malu pada anak Pemilik Restoran itu. Ia merasa Sangat Di Rendahkan Oleh Karan Di depan Semua Orang.


"Aku memanggil kamu kesini. Karena Hanya Ingin Menanyakan Keyla." Ucap Karan Lalu ia Segera Pergi Dari hadapan Santi.


Sementara Dion, Merasa Heran Pada Karan Yang Tiba-tiba Menanyakan Keyla Pada Santi. Dion Merasa ada yang aneh Pada Putranya itu. Selama Ini Karan Tidak Pernah Menayangkan Keyla. Namun hari Ini Dia Bakan memarahi Santi.


"Ada apa Dengan Karan? Kenapa dia Tiba-tiba Menanyakan Keyla, Apa Dia Sudah Tertarik Pada Gadis Itu?" Gumam Dion yang Berdiri di Depan pintu Ruang Kerjanya.


"Alya. Panggil Dion


"Ada apa Pak," Tanya Alya Dengan Sopan


"Apakah Keyla hari Ini Belum Masuk Kerja?" Tanya Dion Kembali.


"Iya pak, Beberapa Hari Ini Keyla Belum Masuk Kerja. Aku khawatir Terjadi Sesuatu Sama Dia Pak." Ucap Alya. Mencemaskan Keyla.


Dion Juga merasa Kalau Keyla Sedang Sakit Atau dia Lagi ada masala Sehingga Belum Masuk Kerja.


"Kita doakan Saja dia, Semoga dia tidak Apa-apa." Ucap Dion Kembali Ke ruangannya.


***


"Sayang, Jika kita Udah Nikah Nanti. Kamu Pengen Punya Anak Berapa?" Tanya Andro Sambil Mengelus Rambut Keyla


"Aku Juga Nggak tau Mas, Memangnya Mas Pengennya Berapa?" Keyla kembali Menanyakan Hal Yang Sama Pada Andro.


"Kalau Aku si, Pengennya Dua pasang Anak Kembar Dua Cewek dan Dua Cowok."


"Haaaa?? Banyak amat Si mas!" memangnya Mas Sanggup Untuk Menjaga Mereka?" Ucap Keyla melotot Menatap Andro.


"Ya iyalah, Kan Nanti Bisa cari bebysister Untuk Bantuin Jaga Anak Kita."


"Mendingan Uangnya Di kasih Sama Aku Saja Deh Mas, Dari Pada Harus Bayar Bebysister. Kan Sayang Kita juga Butuh Uang." Keluh Keyla


"Astaga Sayang," Kamu mana Bisa Jagain Mereka Bersamaan. Lagian Kalau aku Udah Kerja Kan Uang Kita Akan Lebih Banyak.


"Nggak ahh. mendingan Uangnya Di tabung Saja, Untuk Kepentingan Anak-anak Kita Nanti."

__ADS_1


"Iya deh, Terserah Kamu Saja," Ucap Andro Sambil Tersenyum Menatap Keyla.


"Mas Ini udah Jam Berapa Ya?" Tanya Keyla.


"Ini baru Jam Dua Lewat. Memangnya Kenapa Sayang?"


"Kita pulang Saja Yuk, Kasihan Bibi Di Rumah Sama Paman. Ajak Keyla


"Baiklah, Aku Ke kamar Mandi Dulu. Kamu Nunggu Di mobil Saja Ya. Nanti biar Aku Yang Kunci Rumahnya. Ucap Andro


"Iya baiklah Mas,"


Keyla Pun Segera Bangun Dan Keluar dari Kamarnya. Sementara Andro Pergi Ke kamar Mandi Untuk Mencuci Mukanya di sana.


Keyla Sudah Berada Di Dalam Mobil Sedang Menunggu Andro. tiba-tiba Ia melihat Dua Orang Yang Sedang Mendekati Rumah Kontrakannya.


Keyla merasa Aneh Dengan Kedua Orang Itu. Gerak Geriknya Sangat Mencurigakan.


Gadis Itu Pun Segera Keluar Dari Dalam Mobil Sambil Berjalan Perlahan Menemui Kedua Orang Itu.


"Maaf Mas. Kalian Siapa ya?" Tanya Keyla Pada kedua Pemuda Itu.


"Apa benar Ini Rumah Kontrakan Milik Keyla? Tanya salah Satu Pemuda Yang Berdiri Di Dekat Pintu.


"Iya Benar. Tapi Ada apa Ya Mas?"


Tanya Keyla Kembali.


"Begini Mba, Kami Di Perintahkan Oleh Bos Karan Untuk Menemui Mba Keyla Di sini." Tutur Pemuda Itu lagi


"Menemui Saya? Memangnya Mau apa Dia."


Ucap keyla. merasa Takut


"Jadi Mba ini adalah mba Keyla Ya?" Tanya Mereka Kembali.


"Iya saya Keyla. Tapi Kalian Mau apa?


"Kami Di suruh Untuk menjemput Mba Kesini. Tegas Pemuda itu lagi.


"Sebaiknya Kalian Kembali Dan Katakan Sama Dia. Kalau Kalian nggak Ketemu Dengan aku. Ucap Keyla


"Tapi mba. Bos Karan bisa marah Besar Sama Kami. Jika kami Tidak berhasil Membawa Mba kesana.


Tidak Lama Kemudian Andro Pun Keluar Dari Dalam rumah. ia merasa Terkejut Ketika Melihat Dua Orang Pemuda Yang Tengah Bercerita Dengan Keyla di Luar sana.


"Ada apa ini? Tanya Andro.


Kedua pemuda itu Pun Terkejut Ketika Melihat Andro.


"Ini mas, Mereka Ini Mau Jemput aku. Katanya Karan Yang menyuruh Mereka ke Sini." Tutur Keyla Sembari Menggandeng Tangan Andro dengan Penuh Rasa takut


"Menjemput Kamu? Memangnya Mau apa Dia Dengan Istri Saya! Tanya Andro Menatap Tajam Pada kedua Pemuda itu.


"Kami juga tidak Tau Pa. Yang Jelas Kami Harus Membawah Mba Keyla sekarang Juga."


Bentak Pemuda Yang Bertubuh Besar


"Kalau kalian Mau Membawah Dia Maka Saya Akan Menghubungi Polisi terlebih Dahulu. Agar Istri saya Bisa aman Karena Ada Yang Menjaganya." Ancam Andro


Kedua Pemuda Itu pun Saling Bertatapan Dengan Sangat Serius.


"Jika kalian Tidak Ingin Aku Laporkan ke Pihak Yang Berwajib. maka Sebaiknya Kalian Cepat Pergi dari Sini. Sebelum Saya Panggilkan Polisi ke sini."


"Baiklah pak, Kami akan Pergi Dan Tolong Jangan laporkan Kami. Karena Kami hanya Menjalankan Perintah Saja. Ucap Kedua Pemuda itu. Lalu Segera Meninggalkan Tempat itu.


"Aku Takut Mas, Ucap Keyla yang Merasa Ketakutan Di Samping Andro.


"Udah Sayang, Kamu Nggak Usah Takut Lagi. Sekarang Udah ada aku di sini. Dan aku Akan Selalu Menjaga Kamu.


Ucap Andro, Sambil menatap Keyla.

__ADS_1


__ADS_2