Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 95: Arga di culik


__ADS_3

Suasana Di rumah Kediaman Keluarga Ardani Gunawan Terlihat Sangat Ramai Dengan Kedatangan Keluarga Keyla Dan Juga Beberapa rekan Kerja Andro. Yang Sengaja Datang untuk Bertemu Dengan Andro yang baru Tiba Dari Bogor.


Mereka sangat Mencemaskan Keadaan Yang Tidak Masuk ke kantor Tadi pagi.


Deni Suhendra juga datang ke Rumah Ardani Gunawan. Untuk membicarakan Tentang Hari Ulang tahun Cucu Mereka yang Tinggal Sehari lagi.


Malam Itu Nampak Beberapa orang masih Berdatangan Untuk Menemui Andro.


Namun setelah melihat Keadaan Andro Yang Baik-baik Saja mereka merasa Lega.


"Syukurlah. Pak Andro tidak apa-apa. Kami Sangat Khawatir Saat Mendengar Pak Andro Terjebak Di Sana." Ucap salah satu Rekan Kerjanya Andro.


Dan Andro hanya menatap mereka Sambil Tersenyum.


Di luar halaman Terdengar Suara Mobil Yang Datang. Tatapan mereka Semua Teralihkan Ke arah Luar.


Terlihat seorang wanita Muda Keluar Dari Dalam mobil Dan Berjalan Mendekati Rumah Ardani.


Wanita itu ternyata adalah Claudia. yang Tiba-tiba datang Untuk Melihat Andro


"Selamat malam. Semuanya!" Ucap Claudia Dengan sangat Arogan.


"Malam." Sahut beberapa orang dengan Singkat


Namun Claudia hanya menatap mereka Penuh Sinis Dan Kembali Berjalan menuju Ke ruang Tamu Untuk menjumpai Andro Di Sana.


"Hai. Andro sayang." Sapa Claudia. Lalu Segera duduk Di Samping Andro. Tanpa Mempedulikan Keyla dan Beberapa Orang Yang Sedang duduk Di situ.


"Kamu Ngapain ke sini." Tegas Andro Menatap Tajam Pada Claudia



"Aku kan Calon Bibi Untuk anakmu. Masa Aku nggak boleh ke sini?" Lirih Claudia Sambil Mengusap Kepala Andro


Namun dengan tegas Andro Menarik Tangan Claudia Dari Kepalanya.


"Maksud kamu apa? Saya tidak pernah Berharap Kamu Untuk Menjadi Bibi dari Anakn saya!" Ucap Andro dengan Kasar. Sehingga membuat Semua orang Menatap Claudia


"Andro. Kamu kenapa si? Aku udah Bela-belain Datang kesini Agar bisa Bicara Baik-baik Dengan kamu." Berpura-pura Sedih Di depan semua orang.


"Kamu pikir saya Percaya Dengan Tipu Rayuan Kamu Claudia!! Menatap Tajam


Setelah mendengar keributan di Ruang Sebelah. Ardani dan Deni. segera datang Menghampiri Ke Sumber suara tersebut.


"Ada apa ini? kenapa Kalian sangat ribut Disini?" Tanya Ardani. Dan Ia pun Terkejut Ketika melihat Claudia Sedang berada Di Rumahnya.


"Kamu?" Sedang apa di sini? Ucap Ardani Dengan Bingung

__ADS_1


"Om. Aku ke sini Hanya Untuk Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun Untuk Anak Andro. Tapi Andro Mala Marah-marah Sama aku om." Jawab Claudia Yang tidak Menyadari Kalau hari itu. Bukanlah hari Ulang Tahun dari Putra Andro.


Membuat Semua Orang Tertawa-tawa Melihat Sikap Claudia yang Tidak Waras itu.


"Siapa Yang ulang Tahun Claudia?" Perasaan di sini tidak ada yang Merayakannya Ulang tahun." Ujar Ardani Dengan Santai.


Claudia Merasa Sangat Malu dan Salah Tingkah di depan Ardani dan Semua Tamu Yang Datang.


"Lalu kenapa Banyak Sekali orang Datang Ke sini. Jika Tidak ada Yang Ulang tahun." Tanya Claudia Kembali


"Makanya. Jangan asal-asalan Masuk Rumah orang Tanpa Ijin." Potong Andro. Sambil tertawa Mengejek Claudia.


Walaupun semua orang sudah Menertawakannya Namun Wanita itu Sama Sekali tidak Mempedulikan Mereka.


Ia tetap saja Duduk dengan Santainya di Sofa Ruang tamu.


"Claudia. Saya minta kamu Pergi dari Rumah Saya." Pinta ardani


"Memangnya kenapa Om?" Aku kan Tidak Mengganggu Aktivitas kalian Kan? Tersenyum Menatap ardani.


"Mungkin bagi kamu memang tidak Masalah. Namun bagi Saya, Kedatanganmu Disini sudah Membuat Keributan di sini!" Tegas Ardani


Lalu segera Memanggil Leon Untuk Membawah Wanita muda itu Keluar dari Dalam Rumahnya.


"Leon. Bawah Dia Keluar!" Suruh ardani Pada Leon


"Aku bisa jalan sendiri. Tidak Usah Pegang-pegang!! Teriak Claudia. Lalu Segera Berjalan Keluar


Setelah melihat Mobil Claudia Sudah Meninggalkan Tempat Itu. Leon Kembali Masuk ke dalam rumah.


Namun ia tidak Tahu Kalau ternyata Claudia Tidak Benar-benar Pulang. Ia masih Memarkirkan Mobilnya Di jalan Raya Dekat Rumah Ardani.


Wanita itu Merasa tidak bisa menerima Dengan apa Yang Sudah mereka Perbuat Padanya. Sehingga membuatnya Merasa Kepikiran Untuk Menculik Anak Andro. Agar Andro Bisa Bersamanya Kembali.


Dengan cepat wanita itu Menutupi Seluruh Wajahnya Dan Keluar Dari Mobil Miliknya.



Ia Sengaja Berjalan Kaki. agar bisa masuk Dari Pintu belakang. Karena Ia juga sudah Hafal Dengan Situasi rumah Ardani.


Setelah beberapa Langkah. Wanita itu Berhenti tepat di Depan Pintu Menuju Gudang.


Ia terus menatap Keliling Halaman Rumah Besar itu.


"Semoga saja Mereka tidak Melihatku." Gumam Claudia.


Lalu segera Membuka Pintu Belakang Dengan Sebuah Kunci Cadangan Yang Sengaja Ia ambil Beberapa Hari Lalu.

__ADS_1


Setelah ia berhasil Membuka Pintu Tersebut. Wanita itu Segera masuk Dengan Sangat Berhati-hati. Dan Ia juga Bisa melihat Kalau Mereka sangat Asyik Berbincang di Ruang tamu. Keyla dan Andro Masih duduk Seperti ia Tinggalkan Tadi.


Setelah melihat Keadaan Cukup aman Untuk Memulai aksinya. Wanita itu segera Mengambil langkah cepat Menuju Kamar Atas Untuk bisa Mengambil Anaknya Andro Dan Keyla.


"Huuuff!!! Akhirnya aku Sampai ke sini Dengan Cepat." Gumam Claudia. Yang sudah Berada di kamarnya Andro Dan Keyla.


Setelah melihat Anak Andro Sedang Tertidur Nyenyak. tanpa ada yang Menemaninya. Wanita Jahat itu Segera Mendekati Tempat tidur.



"Sebentar lagi Kamu akan Tinggal Bareng Tante. Dan Kita akan Hidup bahagia Bersama Ayahmu." Ucap Claudia Tersenyum Puas Karena Ia Bisa Masuk Ke kamarnya Andro



"Aku harus segera Membawah Anak Ini Keluar dari Kamar. Tapi Gimana caranya Ya?" Pasti dia akan Rewel jika aku Gendong," Batin Claudia


Ia Berusaha Mengangkat Tubuh Anak kecil Itu Dan Menggendongnya. Namun karena Hari ini Arga Tidak tidur siang. akhirnya Ia Tidak Menangisi Ketika Claudia Membawahnya.


Dengan penuh Hati-hati Claudia Kembali Menuruni anak Tangga Menuju Ke ruangan Bawah.


"Semoga saja anak Ini Tidak Akan Bangun." Gumam Claudia. Sambil terus Menuruni anak Tangga Satu Demi satu. Hingga akhirnya Ia Berhasil Dan Segera Keluar Dari Pintu Gudang Tersebut. Ia Tak Lupa Mengunci Pintu itu kembali Agar Tidak Ada yang Curiga.


Dengan cepat Claudia Berlari sambil Menggendong anak Andro. Menuju ke Mobilnya. Namun ketika Hendak Masuk ke Dalam Mobil Arga tiba-tiba Menangis Membuat Claudia merasa Kebingungan. Lalu Dengan cepat ia Memasukkan Jari Jempolnya Ke dalam Mulut Anak Kecil Itu Sehingga membuat Arga kembali Tertidur.


Melihat Arga Sudah Tertidur Kembali. Claudia Segera Menghidupkan Mobilnya Dan Meninggalkan Tempat itu dengan Perasaan Yang Sangat Senang. karena Sudah Berhasil Membawah anak Dari Mantan Kekasihnya.


"Ini adalah Balasan untuk kalian yang Sangat Jahat Terhadapku!! Gumam Claudia Sambil Terus Menyetir


\*\*\*


Karena merasa sudah Mengantuk. Keyla Berpameran Kepada Kakeknya dan Beberapa Orang yang Sedang Duduk Bersama Mereka Di Ruang tamu.



"Aku Ke kamar dulu. Mau Lihat Si kecil," Ucap Keyla Sembari Tersenyum pada Mereka.


Dan mereka pun Membalas Tersenyum Pada Istri Bos mereka.


Dengan Langkah yang sangat Pelan Keyla Terus menaiki Anak Tangga menuju Kamar Mereka.


Namun hal Aneh Ketika ia Tiba Di depan Pintu.


"Perasaan Tadi pintu ini aku Kunci Deh. Tapi Kenapa Tiba-tiba Sudah Kebukah Kayak Gini?" Batin Keyla merasa tidak Enak.


Ia pun Segera masuk Dan Melihat Anaknya Yang Sejak tadi Sedang tidur di Tempat Tidur mereka.


Setelah melihat Tempat tidur itu sudah Kosong. Wanita Muda Itu Berteriak Dengan Sangat Histeris. Ia bakan tidak tau Kemana perginya Anaknya.

__ADS_1


Sekedar informasi Untuk teman" Pembaca Yg setia Di Fesbuk. Atau di apk ini. mohon maaf Krna akun Fecebook milik aku tidk bisa di Buka. Krna Sudah di nonaktifkan oleh pihak FB. 🙏🙏


__ADS_2