
Pemuda itu memutuskan Untuk Datang Ke Restoran Milik Ayahnya Karan. Karena Ia Sangat Yakin Bahwa Karan Yang Sudah Menculik Keyla.
Setibanya Di Restoran Andro Segera Masuk Ke dalam. Dan Mencari Karan Di Dalam Sana Namun ternyata Karan Tidak Berada di Restoran itu.
"Ada apa Kamu Mencari Putraku?" Tanya Dion Yang Baru Menemui Andro.
"Saya Andro. Tunangannya Keyla, Anakmu Sudah Menculik Keyla!" tegas Andro Pada Ayahnya Karan.
Dion sangat Terkejut Ketika Andro Mengatakan Bahwa Karan Telah Menculik Gadis Itu. Bakan Sejak Semalam Dion Tidak Melihat Karan Di Rumah.
"Maksud Kamu Apa, Bagaimana Bisa Kamu Menuduh Putraku Menculik Keyla?" Tanya Dion Kembali
"Karena Saya Tau Selama Ini Karan Selalu Berusaha Untuk Memisahkan Saya Dan Keyla. Dan Saya sangat Yakin Bahwa Memang Dia Pelakunya." Ucap Andro Menatap Dion Datar.
"Kalau Bapak Tidak Percaya Coba Hubungi Karan Sekarang Juga. Dan Tanyakan Keyla Di Mana," Ucap Andro
Dion Pun Menuruti Perkataan Andro. Dan Dia Menghubungi Putranya Dari Ponselnya. Namun Sudah Berulang Kali ia Berusaha Menghubungi Karan Akan tetapi Ponsel Karan Tidak dapat Di hubungi.
"Kemana Dia? Gumam Dion Dalam Hatinya
Sambil terus Menatap Layar Ponselnya itu.
"Gimana pak, apa Karan Bisa di hubungi?"
Dion Hanya Menggelengkan Kepalanya Sambil Menatap Andro Dengan tatapan Yang Amat Bingung.
"Pak. Saya Minta Tolong Cari tau Keberadaan Karan. Dan Tanyakan Keyla di Mana. Karena Dalam Waktu dekat Ini Saya Dan Keyla akan Menikah, Jadi saya Mohon Sama Bapa Untuk Membantu Saya," Ucap Andro Memohon Pada Dion
"Baiklah, Saya akan berusaha Mencari Tau Keberadaan Karan Di mana." Ucap Dion
"Terimakasih Pak" Lalu ia Melangkah Dengan cepat Keluar dari restoran Itu.
***
Di tempat Lain Seorang Gadis yang masih Terbaring di Tempat tidur yang Empuk. Gadis Itu Belum Menyadari Bahwa Dia sudah Tidak Berada di Rumahnya Andro. Perlahan Matanya Mulai Terbuka Dan Ia Berusaha Untuk Bangun Namun Kepalanya Masih Terasa Pusing. Mungkin Karena Cairan Obat Bius Semalam. Membuatnya Merasa Pusing Dan Tidak bisa Bangun dari tempat Tidurnya.
Keyla Sangat Terkejut Ketika Melihat Sekeliling Ruangan Kamar Itu. Karena Seingatnya Semalam Dia Tidur di Kamar Andro.
"Di mana Aku?
Dan Ini Kamar Siapa?" Gumam Keyla Sambil Memegang Kepalanya Yang Masih Terasa Pusing
Tidak lama Kemudian Seorang Pemuda Masuk Sambil Membawah Makanan Untuk Keyla. Gadis Itu Terkejut Ketika Melihat Karan Sedang Mendekatinya
Ia Bakan Tidak Mengerti Kenapa Karan Bisa Berada Di dalam Kamar Ini.
"Kamu?" Apa yang Sedang Kamu Lakukan Di Sini." Ucap Keyla
__ADS_1
"Iya. Memangnya Kenapa? Apa kamu Tidak Menyukainya?" Tanya Karan Sambil Menertawakan Keyla
"Apa mau kamu Karan?!" Bentak Keyla Menatap Tajam Pada pemuda itu
"Yang aku Mau Kamu Harus Menjadi Milikku!" Hahahaha. ujar Karan Kembali Tertawa
Gadis itu Menjadi Ketakutan Ketika Melihat Sosok Karan yang Begitu Jahat. Dia Sama Sekali Tidak Menyangka Kalau Karan Bisa Melakukan Hal Sejahat itu pada Dirinya.
Dan Yang Saat ini Ia Butukan Hanyalah Andro. Gadis Itu sangat Berharap Agar Andro Bisa Menjemputnya Pulang.
"Kamu Makanlah Dulu, Agar Tenaga mu Bisa Segera Pilih." Pinta Karan Memaksa Keyla Untuk Makan.
"Aku tidak Mau Makan! Ucap Keyla Menolak Makanan itu
Sehingga Membuat Karan Menjadi Kesal Dan Membanting Napan yang berisi Makanan Itu Hingga Berhamburan Di Lantai Kamar itu.
Keyla Semakin Ketakutan Di Sikap Karan Yang semakin Aneh itu.
"Aku berharap Kamu bisa Menerima Ku Dengan Baik, Karena Sebentar lagi Aku Akan Membuat Kamu Tidak Bisa Melupakanku." Ucap Karan Menatap Sinis
"Nggak Akan! Dan Sampai Kapan Pun Aku Tidak Akan Pernah Mencintai Kamu Pria Jahat!" Bentak Keyla sedikit Memberanikan Dirinya
Karan mengeraskan Rahangnya Saat Mendapatkan Jawaban Seperti itu dari Keyla.
Lalu Ia pun Mendekati Keyla Dan Menatap Wajah Keyla dengan Sangat Dekat.
Membuat Jantung Keyla Serasa Mau Lepas.
Pemuda itu pun Dengan Sangat Kasar Mendorong Tubuh Keyla Hingga Terpental Jauh dan Punggung nya Terbentur ke Ujung Meja Kecil Yang Berada Di Samping tempat Tidur.
Akhh!
Gadis Itu Meringis kesakitan Sambil Mengelus Punggung nya Yang Sudah Berdarah.
Namun Karan Hanya Tertawa Ketika Melihat Keyla Yang sudah Kesakitan.
"Makanya Jangan Pernah Mencoba Menolakku!" Bentak Karan Lalu ia Keluar Dari Kamar itu
Gadis itu berusaha Untuk Berdiri dan Berjalan ka kamar mandi. Untuk Membersihkan Darah Yang masih
Keluar Dari Punggung nya.
***
Sementara Di rumah Kediaman Tuan Ardani. Kelihatannya Mereka Sangat Sibuk Mencari Keyla. Beberapa anggota kepolisian Juga Datang Ke rumah ardani. Untuk Mencari Barang Bukti Di rumah Keluarga Itu.
Ketika Mendengar Kabar Tentang adiknya. Ferry dan Istrinya. Segera kembali Ke Jakarta Untuk Mencari Keyla. Ferry sangat Terpukul Ketika Mengetahui Adiknya Telah Di Culik Oleh Seseorang yang Tidak punya Hati.
__ADS_1
"Aku sangat Yakin, Kalau Yang Menculik Keyla adalah Karan! Ucap Ferry Menatap Istrinya Dengan Serius.
"Iya mas. Selama Ini Hanya Karan Yang Membenci Hubungan Andro dan Keyla,"
"Tapi kemana dia Membawah Keyla?" Tanya Ferry bingung
"Aku juga tidak tau mas." jawab Putri
Ferry dan Andro berusaha menghubungi Karan. Akan Tetapi Ponsel Milik Karan Belum Bisa Di hubungi Sama sekali.
Andro semakin Frustasi karena hingga Sore ini mereka Belum Menemukan Kabar Karan dan juga Keyla
"Sayang?" Kamu dimana?" Gumam Andro Sambil Menatap foto Keyla yang Berada di Ponselnya.
"Gimana Andro, Apa sudah Ada kabar Dari Keyla?" Tanya Arga Yang Baru tiba Di Rumah Ardani.
Laki-laki Muda itu Hanya Menggelengkan Kepalanya Dengan sangat Sedih.
Arga merasa kasihan pada Andro. Yang Sudah Terlihat sangat Sedih karena Kehilangan Gadis Yang Amat dia Cintai.
"Kamu harus tetap Sabar Bro. aku Yakin Secepatnya Kita Akan Segera Menemukan Keyla," Ujar Arga
"Iya Ga, Aku juga berharap Tidak Terjadi Sesuatu Yang Buruk Sama Keyla Ga," Ucap Andro
"Gimana Kalau Kita Mencari Keyla Di Tempat Lain? Tanya Arga
"Maksud Kamu?" ucap Singkat Andro
"Aku yakin penculiknya Tidak Membawah Keyla Di Kota ini. Tetapi Dia Membawah Keyla Keluar Dari Kota ini." Ujar Arga Menatap Andro Dengan Serius.
Andro pun sangat setuju dengan rencana Arga.
"Baiklah aku Setuju dengan usul kamu, Tapi Kita harus Menanyakan Pada Pak Dion Tentang Rumah-rumah Mereka Di luar Kota.
Agar Kita bisa menemukan Keyla Dengan Mudah." Ucap Andro
"Ok. Baiklah," Arga Menautkan Keningnya
Kedua pemuda itu pun segera bergegas Masuk ke mobil. untuk menemui Dion di Restoran.
Kini Mobil Andro Melaju Dengan Sangat Cepat Menuju Ke restoran Milik Keluarga Dion.
Tidak Lama kemudian Ke dua Pemuda itu Pun Sampai di Restoran itu. Namun Andro Memutuskan untuk Menunggu Di Mobil. Arga pun Keluar dari Mobil Dan Segera Memasuki Restoran Milik Dion.
"Sayang?" Gumam Andro Terus Menatap Layar ponselnya yang berada foto Keyla
Ia sangat Mencemaskan Keyla Entah Apa yang Sudah terjadi pada gadis itu saat ini. Membuat Andro Semakin Frustasi.
__ADS_1