
Tidak lama Kemudian Santi Datang ke Rumahnya Claudia. Dan Ia baru Menyadari Kalau Sudah ada beberapa Panggilan Yang Terlewatkan Dari Claudia.
Tok Tok Tok.. Suara Ketukan Pintu Didepan Rumah Claudia.
"Bibi. Bukain Pintu Bi! Teriak Claudia Dari Dalam Kamarnya.
"Iya Non," Sahut Wanita Dewasa yang sudah Berlari Ke depan Pintu itu.
"Maaf Bi, Apa Claudia Ada?" Tanya Santi Sambil Menatap Datar pada Pembantunya Claudia.
"Iya mba. Sekarang Non Claudia lagi Dikamarnya." Jawab Wanita Dewasa itu dengan Ramah.
Lalu Santi Pun Segera Masuk Dan Langsung Pergi Ke kamar Gadis itu.
"Hei Santi! dari mana Saja kamu? Bentak Claudia. ketika Melihat Santi yang baru Masuk Kedalam Kamarnya.
"Maaf Mba, Saya Habis Dari Nyuci Baju," Jawab Santi. Sambil Duduk Di Pinggir Ranjang Tempat Tidur Claudia.
Wajah Claudia terlihat Sangat Cemberut Dan Kesal. Karena Ia Belum mendapatkan Kabar Dari Anak buahnya Tentang Perjalanan Andro Dan Keyla.
"Kamu kenapa si mba? Kok wajah mba, Kayak Habis Marah Gitu?" Tanya Santi Heran
"Aku lagi Menunggu Kabar dari Andi. Harusnya Hari ini dia sudah Mengirimkan Kabar sama aku, Tapi kok Sampai Sekarang Belum ada Juga!" Ucap Claudia Sambil Menatap Layar ponselnya.
"Memangnya Mba lagi Menunggu Kabar Tentang Siapa? Kayaknya Penting banget?" ucap Santi penasaran.
"Siapa lagi Kalau Bukan Wanita Kampung Itu Dan Andro!" Balas Claudia Menatap Sinis Pada Santi
"Memangnya Kamu Belum Tau ya, Kalau Hari Ini Mereka Sudah Pergi Jalan-jalan." Ucap Santi Tersenyum Lebar pada Wanita itu
Claudia Pun Terkejut Ketika Mendengar Kabar Dari Santi.
"Kamu tau dari mana? Desak Claudia
"Saya kan Punya saudara Kembar. Yang Lagi Kerja di Restoran Milik Keluarga Karan. Dan Aku dengar kabar Dari Siska Adik Kembaranku. Katanya Hari ini Andro sama Keyla Udah Pergi Berbulan Madu." Ucap Santi Tertawa Kecil.
"Apa Adik Kamu Mengatakan Kemana Mereka Pergi? Tanya Claudia Kembali.
Namun Santi Hanya bisa Menggelengkan Kepalanya.
"Kenapa Andi bisa Kehilangan Mereka si!"
Claudia Pun Kembali Mengambil Ponselnya Dan Segera Menghubungi Andi.
Namun Ponsel Milik Andi Melahan tidak Aktif. Membuat Gadis itu bertamba Emosi.
__ADS_1
"Sebaiknya kamu Sendiri yang Cari tau. Pasti Salah satu Orang Dikantor Andro Juga tau Kemana Perginya mereka," Usul Santi
"Mereka Nggak akan Pernah Tau. Karena Andro Dan Gadis kampung Itu. Pasti tidak Akan Memberitahukan Pada karyawannya." Jawab Claudia
"Ya udah, Kalau gitu Kamu Ke rumahnya Andro saja. Di sana pasti kamu akan Mendapatkan Kabar Tentang mereka.
"Tidak semudah itu Santi. Mereka Sangat Membenciku, Gimana kalau kamu saja Yang Kesana, Nanti biar aku yang anterin kamu." Ucap Claudia Memaksa Santi untuk datang Ke Rumah Andro.
"Apa kamu sudah gila? Gimana bisa aku Kesana. Sementara Mereka tidak Mengenaliku," Ucap Santi
"Tapi kan kamu Punya Saudara kembar. Dan Dia juga kerja di Restoran Keluarga Karan kan? Kesempatan itu bisa kamu Pergunakan Untuk Mencari tau Tentang Mereka Bodoh!" Ucap Claudia
Lalu kedua Wanita itu pun Saling bertatapan Dan Langsung tertawa.
"Ok. Jika menurut kamu aku bisa Di Andalkan." Ujar Santi Tertawa Kecil Menatap Claudia.
Lalu mereka Segera memutuskan Untuk Pergi Kerumahnya Ardani. Untuk mencari Tau Keberadaan Andro dan Istrinya.
\*\*\*\*
Setelah Menempuh Perjalanan Yang Cukup Jauh. Kini Sepasang Suami-istri Itu pun Sudah Sampai Di pulau Yang Sangat Indah.
Dan Ini Adalah Hari pertama Keyla Menginjakkan Kakinya Di pulau Itu.
Akan Tetapi Ia merasa Heran Dengan Pulau Yang Indah. Namun Sangat Sepi.
"Mas. Kenapa pulau Seindah Ini Begitu Sepi Ya?" Tanya Keyla dengan Heran.
"Sayang, Pulau ini Memang Sepi. Karena Tidak Sembarang Orang yang bisa datang Ke Pulau ini," Jawab Andro Pelan
Membuat Gadis itu bertamba Bingung Saja.
"Kok, Nggak Sembarang Orang, Memangnya Ada apa dengan Pulau ini Mas?" Kembali Bertanya
"Pulaunya nggak apa sayang, Tetapi hanya Orang-orang Yang tertentu saja dan Memiliki Banyak Uang yang Bisa Ke sini." Jawab Andro Kembali
"Jadi Kalau orang miskin Nggak bisa ke sini Dong," Lirih Keyla Sambil Menatap Pinggiran Pantai yang Begitu indah.
Andro hanya tersenyum Lalu Kembali Mengajak Istrinya Untuk Pergi Ke Penginapan Yang Sudah Di Sewa Oleh Mereka Selama berada di pulau Itu
Gadis itu masih Menatap Sekeliling Pinggiran Pantai yang Dipenuhi oleh Pasir Putih dan Pohon-pohon Rindang Yang Menghiasi Keindahan Pulau itu.
"Sayang, Yuk Cepat Masuk. Ntar Sore kita Jalan-jalan Di sini lagi kok," ucap Andro Dan Segera Menarik Tangan Keyla Masuk ke Dalam Penginapan.
Sementara Leon Mengikuti mereka Dari Belakang Sambil Membawah Koper Milik Andro Dan Keyla.
__ADS_1
"Sayang, Kita Bersih-bersih dulu Lalu Kita Istirahat Ya," Ujar Andro Tersenyum Pada Istrinya.
Keyla mengangguk Sambil Menatap Pemandangan Pulau itu dari Jendela Kamar Mereka.
"Ini Indah sekali mas," Ucap Keyla
"Apa kamu Senang dengan tempat ini?" Tanya Andro Sambil Memeluk Istrinya.
"Iya mas. Coba saja Ayah sama ibu Masih Hidup. Mungkin Mereka Bisa Menatap Matahari Tenggelam Disini. Ucap Keyla Merenung.
"Sayang, Ayah Sama Ibu. Mungkin Sudah Senang Melihat Kamu Udah Ke sini. Dan Mereka Juga Bahagia Karena Impian Putri Mereka Bisa tercapai," Ujar Andro Sambil Menciumi Pipi Sang istri
"Iya mas," Singkat Keyla
"Apa Kamu Nggak mau mandi? Tanya Andro
"Mas Mandi Saja dulu. Aku Masih Pengen Lihat Pemandangan Diluar sana." Jawab Keyla Melepaskan Pelukan Suaminya.
"Baiklah. Tapi Kamu Nggak Boleh Jalan-jalan Sendirian ya," Ucap Andro Kembali
"Iya mas,"
Pemuda itu pun Segera masuk Ke kamar Mandi yang ada di sudut kamar Mereka.
Sedangkan Keyla masih Berdiri Di Dekat Jendela. Sambil Menatap Beberapa Orang Yang Sedang Lalu lalang Di pinggiran Pantai Itu.
Usai mandi Andro Segera Mendekati Istrinya Yang masih berdiri disamping Jendela.
Entah kenapa Ia Sangat Ingin Melakukan Sesuatu Pada keyla. Namun Ia kembali Mengurungkan Niatnya. Karena Mereka Baru Saja tiba Dan Keyla masih Terlihat Capek.
"Sayang, Kamu Mandi Dulu. Biar Tubuh kamu Segar," Ujar Andro.
Keyla pun Menatap Ke arah Suaminya yang Sedang Berdiri di belakangnya. Keyla di Buat Terbelalak Oleh Suaminya Yang Tiba-tiba Berdiri Tanpa mengenakan Pakaian.
"Kamu kenapa sayang?" Tanya Andro Bingung
Sedangkan Keyla Masih Menatap Seluruh Tubuh Kekar Milik Suaminya itu. Dengan Susa Payah Ia menelan Salivanya Dan Terus Menatap Andro Yang Masih Berdiri Tegak di Depannya itu.
"Sayang?" Andro Mendekati Istrinya
Membuat Keyla tersadar dari lamunannya Dan Segera Mengalihkan Tatapan matanya Ke arah lain.
"Nggak kok mas," Ucap Keyla Lalu Segera Berlari Ke Dalam kamar mandi Dan Ia Pun Segera Membersihkan Dirinya.
Setelah usai dari mandi Dan Berganti Pakaian. Keyla segera Mendekati Suaminya Yang Sudah Berbaring di Tempat tidur.
__ADS_1