Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo

Pembantu Cantik Untuk Sang Ceo
Ep 31: Menepati Janji


__ADS_3

Malam Ini Andro Nampak gelisah Dan Tidak Bisa Tidur Mata Pemuda itu Masih Enggan untuk Terpejam, Ia Semakin Gelisah Menatap Wajah Gadis Yang Sudah Tertidur Nyenyak Di Sampingnya itu,


"Kenapa Aku Tidak Bisa Tidur si?" Gumamnya Kembali Menatap Wajah Cantik Keyla


Pemuda Itu Tersenyum Sambil Mengelus-elus Rambut Keyla dengan Lembut.


"Kamu Cantik Sekali Sayang," Batin Andro Lalu ia Pun Mengambil Gulingan Penghalang Di antara Mereka Dan Ia pun segera Tertidur Sembari Memeluk Keyla


***


Keesokan paginya


Mentari Pagi Bersinar Cerah, Namun Andro Dan Keyla Masih Terlelap Dalam Tidur mereka.


Tok Tok Tok.. Suara ketukan Pintu


"Den Andro!"


Pa Gilang, Berusaha Memanggil Andro dari Depan Pintu kamar Karena Ardani Sedang Menunggunya


Pemuda itu pun terkejut dengan suara Ketukan Pintu Yang berulang kali Di depan pintu kamar mereka.


Dengan Perlahan Andro Mulai Membuka Matanya, Dan Ia pun Melihat Kesamping Keyla yang Masih Tertidur Nyenyak. Pemuda itu Kembali Tersenyum Melihat Keyla yang Masih Tertidur Sambil Memeluk Gulingan nya


"I love you Sayang,


"Cup," Pemuda Itu Mencium Kening Keyla dengan Satu kecupan.


Lalu ia pun Segera Bangun Karena Pa Gilang sedang Memanggilnya


Ceklek.


"Pa Gilang, ada Apa Pa?" Tanya Andro


"Maaf Den, Tuan Ardani Menyuruh Saya Untuk Membangunkan Den Andro, Dan sekarang Tuan Ardani sedang menunggu Di ruang Kerjanya." Ucap Pa Gilang dengan sangat pelan


"Baiklah Pa Gilang, Kata andro Sambil Berjalan Ke Ruangan Ayahnya


"Ada apa ayah? Tanya Andro Dengan Wajahnya yang Masih Mengantuk


"Kamu tidak lupa Dengan Janji kamu kan? Jawab Ardani


"Astaga,"


"Aku hampir Lupa Hari ini kan Ada meeting," Ucap Andro Menepuk Keningnya


Ardani hanya Mengerutkan Dahinya Dan Tersenyum


"Baiklah Ayah, Aku Siap-siap Dulu,

__ADS_1


"Ayah Berangkat saja dulu, Nanti Aku nyusul." Ujarnya Kembali Melangkah ke Kamarnya.


Ardani Semakin Heran dengan Sikap putranya Yang Akhir-akhir ini Sangat berbeda dari sebelumnya. Dulu Andro selalu Membantah Jika Di Ajak Ke kantor oleh Ayahnya. Namun sekarang pemuda Itu Menjadi Berubah Setelah Kehadiran Keyla Di kehidupan Mereka.


Kini Suara Gemercik Air Dari Shower, Mulai Terdengar, Pemuda Itu Dengan Sangat Cepat Membersihkan Tubuhnya Karena hari Ini Ia Sudah Berjanji pada ayahnya Untuk ikut Meeting Bersama Mereka di Kantor.


Setelah Selesai mandi Dan berganti pakaian Andro Kembali Mendekati Keyla yang Masih Tertidur itu,


"Sayang, Maaf Hari Ini aku nggak bisa Temani Kamu Tidur. Karena aku harus ke kantor," Ucap Andro Kembali Mencium Kening Gadis Itu Lalu ia Melangkah Keluar


"Bi, Tolong Sampaikan sama Keyla, Jika dia Udah Bangun Nanti, Beritahu dia Kalau aku Lagi ke kantor Ya Bi," Ujar Andro,


"Iya Den Andro,"


Balas Bi larsih Sembari Tersenyum Menatap Andro Yang Tiba-tiba Menuruti Perintah Ayahnya


Setelah Andro Pergi Bersama Ayahnya ke Kantor, Kini Keyla Baru Terbangun dari Tidurnya. Ia Menatap Sekeliling kamar Luas Itu.


"Dimana Tuan Andro, Gumam Gadis Yang baru Bangun Itu.


Ia pun Bangun dan Melangkah Ke luar dari kamar Dengan raut wajahnya yang masih Kusam.


"Selamat Pagi Menjelang Siang Nak Keyla," Sapa Bi larsih Dengan Penuh kelembutan Pada Keyla


"Pagi juga Bi," Sahut Keyla Sembari Tersenyum


Keyla hanya Tersenyum Dengan Sedikit Malu pada Bi larsih,


"Tuan Andro Kemana Bi?" Tanya Keyla


"Oh Iya, Tadi Den Andro berpesan pada Bibi, Jika Nak Keyla sudah bangun katanya Di suruh Menunggu Den andro Sampai Balik." Ucap Bi larsih


"Memangnya Kemana Tuan Andro Bi?


"Den Andro, Lagi pergi ke Kantor Dengan Tuan Ardani,"


"Ke kantor, Memangnya Ini Udah jam Berapa Bi?" Tanya Kembali Keyla


"Sekarang sudah pukul Sembilan Lewat Lima Menit," Ucap Bi larsih.


"Apa? Jam Sembilan lewat Bi ?? Ucap Keyla dengan Sangat Terkejut Karena Ia Terlambat Bangun


"Iya Nak, Memangnya Ada apa Nak," Tanya Bi larsih Kembali


"Aduuu bi, Kenapa Tuan Tidak membangunkan Aku Ya Bi, Hari ini Aku kan Harus kembali Bekerja," Ujar Keyla Dengan Sangat Bingung Karena Ia Tidak bisa Masuk Kerja lagi.


"Mungkin Den Andro, Tidak tega Membangunkan Nak Keyla, Makanya Dia Membiarkan Kamu Tidur," Tutur Bi larsih


"Iya juga si Bi, Tapi Aku harus Gimana ya?" Bisa-bisa Bos Dion Marah besar sama Aku Bi." Keluh Keyla, Dengan Sedikit Cemas

__ADS_1


"Apa Nak Keyla Mempunyai Nomor Telepon Mereka?


Keyla Hanya menggelengkan Kepalanya Dan Menunduk Di depan Bi Larsih. Ia merasa Sangat Bersalah Karena selalu Mempermainkan Pekerjaan nya. Sejak Keberadaannya di Ketahui oleh Andro Semua pekerjaannya Menjadi Kacau


Drink Drink.. Suara ponsel Bi larsih Berbunyi


Wanita Tua itu segera mengambil Ponselnya dan Mengangkat Panggilan masuk Dari Andro.


"Halo Den," Ucap Bi larsih


[Iya Bi, Apa Keyla sudah bangun Bi?"] Tanya Andro Dari sebrang sana.


"Iya den, Nak Keyla sudah bangun Tapi Dia..


["Dia kenapa bi?] Potong Andro dengan cepat


"Dia, Sedih tuan, Karena Hari ini Dia tidak Bisa Masuk Kerja Katanya," Jawab Bi larsih


[ "Lalu Di mana Dia Bi, Aku mau Ngomong sama Dia," ]


"Iya Sebentar Den, Bibi kasih Sama Dia dulu."


[ 'Iya Bi,]


"Nak Keyla, Ini Den Andro Mau Bicara Dengan Kamu," Ucap Bi larsih sambil Memberikan Ponselnya pada Keyla.


"Makasih Bi,


"Sama-sama Nak,"


"Halo Tuan, Sapa Keyla dengan sangat Singkat


[ "Kamu Nggak usah Kerja. Biar nanti Aku Mampir Di Restoran Untuk Meminta Ijin Sama Bos Kamu,"] Ucap Andro dari sebrang sana.


"I--iya Tuan, Jawab Keyla Pelan


[ "Kok Suaranya Serem Kayak Gitu si,"] Ejek Andro


"Nggak kok, Tuan saja yang Seram Bukan aku." Balas Keyla


[ "Ehem, Ada yang marah Ni,"]


["Sayang, Aku Meeting Dulu ya," Kamu Harus janji Sama aku, Tetap Tunggu di situ sampai Aku balik nanti,"] Pinta Andro


"Iya bawel," balas Keyla memancungkan Bibirnya. Dan segera mematikan Sambungan Telepon itu.


"Kok udah Di Matikan si," Gumam Andro.


Dengan sedikit Heran pada Keyla.

__ADS_1


__ADS_2